Jumat, 14 Jun 2024 03:22 WIB

Mensos Risma Menangis hingga Berhenti Pidato di Forum Tingkat Tinggi ASEAN

Mensos Risma di AHLF

Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba-tiba menangis saat pidato pada Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Tangisan Mensos tersebut hingga menghentikan pidatonya dan tidak dilanjutkan lagi.

Tangisan Mensos Risma tersebut, tepatnya terjadi pada hari kedua forum tingkat tinggi yang dihadiri oleh negara-negara se-Asia Tenggara serta beberapa undangan dari Amerika, Australia dan Jepang. Saat itu Mensos Risma tengah menerangkan soal disabilitas dan perlakuan masyarakat kepada penyandang difabel. Mensos Risma berpidato dalam bahasa inggris.

Berikut isi pidato Mensos Risma yang sudah kami ubah menjadi bahasa Indonesia.

"Kami memberikan jam tangan pintar gratis kepada mereka (difabel) untuk menyokong kemampuan mereka. Karena alat ini dapat membantu mereka," ujar Risma dalam pidatonya yang kemudian terhenti menangis dan tak melanjutkan pidatonya lagi.

Mensos Risma menangis saat menjelaskan jam tangan pintar atau yang diberi nama Gruwi. Disebutkan Mensos Risma teringat kekeran yang terjadi pada anak difabel atau perlakuan masyarakat terhadap penyandang difabel.

Sekedar info, Gruwi sebuah alat berbentuk jam tangan yang dikhususkan untuk penyandang difabel rungu dan wicara.

Gruwi dilengkapi sensor dan tombol manual yang dapat mendeteksi bahaya baik getaran maupun suara dan kemudian mengeluarkan bunyi seperti alarm. Hal ini dimaksudkan agar pemakai dapat memberitahu lingkungan sekitarnya bahwa ada bahaya yang mengancam penyandang difabel.

Gruwi juga dapat menangkap getaran seperti gempa, api, air maupun suara keras dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Cerita Gek Resya, Penari Difabel yang Jadi Sorotan di Ajang Forum Tingkat Tinggi ASEAN 2023

Editor : Ading