Rabu, 22 Jul 2026 14:16 WIB

Lagi, Mensos Risma Dua Kali Menangis di Forum Tingkat Tinggi ASEAN, Ini Penyebabnya

Mensos Risma di AHLF
Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Mensos Risma kembali menangis saat pada acara Forum Diskusi Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Kali kedua Risma menangis saat diwawancara oleh wartawan usai acara.

Sebelumnya, Mensos Risma menangis dan tak bisa melanjutkan pidatonya lantaran menangis sesenggukan saat menerangkan sebuah alat yang berbentuk jam tangan bernama Gruwi. Disebutkan Risma menangis lantaran teringat nasib anak difabel yang mendapat perlakuan tidak layak atau kekerasan oleh orang-orang sekelilingnya.

Mensos Risma bahkan keluar dari pertemuan dan mendapatkan perawatan lantaran disebutkan sedikit mengalami sesak nafas akibat menangis.

Saat penutupan acara, Risma diwawancara terkait penyelenggaraan forum tingkat ASEAN ini. Namun salah satu jurnalis kembali menanyakan penyebab dirinya menangis. Dengan mimik yang kembali serius, Mensos Risma menceritakan penyebab dirinya menangis saat pidato.

"Aduh, aku jadi teringat lagi. Tapi Ndak apa-apa tak ceritakan. Jadi saat menjelaskan soal alat tadi, saya teringat seorang anak difabel yang mendapat pelecehan seksual. Dia diperkosa, padahal diabitu tidak bisa apa-apa. Terus terang saya sakit hati mendengar itu," ujar Mensos Risma sembari menitikkan air mata.

"Bener, aku sakit hati banget, kok ada manusia Setega itu pada anak disabilitas. Saya Ndak perlu sebut daerahnya," imbuh Mensos Risma.

Bukan tak berbuat sesuatu, sakit hati Risma tersebut dilakukan dengan tindakan menyurati Presiden untuk tidak memberikan remisi kepada pelaku.

"Kita sudah bersurat kepada Presiden, karena pelaku ini, maaf ya aku jadi ingin ngomong kasar kalau ingat pelaku ini. Sepertinya dia ini bukan manusia. Dia sudah melakukan itu dan dipenjara, setelah keluar, dia melakukan lagi dengan anak disabilitas yang lain. Saya benar-benar sakit hati. Seharusnya kita menjaga mereka (difabel) bukan malah seperti ini," geramnya.

Dari kejadian ini, konsentrasi Mensos Risma terus terfokus untuk membenahi masalah-masalah lingkungan yang dialami oleh penyandang disabilitas. Salah satunya dengan membuat alat yang membantu penyandang difabel untuk mempertahankan diri ataupun memberikan peringatan kepada orang-orang sekitar seperti Gruwi.

"Saya tahu kekuatan dan waktu saya terbatas, tapi saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk ini. Coba tanya anak-anak (staf Kemensos) jam berapapun saya dapat informasi, selalu saya telpon agar disiapkan untuk tindakan, baik itu langsung atau besok harinya," tutup Mensos Risma.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.