Rabu, 22 Jul 2026 18:02 WIB

Surabaya Race 2021, Ajang Balap Sepeda Bergengsi di Sirkuit GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Des 2021 18:41 WIB
Peserta balap sepeda Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo
Peserta balap sepeda Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo

Surabaya (selalu.id) -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gelar ajang balap sepeda yang bertajuk Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (11/12/2021).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa Surabaya Race 2021 ini merupakan lomba balap sepeda yang pertama kali digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Rencananya, kata Eri, lomba balap sepeda ini akan dijadikan agenda tahunan seperti halnya Tunjungan Romansa yang ditetapkan sebagai kawasan wisata.

"Alhamdulillah, pesertanya ada 500 orang, semoga acara ini bisa menjadi agenda tahunan dari Pemkot Surabaya. Itu tandanya banyak yang suka bersepeda," kata Eri, usai meresmikan Surabaya Race 2021 di Sirkuit di GBT.

Selain itu, Eri akan berencana menata ulang sarana dan prasarana GBT, agar nantinya warga Surabaya bisa lebih nyaman menikmati berbagai fasilitas cabang olahraga di stadion terbesar di Kota Surabaya tersebut.

"Karena GBT ini kan bukan hanya untuk balapan sepeda, ada juga balap motor, mobil, sepatu roda, sepak bola, basket dan masih banyak lainya," ujar Eri.

Perlombaan sepeda ini, tak hanya diikuti peserta dari Surabaya. Namun peserta dari wilayah kota/kabupaten lain, juga mengikuti lomba tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Lomba balap sepeda Surabaya Race 2021 ini, dibagi menjadi 12 kategori putra dan putri. Di antaranya, kategori Men - Women usia 13 - 14 tahun, Men - Women usia 15 - 16 tahun, Men - Women usia 17 - 18 tahun, Men - Women usia 19 tahun, Master A usia 30 - 40 tahun, Master B usia 41 - 50, Master C usia 51 ke atas dan Executive 45 tahun ke atas.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, M. Afghani Wardhana mengatakan, event Surabaya Race 2021 ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan dan menggelorakan semangat olahraga di Kota Surabaya.

"Lomba ini diikuti dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan Bali," kata Afghani.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Ini momentum yang luar biasa bagi para atlet Tanah Air, sehingga bisa dijadikan untuk meningkatkan prestasi atlet di Indonesia

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Lomba ini digelar selama dua hari, pada tanggal 11 - 12 Desember 2021,"jelasnya.

Lebih lanjut Afghani berharap,para peserta atlet balap sepeda Surabaya Race 2021 kali ini, dapat menjunjung tinggi sportivitas. Fastabiqul Khoirot, itu yang paling penting.

"Terima kasih juga atas supportnya kepada para jajaran Kepala OPD, Pelindo, Citraland, dan Bank Jatim. Salam olahraga!," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.