Sabtu, 06 Jun 2026 08:27 WIB

Tak Hanya Hafidz, Intensif Penghapal Kitab Suci Agama Lain di Surabaya Juga Naik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Des 2021 11:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara silaturahmi bersama para kiai dan Ulama di Balai Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara silaturahmi bersama para kiai dan Ulama di Balai Kota Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi berencana menaikkan intensif kepada para penghafal Alquran yang biasa disebut hafidz atau hafidzah di tahun 2022. Tak hanya penghafal Alquran saja, Eri juga akan menaikkan intensif untuk penghafal semua kitab suci dari agama lain.

Eri menjelaskan, hal tersebut juga merupakan salah satu pesan dari para kiai dan ulama untuk memberi intensif kepada para penghafal Alquran. Sehingga pesan itu dilakukan dipertengahan 2021 setelah perubahan anggaran atau PAPBD 2021.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Untuk nilai insentif itu, tahun ini kan (2021) sebesar Rp 600 ribu per bulan, untuk tahun 2022 naik menjadi Rp 800 ribu per bulan,"kata Eri, usai acara silaturrahim dan doa bersama dengan kiai dan ulama se-Kota Surabaya, di rumah dinas wali kota kemarin, Rabu (15/12/2021).

Eri meminta kepada para penghafal kitab suci untuk dapat menularkan ilmunya kepada yang lain. Khusus untuk Hafidz agar menjadi imam salat di masjid dan mushola di kampung-kampung di Surabaya.

"Harapan saya, dengan adanya doa dari para kiai, doa para hafidz di setiap masjid dan musholla akan mendapat berkah dari Allah SWT," ujar Eri.

Pemberian intensif bagi penghapal kitab suci ini dengan harapan untuk menciptakan nuansa agamis di Kota Surabaya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Harapannya akan banyak lagi warga Surabaya yang ingin menghafal kitab suci,"ungkapnya.

Eri berencana akan menggelar acara istighosah di setiap kelurahan secara serentak.

"Nanti saat istighosah itu dihadiri para kiai dan ulama. Doa bersama dengan istighosah di setiap kelurahan. Saya yakin dengan doa-doa itu, Surabaya akan menjadi lebih adem. Penyakit-penyakit akan hilang," tandasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH Mas Sulaiman mengatakan, selain memberikan insentif kepada hafidz atau hafidzah, ia berharap agar Wali Kota Eri juga memperhatikan guru-guru di pondok pesantren khususnya guru-guru madin. Sebab, kata dia, selama ini belum ada perhatian dari pemerintah seperti pemberian insentif untuk para guru madin.

"Untuk guru TPQ sudah ada pemberian insentif. Harapan saya, para guru diniyah ini juga mendapat insentif," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.