Senin, 02 Feb 2026 05:02 WIB

Pedas! Harga Cabai di Jatim Merangkak Naik Jelang Nataru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Des 2021 14:39 WIB
Ilustrasi Cabai
Ilustrasi Cabai

Surabaya (selalu.id) - Menjelang libur panjang Natal dan Tahun (Nataru) 2022, Harga beberapa kebutuhan pokok melonjak. Seperti harga minyak goreng dan cabai.

Data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (siskaperbapo) Dinas Perindustiran dan Perdagangan (Dipesrindag) Jawa Timur terkait harga cabai, yakni cabai rawit mencapai Rp 57 ribu kg, dari sebelumnya Rp 50 ribu kg.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Sementara harga cabai merah besar keriting rata-rata Rp 44 ribu kg dan cabe merah besar biasa Rp 40 ribu kg

"Itu karena perubahan dan kelonggoran PPKM yang berdampak besar terhadap perkembangan harga cabai, baik itu cabai rawit, cabai merah keriting dan cabai merah besar biasa," ujar Ketua Paguyupan Petani Cabai Indonesia Jawa Timur, Suyono, dalam keteranganya, Jumat (10/12/2021).

Suyono menyampaikan, bahwa membaiknya harga cabai itu karena adanya permintaan pasar induk Jakarta, ditambah pasar kalimantan dan pasar industri glower.


"Selain itu, mulai banyaknya pembeli di pasar dan berdampak pada harga cabai dihulu sentra cabai juga ikut naik," ujarnya

Sementara persediaan cabai dipasar, kata dia, dibeberapa daerah sentra dan distributor cabai di Jawa Timur masih cukup banyak.

Sedangkan untuk harga cabai merah keriting, cabai merah biasa maupun cabai rawit disentra cabai di Pare Kediri cenderung ikut naik.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Seperti di sentra cabai Kepung Pare dan Plosoklaten Kediri Kamis (09/12) kemarin fluktuatif naik. Untuk cabai besar varitas gada saat ini seharga Rp 32 ribu kg dan cabai merah besar varitas imola Rp 28 ribu kg, serta Cabai merah besar keriting rata-rata Rp 32 ribu kg," terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk harga cabai rawit merah kecil varita ori 212 Rp 55 ribu kg, cabai rawit varitas asmoro Rp 55 ribu kg.


Lalu, harga cabai rawit varietas lokal Kediri Rp 54 ribu kg dan cabai rawit lokal Nganjuk Rp 52 ribu kg serta cabai rawit varitas Bhaskara Rp 43 ribu kg.

Suyono menambahkan, bahwa harga cabai baik dipasar grosir dan pasar Surabaya sekitarnya juga cenderung naik, mulai longgarnya PPKM banyak daerah yang levelnya membaik

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Sehingga usaha masyarakat banyak yang berjalan, warkop pedagang makanan mulai buka akan berdampak pada harga cabai," ujar Suyono.

Umi (32), salah satu pembeli cabai di pasar Wonokromo Surabaya mengaku bahwa kenaikan harga cabai karena terpengaruh musim hujan yang menyebabkan kualitas cabai yang mudah membusuk.

"Yang beli cabai itu banyak, cuma karena musim hujan cabai-cabai nya itu gampang busuk. Jadi yang jual gak mau kulakan banyak. Nanti rugi,"ujar Umi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.