Rabu, 04 Feb 2026 16:58 WIB

Mensos Risma Menangis hingga Berhenti Pidato di Forum Tingkat Tinggi ASEAN

Mensos Risma di AHLF
Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba-tiba menangis saat pidato pada Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Tangisan Mensos tersebut hingga menghentikan pidatonya dan tidak dilanjutkan lagi.

Tangisan Mensos Risma tersebut, tepatnya terjadi pada hari kedua forum tingkat tinggi yang dihadiri oleh negara-negara se-Asia Tenggara serta beberapa undangan dari Amerika, Australia dan Jepang. Saat itu Mensos Risma tengah menerangkan soal disabilitas dan perlakuan masyarakat kepada penyandang difabel. Mensos Risma berpidato dalam bahasa inggris.

Berikut isi pidato Mensos Risma yang sudah kami ubah menjadi bahasa Indonesia.

"Kami memberikan jam tangan pintar gratis kepada mereka (difabel) untuk menyokong kemampuan mereka. Karena alat ini dapat membantu mereka," ujar Risma dalam pidatonya yang kemudian terhenti menangis dan tak melanjutkan pidatonya lagi.

Mensos Risma menangis saat menjelaskan jam tangan pintar atau yang diberi nama Gruwi. Disebutkan Mensos Risma teringat kekeran yang terjadi pada anak difabel atau perlakuan masyarakat terhadap penyandang difabel.

Sekedar info, Gruwi sebuah alat berbentuk jam tangan yang dikhususkan untuk penyandang difabel rungu dan wicara.

Gruwi dilengkapi sensor dan tombol manual yang dapat mendeteksi bahaya baik getaran maupun suara dan kemudian mengeluarkan bunyi seperti alarm. Hal ini dimaksudkan agar pemakai dapat memberitahu lingkungan sekitarnya bahwa ada bahaya yang mengancam penyandang difabel.

Gruwi juga dapat menangkap getaran seperti gempa, api, air maupun suara keras dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Danah Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi solid.

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.