Senin, 02 Feb 2026 09:16 WIB

Warga Rayakan Malam Tahun Baru di Kawasan Pantai Kenjeran dengan Gelap-gelapan, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 01 Jan 2024 00:24 WIB
Suasana gelap di kawasan Pantai Kenjeran
Suasana gelap di kawasan Pantai Kenjeran

selalu.id - Warga merayakan malam pergantian tahun 2023-2024 di kawasan Pantai Kenjeran dengan suasana gelap, Senin (1/1/2024). Sejumlah fasilitas umum seperti PJU tampak tidak dinyalakan.

Pantuan selalu.id, tampak lampu di air mancur jembatan Suroboyo juga tidak menyala. Warga yang ingin merayakan pergantian malam tahun baru terpaksa merayakan dengan gelap-gelapan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Tak hanya itu, sekitar Taman Suroboyo juga tidak ada penerangan selain di Sentra Ikan Bulak (SIB). Sepanjang Jalan Kenjeran Watu-watu hingga Jembatan Surabaya pun gelap.

Meski begitu, suasana justru sangat ramai. Ada banyak permainan bagi anak, seperti odong-odong, prosotan, mandi bola hingga trampolin. Warga tampak terlihat masih menikmatinya.

Salah satu warga Bulak, Muhammad M mengatakan, lampu di Taman Suroboyo memang dimatikan setelah Isya. Sama halnya dengan air mancur yang tidak menari malam ini.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Jam 18.00 WIB hidup, jam 19.00 WIB mati semua. Disana air mancur ya mati," kata Muhammad M saat ditemui, Minggu (31/12/2023).

Kalau di Taman Suroboyo, lanjut Muhammad, setiap malam tahun baru lampu selalu dipadamkan. Berbeda dengan air mancur dan Jembatan Surabaya yang baru pertama kali ditutup dan padam.

"Kemarin hidup. Setiap tahun baru dipadamkan, karena tengah taman dikosongi, orangnya terlalu penuh. Jembatan Surabaya ya padam semua. Tahun kemarin dinyalakan air mancur. Baru ini air mancur dimatiin," jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Hal yang sama juga disampaikan Supriyono, salah satu anggota polisi yang menjaga Jembatan Surabaya mengatakan, jembatan memang sengaja ditutup. Agar tidak ada penumpukan warga dan bisa membahayakan bila terlalu banyak orang di atas jembatan dalam waktu lama.

"Dimatikan biar tidak ada penumpukan, sampai pagi ditutup. Mulai jam 18.00 WIB sampai 06.00 WIB. Tahun kemarin ndak. Tahun kemarin ada air mancur menari. Sekarang ndak ada, ditutup untuk keamanan biar tidak ada penumpukan, apalagi di atas jembatan bahaya. Bawa anak kecil cukup bahaya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.