Senin, 20 Jul 2026 23:22 WIB

Pemkot Surabaya Siapkan 227 Ribu Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Des 2021 09:26 WIB
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan vaksinasi anak yang berusia 6 hingga 11 tahun. Vaksinasi itu ditargetkan total sasaran 227 ribu anak secara bertahap.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata, menyampaikan bahwa ada sekitar 126 sekolah di Surabaya yang akan melakukan vaksinasi anak.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Pelaksanaan ini ada persetujuan oleh orang tua. Kalau diizinkan ya dilakukan. Teknisnya, di masing-masing Sekolah dengan nakes dari puskesmas," kata Febri, saat ditemui di kantornya kemarin, Selasa (14/12/2021).

Selain itu, ia menyampaikan disetiap puskesmas nanti ada dua sekolah. 1000 anak disetiap puskesmas. Sehingga setiap sekolah sekitar 500 anak. Ini ditargetkan selama 2 minggu.

"Pelaksanaan vaksinai ini tidak mengganggu vaksinasi dewasa. Masih tetap berlanjut. Tiap hari 1 puskesmas 2 sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, Febri menyampaikan, kepada orangtua yang anaknya mengikuti imunisasi difteri dan tetanus. Dimohon untuk ditunda dulu selama satu bulan. Sehingga anak bisa mengikuti vaksinasi.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Sosialisasi sudah dilakukan dan disampaikan oleh wali kelas pada anak-anak dan wali muridnya. Diutamakan yang sudah asesmen PTM. Jadi sekolah yang kemarin sudah PTM diutamakan (vaksinasi),"jelasnya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota Surabaya menunggu update dari Dinas Kesehatan Surabaya untuk list sekolah mana saja yang akan dilakukan vaksin.

"Vaksinnya adalah Sinovac. Harapannya bisa tervaksin semua dan sambil menunggu SKB 4 menteri, bisa dilaksanakan PTM 100 persen," terang Febri.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Febri menambahkan, untuk vaksinasi dosis 2, pihaknya akan menyesuaikan sesuai aturan dari pelaksanaan vaksinasi tersebut.

"Selain difteri dan tetanus, yang nggak boleh sakit apa? kan nanti ada skrining juga. Surabaya sendiri vaksinnya masih tiap hari lanjut di puskesmas, keterangan dari Dinkes," imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.

Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Keberhasilan aparat membongkar jaringan asal Malaysia ini dimanfaatkan DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan Perda P4GN.