Rabu, 04 Feb 2026 16:57 WIB

Lagi, Mensos Risma Dua Kali Menangis di Forum Tingkat Tinggi ASEAN, Ini Penyebabnya

Mensos Risma di AHLF
Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Mensos Risma kembali menangis saat pada acara Forum Diskusi Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Kali kedua Risma menangis saat diwawancara oleh wartawan usai acara.

Sebelumnya, Mensos Risma menangis dan tak bisa melanjutkan pidatonya lantaran menangis sesenggukan saat menerangkan sebuah alat yang berbentuk jam tangan bernama Gruwi. Disebutkan Risma menangis lantaran teringat nasib anak difabel yang mendapat perlakuan tidak layak atau kekerasan oleh orang-orang sekelilingnya.

Mensos Risma bahkan keluar dari pertemuan dan mendapatkan perawatan lantaran disebutkan sedikit mengalami sesak nafas akibat menangis.

Saat penutupan acara, Risma diwawancara terkait penyelenggaraan forum tingkat ASEAN ini. Namun salah satu jurnalis kembali menanyakan penyebab dirinya menangis. Dengan mimik yang kembali serius, Mensos Risma menceritakan penyebab dirinya menangis saat pidato.

"Aduh, aku jadi teringat lagi. Tapi Ndak apa-apa tak ceritakan. Jadi saat menjelaskan soal alat tadi, saya teringat seorang anak difabel yang mendapat pelecehan seksual. Dia diperkosa, padahal diabitu tidak bisa apa-apa. Terus terang saya sakit hati mendengar itu," ujar Mensos Risma sembari menitikkan air mata.

"Bener, aku sakit hati banget, kok ada manusia Setega itu pada anak disabilitas. Saya Ndak perlu sebut daerahnya," imbuh Mensos Risma.

Bukan tak berbuat sesuatu, sakit hati Risma tersebut dilakukan dengan tindakan menyurati Presiden untuk tidak memberikan remisi kepada pelaku.

"Kita sudah bersurat kepada Presiden, karena pelaku ini, maaf ya aku jadi ingin ngomong kasar kalau ingat pelaku ini. Sepertinya dia ini bukan manusia. Dia sudah melakukan itu dan dipenjara, setelah keluar, dia melakukan lagi dengan anak disabilitas yang lain. Saya benar-benar sakit hati. Seharusnya kita menjaga mereka (difabel) bukan malah seperti ini," geramnya.

Dari kejadian ini, konsentrasi Mensos Risma terus terfokus untuk membenahi masalah-masalah lingkungan yang dialami oleh penyandang disabilitas. Salah satunya dengan membuat alat yang membantu penyandang difabel untuk mempertahankan diri ataupun memberikan peringatan kepada orang-orang sekitar seperti Gruwi.

"Saya tahu kekuatan dan waktu saya terbatas, tapi saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk ini. Coba tanya anak-anak (staf Kemensos) jam berapapun saya dapat informasi, selalu saya telpon agar disiapkan untuk tindakan, baik itu langsung atau besok harinya," tutup Mensos Risma.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Danah Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi solid.

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.