Jumat, 05 Jun 2026 00:30 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan 227 Ribu Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Des 2021 09:26 WIB
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan vaksinasi anak yang berusia 6 hingga 11 tahun. Vaksinasi itu ditargetkan total sasaran 227 ribu anak secara bertahap.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata, menyampaikan bahwa ada sekitar 126 sekolah di Surabaya yang akan melakukan vaksinasi anak.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Pelaksanaan ini ada persetujuan oleh orang tua. Kalau diizinkan ya dilakukan. Teknisnya, di masing-masing Sekolah dengan nakes dari puskesmas," kata Febri, saat ditemui di kantornya kemarin, Selasa (14/12/2021).

Selain itu, ia menyampaikan disetiap puskesmas nanti ada dua sekolah. 1000 anak disetiap puskesmas. Sehingga setiap sekolah sekitar 500 anak. Ini ditargetkan selama 2 minggu.

"Pelaksanaan vaksinai ini tidak mengganggu vaksinasi dewasa. Masih tetap berlanjut. Tiap hari 1 puskesmas 2 sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, Febri menyampaikan, kepada orangtua yang anaknya mengikuti imunisasi difteri dan tetanus. Dimohon untuk ditunda dulu selama satu bulan. Sehingga anak bisa mengikuti vaksinasi.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Sosialisasi sudah dilakukan dan disampaikan oleh wali kelas pada anak-anak dan wali muridnya. Diutamakan yang sudah asesmen PTM. Jadi sekolah yang kemarin sudah PTM diutamakan (vaksinasi),"jelasnya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Surabaya menunggu update dari Dinas Kesehatan Surabaya untuk list sekolah mana saja yang akan dilakukan vaksin.

"Vaksinnya adalah Sinovac. Harapannya bisa tervaksin semua dan sambil menunggu SKB 4 menteri, bisa dilaksanakan PTM 100 persen," terang Febri.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Febri menambahkan, untuk vaksinasi dosis 2, pihaknya akan menyesuaikan sesuai aturan dari pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Selain difteri dan tetanus, yang nggak boleh sakit apa? kan nanti ada skrining juga. Surabaya sendiri vaksinnya masih tiap hari lanjut di puskesmas, keterangan dari Dinkes," imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.