Senin, 07 Sep 2026 04:10 WIB

Pengamat Sebut Debat Capres Pertama Menguntungkan Ganjar, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Des 2023 22:10 WIB
Debat capres pertama untuk pemilu 2024
Debat capres pertama untuk pemilu 2024

selalu.id - Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdus Salam, menyebut bahwa debat pertama untuk ketiga calon presiden (Capres) secara tidak langsung menguntungkan Capres nomer urut tiga yakni Ganjar Pranowo.

"Harus diakui mas Ganjar lebih diuntungkan sebenarnya, baik secara emosi maupun materi subtansi," kata Surokim saat dihubungi selalu.id, Rabu (13/12/2023).

Menurutnya debat Pilpres yang digelar oleh KPU, Selasa, malam, tampak Ganjar bisa memainkan peran untuk membuat Capres nomor urut satu Anies Baswedan dan Capres nomor urut dua Prabowo Subianto tengkar ide dan saling menyerang satu sama lain.

"Secara umum jika dilihat debat tadi malam kalau diibaratkan pertandingan bola mas Anies itu striker, pak Prabowo defender dan pak Ganjar playmaker," ujarnya.

Ia menilai secara argumentatif Anies Baswedan lebih baik. Namun titik lemah mantan Gubernur DKI Jakarta itu memanfaatkan argumentasinya untuk menyerang lawan.

"Argumentasi Anies dipakai untuk menyerang dan mematahkan lawan. Padahal dalam konteks konteks masyarakat Indonesia yang high context, umumnya masyarakat tidak senang dengan model nyerang strike gitu. Jika performence gitu yang dikembangkan maka akan dianggap show force dan nampak sombong," jelasnya.

Sedangkan untuk Prabowo, Surokim menilai, Menteri Pertahanan itu terlihat lebih tenang dan tidak terpancing emosi agar tidak blunder.

"Prabowo fokus saja mengembangkan impresi dan simpati, kurang santai," tuturnya.

Lalu dengan Ganjar, menurutnya argumen manta Gubernur Jawa Tengah itu meski tak selihai Anies Baswedan dalam beretorika. Namun, Ganjar secara isi penyampainnya lebih masuk akal.

"Dalam catatan saya argumennya sebenarnya lebih simpel dan sederhana, tapi masih terjebak  juga untuk menyerang saya pikir itu perlu dikurangi juga. Jangan strike langsung nyalahkan dan nyerang sebab pemilih kita sekali lagi gak seneng model itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, debat dalam argumentatif tidak harus mematahakn lawan. Sebab, debat ini hanya panggung impressi dan cari atensi serta simpati.

"Debat ini bukan untuk menang kalah. Bukan lomba retorika dan pidato. Debat itu kan panggung ekspresi ya, respons publik bisa berbeda-berbeda, bagi yang sudah punya pilihan itu hanya akan jadi penguat saja, bagi yang belum menentukan bisa menjadi tambahan referensi," pungkasnya.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.