Selasa, 20 Okt 2026 06:53 WIB

Perwakilan Buruh Datangi Pemkot Surabaya, Kasatpol PP: Tidak Ada Damai!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 01 Des 2023 19:08 WIB
Gasper Jatim mendatangi kantor Satpol PP untuk minta maaf
Gasper Jatim mendatangi kantor Satpol PP untuk minta maaf

selalu.id - Perwakilan pihak massa buruh mendatangi kantor Satpol PP Surabaya, Jumat (1/12/2023). Buntut kasus penganiayan massa buruh terhadap kedua anggota Satpol PP.

Kepala Satpol PP Surabaya M Fikser membenarkan bahwa ada sejumlah orang yang mengaku perwakilan massa buruh Gesper Jatim mendatangi kantornya.

"Sebelum keluar kantor Satpol PP karena acara aplikasi Sapu Jagat saya. Ternyata begitu saya keluar kantor ada banyak orang di ruang tunggu di bawah. Saya tanya ada keperluan apa, ternyata mereka sampaikan mereka dari Gesper Jatim," kata Fikser, kepada selalu.id.

Fikser menjelaskan mereka datang secara langsung dan sebelumnya tidak ada janjian ataupun mengirim surat-menyurat. Ia menyebut mereka Gesper Jatim hanya meminta maaf atas kejadian penganiayaan terhadap kedua anggotanya yakni AM dan TA.

"Maksud mereka datang hanya minta maaf dengan kejadian kemarin. Karena mereka minta maaf, saya bilang bahwa kami sudah memaafkan kejadian ini," jelasnya.

Meski pihaknya sudah memaafkan, kata Fikser, dirinya dan perwakilan Gesper Jatim tidak ada membahas damai maupun hukum. Tetapi, ia menegaskan kasus ini sudah dilaporkan ke Polisi dan tidak ada mencabut.

"Iya jadi kalau memaafkan iya, tapi bukan terus kasus itu selesai. Pak Wali kan sudah perintah begitu. Saya sudah ngomong ke mereka, mereka yang pelintir lagi kalau bilang seperti itu," tegasnya.

Ia menyebut kedatangan mereka hanya sebentar. Meski meminta maaf pihak Satpol PP dengan tegas akan tetap memperjuangkan keadilan untuk kedua anggotanya.

"Gak ada bahas damai, karena yang dipukul itu juga perlu keadilan. Kita sama-sama memperjuangkan anggota kita," ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Aliansi Gesper Jatim Ahcmad Fauzi mengaku pihaknya sejumlah perwakilan massa buruh mendatangi kantor Satpol PP untuk meminta maaf sekaligus bersilaturahmi.

"Tadi sore jam 3 ke Kantor Satpol. Dalam rangka silaturahmi dsn memohon maaf atas kejadian kemarin Satpol PP dipukul anak-anak Gasper ketika demo," kata Ahcmad.

Achmad mengatakan pihaknya menyesalkan perbuatan pihak massa buruh yang telah perilaku anarkis terhadap anggota Satpol PP. Dirinya sudah memberikan peringatan keras terhadap oknum-oknum tersebut.

"Paling tidak ini peringatan bagi saya yang bertanggung jawab atas aksi kemarin untuk mewaspadai gerakan atau pancingan pihak luar. Ini betul-betul murni dari dalam bahwa kami harus tetap ramah sopan," jelasnya.

"Namun kami menyapa rakyat Jatim terjebak macet yang emosi juga di internal kami sudah melakukan peringatan keras terhadap bersangkutan," tambahnya.

Menanggapi Satpol PP tidak mencabut laporan dan hukum untuk berlanjut, Acmad menyampaikan bahwa pihaknya menerima dan bermaksud baik untuk saling memaafkan.

"Karena Satpol PP bagian dari institusi yang harus dilindungi. Kesalahan kriminalitas tidak menghapus hukum namun sekali lagi dengan silaturahmi dan minta maaf terbuka ke tempatnya adalah buah keinginan kami siapa tau kunjungan kami membuka hati yang tertutup dan saling memaafkan," pungkasnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: Alumni Cak dan Ning hingga Satpol PP Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).