Senin, 02 Feb 2026 05:24 WIB

Isu Politik Dinasti, Begini Respon Pendukung Garis Keras Jokowi

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 07 Okt 2023 17:58 WIB
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti

selalu.id - Diresmikannya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, hingga hari ini masih menggulirkan pro kontra di masyarakat.

Sejumlah pegiat media sosial (medsos) pendukung garis keras Jokowi pun resah terkait ramainya isu politik terkait keluarga Presiden Jokowi tersebut.

Salah satunya adalah Septian Raharjo yang melalui akunnya media sosialnya @Gus_Raharjo, membagikan keresahan dan pandangannya sebagai pendukung garis keras Jokowi. Septian tidak ingin mantan Wali Kota Surakarta itu tergelincir di ujung masa kepemimpinan dan gemilangnya rusak akibat ulah para pembisik yang tidak bertanggung jawab.

“Saya setuju dengan Mas @ulinyusron dan Mbak @DiniHrdianti sebagai pendukung Pak Jokowi Garis Keras kita harus tetap mengingatkan. Karena jangan sampai legacy pak Jokowi jadi buruk gara-gara pembisik yang ugal-ugalan. Kita tetap akan kenang pak Jokowi sebgai Presiden terbaik,” tulis pegiat medsos dengan 66,7 ribu followers ini.

Menurutnya, akan lebih indah saat ini digunakan untuk meresapi sepak terjang kepemimpinan Jokowi yang akan purna masa jabatanya di 2024 nanti.

"Semoga kabar yang saya terima itu salah. Saya tetap percaya seorang Joko Widodo yang merakyat dan tidak ada tujuan secuil pun soal kekuasaan," tambah Septian.

Sebelumnya, pegiat medsos Dini PoedjiHardianti melalui akun twiiternya @DiniHrdianti, juga mengungkapkan kerisauannya terhadap sikap Jokowi. Sebagai pendukung Jokowi, dirinya ingin Presiden RI dua periode ini mengakhiri jabatannya dengan terhormat.

“Kepada yang tercinta, Bapak Presiden  @jokowi kami ini yang dulu melawan Orba karena kami tidak ingin ada kekuasaan abadi dan kekuasaan dinasti. Kami ingin negeri ini menjadi negara demokrasi. Saya adalah pendukung bapak mulai dari Pilkada DKI 2012, bapak salah satu pemimpin terbaik yang sudah membuat fondasi yang kuat di negeri tercinta ini. Sekedar mengingatkan, jangan menabrak konstitusi dengan memperalat MK yang akan merusak demokrasi di negeri tercinta ini,” cuit @DiniHrdianti.

@DiniHrdianti juga menyertakan dua potongan video aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta, yang menolak politik dinasti. Mereka menolak cara rezim yang berkuasa saat ini yang telah merusak demokrasi dengan menabrak konstitusi, memperalat Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meneguhkan kekuasaan.

Baca Juga: Kaesang Merinding Lihat PSI Jatim Usai Uji Kinerja Ketua Wilayah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.