Kamis, 23 Jul 2026 02:25 WIB

Surabaya Race 2021, Ajang Balap Sepeda Bergengsi di Sirkuit GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Des 2021 18:41 WIB
Peserta balap sepeda Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo
Peserta balap sepeda Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo

Surabaya (selalu.id) -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gelar ajang balap sepeda yang bertajuk Surabaya Race 2021 di sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (11/12/2021).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa Surabaya Race 2021 ini merupakan lomba balap sepeda yang pertama kali digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Rencananya, kata Eri, lomba balap sepeda ini akan dijadikan agenda tahunan seperti halnya Tunjungan Romansa yang ditetapkan sebagai kawasan wisata.

"Alhamdulillah, pesertanya ada 500 orang, semoga acara ini bisa menjadi agenda tahunan dari Pemkot Surabaya. Itu tandanya banyak yang suka bersepeda," kata Eri, usai meresmikan Surabaya Race 2021 di Sirkuit di GBT.

Selain itu, Eri akan berencana menata ulang sarana dan prasarana GBT, agar nantinya warga Surabaya bisa lebih nyaman menikmati berbagai fasilitas cabang olahraga di stadion terbesar di Kota Surabaya tersebut.

"Karena GBT ini kan bukan hanya untuk balapan sepeda, ada juga balap motor, mobil, sepatu roda, sepak bola, basket dan masih banyak lainya," ujar Eri.

Perlombaan sepeda ini, tak hanya diikuti peserta dari Surabaya. Namun peserta dari wilayah kota/kabupaten lain, juga mengikuti lomba tersebut.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Lomba balap sepeda Surabaya Race 2021 ini, dibagi menjadi 12 kategori putra dan putri. Di antaranya, kategori Men - Women usia 13 - 14 tahun, Men - Women usia 15 - 16 tahun, Men - Women usia 17 - 18 tahun, Men - Women usia 19 tahun, Master A usia 30 - 40 tahun, Master B usia 41 - 50, Master C usia 51 ke atas dan Executive 45 tahun ke atas.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya, M. Afghani Wardhana mengatakan, event Surabaya Race 2021 ini digelar dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan dan menggelorakan semangat olahraga di Kota Surabaya.

"Lomba ini diikuti dari berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan dan Bali," kata Afghani.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Ini momentum yang luar biasa bagi para atlet Tanah Air, sehingga bisa dijadikan untuk meningkatkan prestasi atlet di Indonesia

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Lomba ini digelar selama dua hari, pada tanggal 11 - 12 Desember 2021,"jelasnya.

Lebih lanjut Afghani berharap,para peserta atlet balap sepeda Surabaya Race 2021 kali ini, dapat menjunjung tinggi sportivitas. Fastabiqul Khoirot, itu yang paling penting.

"Terima kasih juga atas supportnya kepada para jajaran Kepala OPD, Pelindo, Citraland, dan Bank Jatim. Salam olahraga!," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.