Senin, 02 Feb 2026 16:35 WIB

MRT Bukan Solusi Macet di Surabaya, Pemkot Bakal Tambah Wira-Wiri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Okt 2023 15:04 WIB
Feeder Wira-Wiri
Feeder Wira-Wiri

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa Moda Raya Terpadu (MRT) tidak dapat memberi solusi untuk mengatasi kemacetan di Kota Pahlawan.

Oleh karenanta, Pemkot dan DPRD Surabaya saat ini juga sepakat mengatakan solusi atas kemacetan di Surabaya bukanlah membangun MRT karena diprediksi transportasi tersebut akan sepi peminat.

Eri pun menilai jalur MRT juga cukup dibangun di dalam kota saja, tetapi juga harus terkoneksi dengan kota lain. Selain itu banyak hal yang juga harus diperhitungkan salah satunya biaya dan sepinya penumpang.

"Ketika kita membangun MRT, kalau membangun MRT hanya di dalam kota, selesai. Tidak akan pernah mencapai kembali modalnya. Kedua yang naik juga gak ada," kata Eri, kepada selalu.id, Senin (23/10/2023)).

MRT itu juga telah dilakukan pengkajian oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. Dalam kajian itu, kata Eri, bahwa kemacetan tidak berasal dari Surabaya saja. Namun, juga Sidoarjo, Lamongan, Gresik.

"MRT itu dibangun oleh Kementerian Perhubungan seperti yang Jabodetabek, akan seperti itu," jelasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan karena itu apabila MRT direalisasikan, maka perlu menghubungkan daerah tetangga tersebut. Seperti MRT yang ada di Jabodetabek.

"Kalau hitungannya lokal Surabaya saja tidak ada yang naik. Karena di Surabaya ini jumlahnya kendaraan dan warga, masih tertampung dengan jalan ruas jalan di Kota Surabaya," tambahnya.

Untuk mengatasi kemacetan saat ini, Eri mengatakan Pemkot Surabaya bakal menambah transportasi umum Wira-Wiri dan Suroboyo Bus. Khususnya untuk feeder akan diperbanyak guna mengalihkan pemotor naik angkutan umum.

"Tetap ditambah, feeder dan Suroboyo bus. Transportasi umum lebih banyak yang naik feeder daripada motor,," pungkasnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.