Minggu, 06 Sep 2026 07:43 WIB

Gaslink C-Cyl, Wajah Baru Layanan Gas Bumi Subholding Pertamina

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Des 2021 19:55 WIB
Gaslink C-Cyl
Gaslink C-Cyl

Jakarta (selalu.id) - Salah satu afiliasi Subholding Gas Pertamina, yaitu PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) memperkenalkan kembali Gaslink C-Cyl dengan kemasan yang lebih fresh, Selasa (14/12/2021). Gaslink C-cyl adalah Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial yang disalurkan menggunakan tabung dengan kapasitas 20-25 M3 atau setara dengan 20 Kg.

Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz menjelaskan bahwa kehadiran Gaslink C-cyl akan semakin memperluas pemanfaatan gas bumi, khususnya bagi pelanggan yang masih belum terjangkau oleh gas pipa, baik untuk sektor industri, komersial termasuk UMKM sehingga dapat merasakan manfaat dan keunggulan gas bumi.

Baca Juga: Energi Bersih di Hari Kemerdekaan: Warga Semarang Nikmati Kepraktisan dan Hematnya Jargas PGN

"Untuk itu, kami menyediakan Gaslink dan Gaslink C-cyl yang dioperasikan oleh Gagas," jelas Faris, (14/12/21).

Faris menambahkan Gaslink C-cyl saat ini juga ditampilkan dengan kemasan yang lebih praktis dan menarik bagi pelanggan. Selain berbentuk tabung, terdapat juga Gaslink C-cyl berbentuk kotak dengan kapasitas lebih besar sekitar 50 M3. Per November 2021, Gagas telah menyalurkan sekitar 4.84 BBTUD untuk 161 pelanggan Gaslink.

Gaslink C-cyl telah diperkenalkan oleh Gagas sejak awal tahun 2021 sebagai alternatif penyaluran Gaslink, khususnya untuk pelanggan yang memiliki keterbatasan lahan dan kebutuhan pemakaian gas bumi yang relative masih kecil (sekitar 300 M3 per bulan). Untuk skema penyaluran Gaslink regular, Gagas akan menyalurkan gas bumi melalui Gas Transport Module (GTM) yang membawa gas bumi dari SPBG langsung ke lokasi pelanggan.

Sejak awal diperkenalkan Gaslink C-cyl telah mendapatkan antusiasme yang cukup baik dari pelanggan. Sampai dengan Desember 2021, Gaslink C-cyl telah hadir melayani pelanggan di Jakarta, Tangerang, Surabaya hingga Lampung dari berbagai sektor industri, restoran hingga perhotelan dengan rata-rata penyaluran 0.025 BBTUD per bulan. Ke depan, Gaslink C-cyl direncakan akan memperluas jangkaunnya ke beberapa kota seperti Semarang, Cilegon dan Batam.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

Salah satu pengguna Gaslink C-cyl yang telah merasakan manfaat menggunakan Gaslink adalah Restoran Pagi Sore Sunter. Bambang selaku Manager Operasional dari Restoran Pagi Sore Sunter menyampaikan bahwa selain lebih aman, penggunaan Gaslink C-cyl dapat memberikan efisiensi sekitar 10%-15% untuk penggunaan bahan bakar dalam proses memasak.

"Apalagi skema pembayarannya juga sangat memudahkan, kita pakai dulu gas-nya setelah itu baru bayar," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama Gagas, Muhammad Hardiansyah dalam kunjungan ke Restoran Pagi Sore Sunter menjelaskan bahwa Gaslink C-cyl adalah alternatif penyaluran gas bumi yang mengusung konsep HER atau Honest, Efficient and Reliable.

Baca Juga: PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

"Selain menyasar target industry dan komersial, Gaslink C-cyl utamanya juga kami tujukan untuk pelanggan di sektor UMKM. Kami berharap berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh Gaslink C-cyl, termasuk sistem pembayarannya, dapat memberikan nilai tambah bagi penggunanya," tutupnya. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.