Senin, 02 Feb 2026 00:57 WIB

Pemkot Surabaya Sediakan Bus Angkut Penonton Piala Dunia U-17, Ini Titik Jemputnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 29 Okt 2023 17:58 WIB
Bus yang disediakan untuk angkutan penonton Piala Dunia U-17
Bus yang disediakan untuk angkutan penonton Piala Dunia U-17

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menyediakan ratusan Shuttel untuk mengantarkan masyarakat menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang hendak menonton pertandingan selama Piala Dunia U-17.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Tundjung Iswandaru menyampaikan, disediakan ratusan Shuttle itu, lantaran aturan FIFA tidak memperbolehkan kendaaraan roda empat maupun roda dua memasuki kawasan stadion GBT.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Tundjung menjelaskan, total sebanyak 110 unit shuttle dengan kapasitas 60 orang disediakan untuk masyarakat yang hendak menyaksikan pertandingan internasional bergengsi tersebut secara gratis selama Piala Dunia U-17.

"Selama Piala Dunia gratis, karena kan penonton dilarang membawa kendaraan roda 4 maupun roda 2. Masuk ke arena pun gak boleh. Jadi parkirnya biasanya di luar stadion. tetapi kita menyiapkan shuttle bus,"kata Tundjung, usai mendampingi rombongan PSSI dan Menpora mengecek GBT, Minggu (29/10/2023).

Dishub Surabaya sudah menyiapkan tempat penyediaan tempat parkir sekaligus titik penjemputan shuttel bus untuk masyarakat yang ingin menuju Stadion GBT.

"Jadi titiknya di Balai Kota, Terminal Joyoboyo, Osowilangun, penguji kendaraan bermotor Tandes, dan Ciputra World. Kita ndak pakai di tempat parkir Mayjend ya karena kurang luas untuk titip kendaraannya,"jelasnya.

"Waktu tunggu sekitar setengah jam kalau dekat. Kaya di Osowilangun, Tandes. kalau yang agak jauh Joyoboyo dia bisa lebih lama,"lanjutnya.

Meski begitu, Tundjung mengimbau kepada masyarakat agar datang lebih awal jika ingin menggunakan Shuttel bus. Sebab, jam operasionalnya mulai berjalan pukul 12.00 WIB.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Karena shuttel bus jam 12 sudah bergerak. dia bisa bolak balik. Nanti kalau pulangnya pun mungkin tidak bisa semua (langsung diantar,"tuturnya.

Masyarakat tak perlu khawatir jika pulang dari GBT. Sebab, shuttel tetap beroperasi hingga penonton pulang semua dari kawasan stadion.

"Kita buka jam 12.00 siang sampai terakhir pemulangannya jam 10 malam atau hingga habis penonton kita tetap angkat,"terangnya.

Lebih lanjut Tundjung menambahkan, nantinya juga akan ada kantong parkir khusus untuk kendaraan roda dua dan akan bekerja sama dengan warga sekitar untuk menyiapkan lahan parkir tersebut.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Kantong-kantong parkir itu akan diberi tanda dan rambu-rambu khusus. Dishub Kota Surabaya juga akan menyesuaikan tarif parkir yang sesuai dengan ketentuan peraturan daerah, tujuannya adalah untuk mencegah adanya oknum mematok tarif lebih tinggi.

"Nanti kita komunikasikan dengan kecamatan dan polsek untuk disamaratakan tarifnya, sehingga tidak sampai ada yang menarik tarif lebih mahal," pungkasnya.

Berikut adalah rute lengkap yang dilalui shuttle bus selama pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Rute Balai Kota - Tol Dupak - GBT, akan melalui Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Ambengan, Jalan Undaan Kulon, Jalan Jagalan, Jalan Tembaan, Jalan Dupak, Tol Dupak, exit Tol Romokalisari, dan Stadion GBT. Sedangkan rute TIJ, shuttle bus akan melalui Jalan Gunungsari, Tol Gunungsari Gate 2, exit Tol Romokalisari, dan terakhir Stadion GBT.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.