Senin, 02 Feb 2026 17:41 WIB

Begini Kesaksian Dokter Forensik Autopsi Personel Band Surabaya Tewas Usai Manggung di Hotel Vasa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 14:05 WIB
Dokter Forensik dari RSUD Dr Soetomo, yakni Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolehal, dr Abdul Aziz
Dokter Forensik dari RSUD Dr Soetomo, yakni Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolehal, dr Abdul Aziz

selalu.id - Tiga personel atau musisi band asal Surabaya yang diketahui tewas usai manggung dan minum minuman beralkohol di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya, pada Jumat (22/12/2023) lalu, mendapatkan tindakan penyidikan lebih lanjut, yakni autopsi jenazah.

Autopsi jenazah dilakukan terhadap dua korban yakni RZ (Soxophone) dan RF (Drummer) setelah mendapat persetujuan dan permintaan dari pihak keluarga. Dokter Forensik dari RSUD Dr Soetomo, yakni Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolehal, dr Abdul Aziz pun menyampaikan hasil forensik autopsi RZ dan RF.

“Jenazah pertama kita terima pada tanggal 26 Desember pukul 01.00 WIB dini hari dan yang kedua kita terima tanggal 26 Desember jam 13.30 WIB. Autopsi dilakukan dari internal Soetomo karena memang keduanya mendapat perawatan di Soetomo,” kata dr Abdul Aziz saat konferensi pers di RSUD Dr Soetomo, Jumat (29/12/2023).

Dalam hasil autopsi, dr Abdul mengatakan bahwa pihaknya menemukan kelainan-kelainan di dalam tubuh RZ dan RF.

“Kita menegakkan apakah itu memang meninggal oleh karena alkohol atau tidak, dalam pemeriksaan penunjang untuk sampai saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya. 

Sehingga saat ini pihaknya masih melakukan proses pemeriksaan, untuk mengetahui zat yang diminum butuh pemeriksaan penunjang, apakah mengandung jenis etanol atau metanol ataupun isopotanol.

“Itu harus dikonfirmasi dari pihak labratorium.Meskipun dari informasi kan termasuk di media itu disebutkan merknya vodka. Itu orang lama kan ngomongnya alkohol. Alkohol itu macem-macem. Dan alkohol yang sering dikonsumsi adalah jenis etanol,” jenisnya.

Sedangkan metanol, lanjutnya menjelaskan, itu jarang digunakan untuk alkohol. Tetapi, bisa jadi penyalahgunaan bahan berbahaya.

“Mungkin orang awan tidak paham dengan metanol. Metanol itu kalau di masyarakat itu spiritus. Makanya pemerintah memberi tanda khusus pada alkohol yang jenis metanol itu dengan warna,” jelasnya.

Diketahui dari pihak kepolisian yang menyidik menduga ada tiga jenis minuman yang dicampur oleh bartender atau pramutama bar, yakni vodka, rum, dan jus kemasan rasa cranberries, dan kandungan alkohol yang dikonsumsi sebesar 40 persen.

“Kalau alkohol yang etanol itu kan dosis letal. Dosis metanol pada alkohol umumnya adalah 0,5 persen di dalam darah sudah bisa membunuh. Yang dikonsumsi publik itu yang etanol. Tapi metanol resikonya bisa lebih berbahaya,” ujarnya.

Terkait adanya kemungkinan riwayat penyakit yang diderita kedua korban, dr Abdul mengaku belum mendapatkan informasi lebih jauh. Meski begitu dia menjelaskan bahwa efek dari racun itu dipengaruhi cara masuk kedalam tubuh, kondisinya, usianya, kebiasaan orang menenggak alkohol, kemudian adalah kekuatan dan daya tahan tubuh.

“Kita yang tidak biasa minum alkohol, dengan dosis yang sama, dampaknya akan lebih kuat dia daripada yang biasa minum. Terlebih, racun itu sendiri, dosisnya bisa bersinergis dengan zat lain,  mempengaruhi bagaimana racun bekerja pada tubuh sehingga menyebabkan kondisi korban parah ketika minum itu,” pungkasnya.

Baca Juga: Momen Manis Liburan Sekolah di Vasa Hotel Surabaya, dari Spa Pink hingga Panahan Seru

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.