Senin, 02 Feb 2026 11:34 WIB

Pengamat Sebut Debat Capres Pertama Menguntungkan Ganjar, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Des 2023 22:10 WIB
Debat capres pertama untuk pemilu 2024
Debat capres pertama untuk pemilu 2024

selalu.id - Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdus Salam, menyebut bahwa debat pertama untuk ketiga calon presiden (Capres) secara tidak langsung menguntungkan Capres nomer urut tiga yakni Ganjar Pranowo.

"Harus diakui mas Ganjar lebih diuntungkan sebenarnya, baik secara emosi maupun materi subtansi," kata Surokim saat dihubungi selalu.id, Rabu (13/12/2023).

Menurutnya debat Pilpres yang digelar oleh KPU, Selasa, malam, tampak Ganjar bisa memainkan peran untuk membuat Capres nomor urut satu Anies Baswedan dan Capres nomor urut dua Prabowo Subianto tengkar ide dan saling menyerang satu sama lain.

"Secara umum jika dilihat debat tadi malam kalau diibaratkan pertandingan bola mas Anies itu striker, pak Prabowo defender dan pak Ganjar playmaker," ujarnya.

Ia menilai secara argumentatif Anies Baswedan lebih baik. Namun titik lemah mantan Gubernur DKI Jakarta itu memanfaatkan argumentasinya untuk menyerang lawan.

"Argumentasi Anies dipakai untuk menyerang dan mematahkan lawan. Padahal dalam konteks konteks masyarakat Indonesia yang high context, umumnya masyarakat tidak senang dengan model nyerang strike gitu. Jika performence gitu yang dikembangkan maka akan dianggap show force dan nampak sombong," jelasnya.

Sedangkan untuk Prabowo, Surokim menilai, Menteri Pertahanan itu terlihat lebih tenang dan tidak terpancing emosi agar tidak blunder.

"Prabowo fokus saja mengembangkan impresi dan simpati, kurang santai," tuturnya.

Lalu dengan Ganjar, menurutnya argumen manta Gubernur Jawa Tengah itu meski tak selihai Anies Baswedan dalam beretorika. Namun, Ganjar secara isi penyampainnya lebih masuk akal.

"Dalam catatan saya argumennya sebenarnya lebih simpel dan sederhana, tapi masih terjebak  juga untuk menyerang saya pikir itu perlu dikurangi juga. Jangan strike langsung nyalahkan dan nyerang sebab pemilih kita sekali lagi gak seneng model itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, debat dalam argumentatif tidak harus mematahakn lawan. Sebab, debat ini hanya panggung impressi dan cari atensi serta simpati.

"Debat ini bukan untuk menang kalah. Bukan lomba retorika dan pidato. Debat itu kan panggung ekspresi ya, respons publik bisa berbeda-berbeda, bagi yang sudah punya pilihan itu hanya akan jadi penguat saja, bagi yang belum menentukan bisa menjadi tambahan referensi," pungkasnya.

Baca Juga: Polres Malang Siagakan 650 Personel Amankan Kunjungan Presiden Prabowo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.