Kamis, 22 Okt 2026 07:24 WIB

Eri Irawan Keliling Kampung Sukolilo, Warga Teriakkan “Ganjar Presiden”

Eri Irawan kampanye di Sukolilo
Eri Irawan kampanye di Sukolilo

selalu.id - Kader PDI Perjuangan M. Eri Irawan terus bergerak memberikan sosialisasi dan pendekatan ke akar rumput, salah satunya dengan terus blusukkan ke kampung-kampung sehingga informasi tentang visi misi Paslon yang diusung bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karenanya, Caleg DPRD Kota Surabaya itu menyusuri kampung-kampung padat penduduk di wilayah Kecamatan Sukolilo, Jumat (9/2/2024).

Di Sukolilo, bersama para kader PDIP dan relawan, dibagikan beragam Alat Peraga Kampanye berupa kaus, pamflet, contoh surat suara, stiker, dan sebagainya. Kampanye menyusuri kampung dengan pengeras suara ini dalam bahasa setempat disebut “ledangan”.

“Tiada hari tanpa pergerakan di masyarakat. Seluruh kader bergerak serempak hari ini di Kecamatan Sukolilo. Di Kelurahan Menur Pumpungan, Klampis Ngasem, Keputih, Medokan Semampir, Nginden Jangkungan, Semolowaru, dan Gebang Putih. Ada Pak Anas Karno, saya, dan seluruh kader serta relawan. Semua kompak bergerak menyapa dan membantu warga,” ujar Eri Irawan.

Di Kelurahan Klampis Ngasem, misalnya, Eri bersama para kader lainnya menyusuri kampung dan gang-gang padat penduduk. Saat pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur tersebut menyapa warga dari rumah ke rumah, sambutan masyarakat luar biasa. “Mampir dulu Mas Eri, monggo pinarak,” sapa warga antusias.

“Assalamualaikum. Sehat nggeh, Bu? Mohon izin silaturahim. Monggo ini ada kaus Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD,” sapa Eri menyapa Zubaedah, salah seorang warga di Sukolilo.

“Waalaikumussalam, Mas Eri. Alhamdulillah sehat. Saya, suami, anak, dan kedua mertua kompak milih Pak Ganjar. Tambah klop karena cawapresnya ada Pak Mahfud MD yang berani berantas korupsi,” jawab Suliyana, warga setempat.

Eri Irawan lantas menyosialisasikan cara pencoblosan pada Pilpres yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024. “Nanti panjenengan menerima surat suara warna abu-abu untuk pemilihan presiden. Langsung dicoblos nomor urut 3, Pak Ganjar dan Pak Mahfud. Wis gak usah toleh-toleh, langsung coblos Pak Ganjar rambut putih,” ujar Eri kepada warga yang mengerubunginya.

Kehadiran Eri dan para kader PDIP membuat banyak warga, terutama ibu-ibu ke luar rumah. Para kader PDIP yang memang terbiasa membantu warga di kampung-kampung membuat mereka mudah diterima masyarakat.

Banyak warga pun ikut berkumpul. “Cocok wis kita kompak nyoblos Ganjar-Mahfud,” teriak warga. Semua pun secara spontan meneriakkan yel-yel “Ganjar Presiden”.

“Pak Ganjar paling ganteng,” teriak Wiwik, kampung padat penduduk Klampis Ngasem, memecahkan tawa semuanya. Suasana guyub pun tercipta.

Eri mengatakan, Ganjar adalah sosok yang paling tepat meneruskan kepemimpinan Indonesia. “Mari berpikir obyektif, cuma Pak Ganjar yang kerjanya bisa sat-set, kerjanya cepat, bisa blusukan, sehingga benar-benar tahu wajah kehidupan rakyat,” jelas Eri Irawan, yang merupakan alumnus magister kebijakan publik Universitas Airlangga Surabaya.

Baca Juga: Upaya Tekan Banjir, Begini Rencana Perluasan Bozem Simohilir untuk Tingkatkan Tampungan Air 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.