Kamis, 04 Jun 2026 15:18 WIB

Pembukaan Piala Dunia U-17 di Surabaya Naikkan Okupansi Hotel hingga 95 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Nov 2023 11:28 WIB
Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya, Puguh Sugeng Sutrisno
Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya, Puguh Sugeng Sutrisno

selalu.id - Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya, Puguh Sugeng Sutrisno menyebut terjadi kenaikan angka tamu atau okupansi hotel di Surabaya selama penyelenggaran Piala Dunia U-17.

"Alhamdulillah rata-rata kenaikan sekitar 5-10 persen," kata Puguh, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

Puguh menjelaskan jumlah kenaikan okupansi juga dampak dari adanya dukungan Pemerintah yang menyediakan shuttle bus sebagai sarana transportasi menuju venue Piala Dunia U-17 yakni Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Ia menyebut naik okupansi itu lebih kepada hotel-hotel yang dekat dengan venue dan titik-titik shuttle bus.

“Berkat dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, adanya shuttle bus itu mempermudah tamu-tamu yang tinggal di hotel untuk bisa ke GBT (Gelora Bung Tomo),” ujarnya.

Pada hari pembukaan Piala Dunia U-17 tanggal 10 November 2023 lalu, Puguh mengungkapkan, hotel-hotel di tengah kota mendapatkan trend angka tamu yang cukup baik, yakni mencapai angka kenaikan 95 persen.

"Sebab, pada hari pertama itu ada banyak tamu yang datang ke Surabaya. Baik itu pejabat maupun kalangan artis," terang Puguh.

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Surabaya Perkuat Integrasi Hotel dan UMKM

Meski demikian, lonjakan okupansi itu hanya terjadi di hari pertama atau hari pembukaan Piala Dunia U-17.

“Ekspektasi kami paling tidak 95 persen rata-rata tingkat hunian setiap matchday. Mungkin karena adanya kemudahan shuttle bus, tamu yang dari luar kota Surabaya tidak harus menginap. Mereka bisa langsung pulang,” ucapnya.

Dalam gelaran Piala Dunia U-17 ini, PHRI Surabaya juga melakukan kerja sama dengan UMKM yang memproduksi merchandise. Produk itu dipasarkan juga oleh pihak hotel. Selain itu, sejatinya juga menyiapkan paket wisata.

“Kami diimbau untuk kerja sama dengan UMKM mulai dari pernak-pernik yang ada di hotel. Selain kami pajang di lobi, kami juga paketkan dengan kamar. Merchandise itu contohnya gantungan kunci dan magnet kulkas,” jelasnya.

Baca Juga: Usai Kasus Pesta Seks Sesama Jenis, PHRI Tingkatkan Sistem Pengawasan Hotel

Adanya Shuttle bus.Ini dilakukan karena kendaraan pribadi tak boleh masuk area stadion demi mengurangi potensi kemacetan lalu lintas.

Pemkot Surabaya lantas menyediakan enam titik penjemputan shuttle bus yang bisa ditumpangi secara gratis untuk penonton di hari pertandingan. Titik-titik itu diantaranya Terminal Joyoboyo, Balai Kota, Ciputra World, Terminal Osowilangun, Terminal Benowo, dan Tempat Pengujian Kendaraan Bermotor Tandes.

"Meski begitu kami tetap bersyukur karena penyelenggaraan Piala Dunia U-17 berdampak positif bagi hunian hotel di Surabaya. Kami berharap ke depan ada event-event besar lagi di Surabaya," tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.