Rabu, 22 Jul 2026 22:28 WIB

Mensos Risma Menangis hingga Berhenti Pidato di Forum Tingkat Tinggi ASEAN

Mensos Risma di AHLF
Mensos Risma di AHLF

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba-tiba menangis saat pidato pada Forum Tingkat Tinggi ASEAN atau ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-inclusive Development and Partnership beyond yang digelar di Makasar, Rabu (11/10/203). Tangisan Mensos tersebut hingga menghentikan pidatonya dan tidak dilanjutkan lagi.

Tangisan Mensos Risma tersebut, tepatnya terjadi pada hari kedua forum tingkat tinggi yang dihadiri oleh negara-negara se-Asia Tenggara serta beberapa undangan dari Amerika, Australia dan Jepang. Saat itu Mensos Risma tengah menerangkan soal disabilitas dan perlakuan masyarakat kepada penyandang difabel. Mensos Risma berpidato dalam bahasa inggris.

Berikut isi pidato Mensos Risma yang sudah kami ubah menjadi bahasa Indonesia.

"Kami memberikan jam tangan pintar gratis kepada mereka (difabel) untuk menyokong kemampuan mereka. Karena alat ini dapat membantu mereka," ujar Risma dalam pidatonya yang kemudian terhenti menangis dan tak melanjutkan pidatonya lagi.

Mensos Risma menangis saat menjelaskan jam tangan pintar atau yang diberi nama Gruwi. Disebutkan Mensos Risma teringat kekeran yang terjadi pada anak difabel atau perlakuan masyarakat terhadap penyandang difabel.

Sekedar info, Gruwi sebuah alat berbentuk jam tangan yang dikhususkan untuk penyandang difabel rungu dan wicara.

Gruwi dilengkapi sensor dan tombol manual yang dapat mendeteksi bahaya baik getaran maupun suara dan kemudian mengeluarkan bunyi seperti alarm. Hal ini dimaksudkan agar pemakai dapat memberitahu lingkungan sekitarnya bahwa ada bahaya yang mengancam penyandang difabel.

Gruwi juga dapat menangkap getaran seperti gempa, api, air maupun suara keras dari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.