Sabtu, 26 Sep 2026 06:55 WIB

Mensos Risma Menangis hingga Berhenti Pidato di Forum Tingkat Tinggi ASEAN

Mensos Risma di AHLF
Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba-tiba menangis saat pidato pada Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Tangisan Mensos tersebut hingga menghentikan pidatonya dan tidak dilanjutkan lagi.

Tangisan Mensos Risma tersebut, tepatnya terjadi pada hari kedua forum tingkat tinggi yang dihadiri oleh negara-negara se-Asia Tenggara serta beberapa undangan dari Amerika, Australia dan Jepang. Saat itu Mensos Risma tengah menerangkan soal disabilitas dan perlakuan masyarakat kepada penyandang difabel. Mensos Risma berpidato dalam bahasa inggris.

Berikut isi pidato Mensos Risma yang sudah kami ubah menjadi bahasa Indonesia.

"Kami memberikan jam tangan pintar gratis kepada mereka (difabel) untuk menyokong kemampuan mereka. Karena alat ini dapat membantu mereka," ujar Risma dalam pidatonya yang kemudian terhenti menangis dan tak melanjutkan pidatonya lagi.

Mensos Risma menangis saat menjelaskan jam tangan pintar atau yang diberi nama Gruwi. Disebutkan Mensos Risma teringat kekeran yang terjadi pada anak difabel atau perlakuan masyarakat terhadap penyandang difabel.

Sekedar info, Gruwi sebuah alat berbentuk jam tangan yang dikhususkan untuk penyandang difabel rungu dan wicara.

Gruwi dilengkapi sensor dan tombol manual yang dapat mendeteksi bahaya baik getaran maupun suara dan kemudian mengeluarkan bunyi seperti alarm. Hal ini dimaksudkan agar pemakai dapat memberitahu lingkungan sekitarnya bahwa ada bahaya yang mengancam penyandang difabel.

Gruwi juga dapat menangkap getaran seperti gempa, api, air maupun suara keras dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.