Pembukaan Piala Dunia U-17 di Surabaya Naikkan Okupansi Hotel hingga 95 Persen
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 22 Nov 2023 11:28 WIB
selalu.id - Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surabaya, Puguh Sugeng Sutrisno menyebut terjadi kenaikan angka tamu atau okupansi hotel di Surabaya selama penyelenggaran Piala Dunia U-17.
"Alhamdulillah rata-rata kenaikan sekitar 5-10 persen," kata Puguh, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Usai Kasus Pesta Seks Sesama Jenis, PHRI Tingkatkan Sistem Pengawasan Hotel
Puguh menjelaskan jumlah kenaikan okupansi juga dampak dari adanya dukungan Pemerintah yang menyediakan shuttle bus sebagai sarana transportasi menuju venue Piala Dunia U-17 yakni Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Ia menyebut naik okupansi itu lebih kepada hotel-hotel yang dekat dengan venue dan titik-titik shuttle bus.
“Berkat dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, adanya shuttle bus itu mempermudah tamu-tamu yang tinggal di hotel untuk bisa ke GBT (Gelora Bung Tomo),” ujarnya.
Pada hari pembukaan Piala Dunia U-17 tanggal 10 November 2023 lalu, Puguh mengungkapkan, hotel-hotel di tengah kota mendapatkan trend angka tamu yang cukup baik, yakni mencapai angka kenaikan 95 persen.
"Sebab, pada hari pertama itu ada banyak tamu yang datang ke Surabaya. Baik itu pejabat maupun kalangan artis," terang Puguh.
Baca Juga: Cegah Pesta Seks Sesama Jenis, Wali Kota Minta Hotel Laporkan Tamu Mencurigakan
Meski demikian, lonjakan okupansi itu hanya terjadi di hari pertama atau hari pembukaan Piala Dunia U-17.
“Ekspektasi kami paling tidak 95 persen rata-rata tingkat hunian setiap matchday. Mungkin karena adanya kemudahan shuttle bus, tamu yang dari luar kota Surabaya tidak harus menginap. Mereka bisa langsung pulang,” ucapnya.
Dalam gelaran Piala Dunia U-17 ini, PHRI Surabaya juga melakukan kerja sama dengan UMKM yang memproduksi merchandise. Produk itu dipasarkan juga oleh pihak hotel. Selain itu, sejatinya juga menyiapkan paket wisata.
“Kami diimbau untuk kerja sama dengan UMKM mulai dari pernak-pernik yang ada di hotel. Selain kami pajang di lobi, kami juga paketkan dengan kamar. Merchandise itu contohnya gantungan kunci dan magnet kulkas,” jelasnya.
Baca Juga: Listrik Andal PLN Sukseskan KTT ASEAN dan FIFA World Cup U-17
Adanya Shuttle bus.Ini dilakukan karena kendaraan pribadi tak boleh masuk area stadion demi mengurangi potensi kemacetan lalu lintas.
Pemkot Surabaya lantas menyediakan enam titik penjemputan shuttle bus yang bisa ditumpangi secara gratis untuk penonton di hari pertandingan. Titik-titik itu diantaranya Terminal Joyoboyo, Balai Kota, Ciputra World, Terminal Osowilangun, Terminal Benowo, dan Tempat Pengujian Kendaraan Bermotor Tandes.
"Meski begitu kami tetap bersyukur karena penyelenggaraan Piala Dunia U-17 berdampak positif bagi hunian hotel di Surabaya. Kami berharap ke depan ada event-event besar lagi di Surabaya," tutupnya.
Editor : Ading