Rabu, 22 Jul 2026 09:15 WIB

Pikat Pesantren dengan Dana Abadi Santri, Pengamat Sebut Program Gibran Tak Masuk Akal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Okt 2023 15:26 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

selalu.id - Calon Wakil Presiden dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka dalam pidatonya saat deklarasi pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden untuk pemilu 2024 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta pada Rabu (25/10/2023) lalu, memaparkan sejumlah program unggulan, salah satunya adalah 'Dana Abadi Santri'.

Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yakni Surokim Abdussalam mengatakan bahwa program unggulan Dana Abadi Santri Cawapres Gibran itu hendak menyasar para pemilih santri di pesantren.

"Sepertinya program itu hendak menyasar ke sana. Dan ingin mengambil dan mendekati pemilih santri pesantren," kata Surokim, kepada selalu.id.

Surokim menilai bahwa sejauh ini gagasan tentang pendanaan abadi yang dikelola pemerintah itu cukup menarik. Sebab, model  pengeloaan dana LPDP itu terinsipirasi dari gagasan program tersebut.

"Jika ada yang memerjuangkan dana santri abadi menurut saya itu relevan dengan upaya untuk  menguatkan peran santri dan bisa mendapat insentif elektoral jika bisa diwujudkan," jelasnya.

Menurutnya program unggulan yang simple, gampang diingat, tidak melip, dan mudah direalisikan cenderung akan diterima voters.

"Dalam konteks milenial agenda stretegis nasional itu harus diterjemahkan kedalam bahasa yang mudah dan tidak ribet, selalu ada inovasi dan kreativitas yang dimunculkan serta tidak birokratis," tuturnya.

Hal yang berbeda disampaikan oleh Pengamat politik Universitas Airlangga (UNAIR) Surabay, Hari Fitrianto yang menurutnya program unggulan Gibran yakni Dana Abadi Santri pastinya ditujukan menarik suara para pemilih dari pensatren, tetapi, dirinya menilai program itu tidak masuk akal.

"Tidak masuk akal karena basic dari santrinya apa, spesialnya apa kalau bisa mengalokasikan dana khusus untuk santri. sedangkan sejak Jokowi-Ma'aruf Amin di periode lalu itu tidak ada dana abadi pensantren. Saya kira sampai hari ini tidak mampu dialokasikan," kata Hari, saat dihubungi selalu.id.

Menurut Hari bahwa basic untuk dan pesantren sudah jelas ada yayasan dan lembaga hukumnya. Sehingga, menilai program unggulan Dana Abadi Santri tersebut harus didetailkan penganggarannya.

"Santri buka lembaga seperti pondok pensantren. Saya kira itu harus didetailkan lagi maksudnya apa," pungkasnya.

Sekedar diketahui, selain Dana Abadi Santri. Gibran juga menyebut sejumlah program unggulan yakni kredit start-up milenial,  Kartu Indonesia Sehat (KIS) Lansia dan Kartu Anak Sehat untuk pencegahan stunting.

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.