Rabu, 04 Feb 2026 16:00 WIB

SkyCave Rooftop & Lounge Jadi Pilihan Tempat Diskusi AHCC dengan Komunitas Pesepeda

Skycave Rooftop
Skycave Rooftop

selalu.id - Pada Bulan November diperingati sebagai Bulan Kesadaran Kanker Prostat. Pada tahun 2023, tema yang di usung untuk memperingatinya ialah 'Sadari Resiko Anda'. Tagline ini diusung untuk mendorong kaum laki-laki untuk lebih peka terhadap kesehatan organ vital, mengetahui gejala dan penyebab, serta melakukan pemeriksaan rutin.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Adihusada Cancer Center pada Minggu (19/11) di SkyCave Rooftop & Lounge mengundang Komunitas Pesepeda Cerita Orang Bike untuk berkumpul dan berdiskusi tentang mitos kanker prostat pada pria pesepeda.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang itu, diawali dengan GOBAR (Gowes Bareng) pukul 06.00 WIB dengan rute Jl. Ahmad Yani menuju Jl. Dharmahusada. Setelah itu, para pesepeda beristirahat di SkyCave Rooftop MaxOneHotels.com @Dharmahusada Surabaya dan menikmati Breakfast Buffet All You Can Eat.

Tidak hanya itu, inti acara yang diselenggarakan ini ialah memberikan Edukasi terhadap komunitas yang di dominasi oleh kaum laki-laki ini tentang pentingnya olah raga dan gaya hidup yang seimbang. Sebagai pemateri ialah dr. Edwin Ongkorahardjo Sp.U., MARS yang merupakan Doker Spesialis Urologi di Adihusada Cancer Center.

“Kanker Prostat ini gejalanya sering kita abaikan, padahal sangat mudah di deteksi seperti sering buang air kecil ketika malam, dan tekanan saat mengeluarkan urine berkurang. Yang simple gini sudah bisa jadi alarm bagi kita,” kata dr. Edwin kepada selalu.id, Senin (20/11/2023).

Materi yang disampaikannya, mengenai Mitos & Fakta munculnya gejala Kanker Prostat. Peserta yang antusias, berbondong-bondong untuk angkat tangan ketika dokter masih menjelaskan materi. Dengan konsep diskusi yang santai dokter pun menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh para pesepeda tersebut.

“Acara yang diselenggarakan sangat menarik, khususnya bagi para pesepeda, saya mau Tanya kalau terlalu sering bersepeda apakah menjadi pemicu kanker prostat?” Tanya seorang peserta. “Kalau bersepeda lebih dari 8 jam, bisa jadi pemicu. Karena organ tersebut kan terjepit ya, sehingga ada kemungkinan menyebabkan nyeri. Tujuannya olahraga kan mau sehat, jadi dilakukan juga sesuai kebutuhan,” jawab dokter yang hobby jalan 5 km ini.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama 2 jam, di tutup dengan pembagian doorprize dan berswafoto. Abdul Najib selaku General Manager MaxOneHotels.com @Dharmahusada Surabaya mengatakan bahwa tempat kami diharapkan menjadi tempat yang nyaman untuk komunitas berkumpul dan sharing materi-materi bermanfaat.

“Harapan saya dengan kegiatan ini, kita bisa menyadari pentingnya pola hidup seimbang dengan olah raga, mengatur pola makan, dan juga peka dengan melakukan pemeriksaan rutin untuk kesehatan jangka panjang,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi solid.

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.