Rabu, 21 Okt 2026 05:56 WIB

Pemkot Surabaya Sediakan Angkutan Berbahan Bakar Listrik untuk Piala Dunia U-17

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Nov 2023 17:55 WIB
Transportasi penonton untuk Piala Dunia U-17
Transportasi penonton untuk Piala Dunia U-17

selalu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menyediakan bus hingga angkutan pengumpan atau feeder untuk digunakan sebagai shuttel yang merupakan sarana transportasi penonton saat Piala Dunia U-17 2023 di Surabaya.

Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan ada sebanyak 110 shuttle yang disediakan dan terdapat beberapa unit baru berbahan bakar listrik yang turut pula masuk jadi armada akomodasi transportasi penonton Piala Dunia.

“110 unit untuk piala dunia itu sudah termasuk yang bus listrik tadi,” katanya, Rabu (8/11/2023).

Bahkan, angkutan umum yang sudah aktif di Surabaya akan digeser ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk mengantar kepulangan penonton malam hari, sehingga jumlahnya bisa mencapai 130 angkutan.

“Kalau pulang akan lebih banyak, kita pakai Suroboyo Bus, lalu Trans Semanggi sekitar 130-an kendaraan kalau malam,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, 110 shuttle bus gratis untuk penonton itu akan mengantar jemput penonton di enam titik jemput. Mulai Balai Kota Surabaya, Terminal Osowilangun, Terminal Intermoda Joyoboyo, UPT Uji Kendaraan Bermotor (Kir) Tandes, Ciputra World, dan Terminal benowo.

Operasional shuttle bus dimulai pukul 12.00 WIB sampai 22.00 WIB malam. Waktu tunggu sekitar 30 menit di lokasi penjemputan yang berdekatan dengan venue GBT sementara yang jauh akan lebih lama.

Titik pemberhentian penonton berada di belakang Lapangan A,B,C kawasan Stadion GBT, kemudian jalan kaki menuju ke pintu masuk stadion.

Diketahui, tujuh unit bus hingga feeder listrik yang juga termasuk akomodasi transportasi penonton, baru resmikan di Terminal Joyoboyo, kemarin, Selasa (7/11/2023), dan masih dalam masa uji coba.

“Ada tiga merek yang akan diuji coba. Selama tiga bulan kita uji coba gratis. Krunya dari Surabaya bus kita latih dulu karena kan berbeda, ini bus listrik,” ujarnya.

Bus besar berkapasitas sekitar 60 orang, medium 18 dan 22, sementara kecil 12 penumpang, akan melintas di rute yang berubah-ubah melengkapi Suroboyo Bus dan Feeder WiraWiri yang sudah ada.

“Rute nya kita ubah terus, supaya kita tahu dan evaluasi dari Surabaya, lalu jika daerah kecil kita siapkan feeder seperti apa. Bus medium melintas di jalan utama, kalau bisa siap besok, ya besok dilakukan (mulai uji coba),” pungkasnya.

Baca Juga: Rute Feeder Wira Wiri Suroboyo dari Purabaya-Kenpark Kini Kembali Lewat Tol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.