Jumat, 05 Jun 2026 04:55 WIB

Isu Politik Dinasti, Begini Respon Pendukung Garis Keras Jokowi

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 07 Okt 2023 17:58 WIB
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti

selalu.id - Diresmikannya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, hingga hari ini masih menggulirkan pro kontra di masyarakat.

Sejumlah pegiat media sosial (medsos) pendukung garis keras Jokowi pun resah terkait ramainya isu politik terkait keluarga Presiden Jokowi tersebut.

Salah satunya adalah Septian Raharjo yang melalui akunnya media sosialnya @Gus_Raharjo, membagikan keresahan dan pandangannya sebagai pendukung garis keras Jokowi. Septian tidak ingin mantan Wali Kota Surakarta itu tergelincir di ujung masa kepemimpinan dan gemilangnya rusak akibat ulah para pembisik yang tidak bertanggung jawab.

“Saya setuju dengan Mas @ulinyusron dan Mbak @DiniHrdianti sebagai pendukung Pak Jokowi Garis Keras kita harus tetap mengingatkan. Karena jangan sampai legacy pak Jokowi jadi buruk gara-gara pembisik yang ugal-ugalan. Kita tetap akan kenang pak Jokowi sebgai Presiden terbaik,” tulis pegiat medsos dengan 66,7 ribu followers ini.

Menurutnya, akan lebih indah saat ini digunakan untuk meresapi sepak terjang kepemimpinan Jokowi yang akan purna masa jabatanya di 2024 nanti.

"Semoga kabar yang saya terima itu salah. Saya tetap percaya seorang Joko Widodo yang merakyat dan tidak ada tujuan secuil pun soal kekuasaan," tambah Septian.

Sebelumnya, pegiat medsos Dini PoedjiHardianti melalui akun twiiternya @DiniHrdianti, juga mengungkapkan kerisauannya terhadap sikap Jokowi. Sebagai pendukung Jokowi, dirinya ingin Presiden RI dua periode ini mengakhiri jabatannya dengan terhormat.

“Kepada yang tercinta, Bapak Presiden  @jokowi kami ini yang dulu melawan Orba karena kami tidak ingin ada kekuasaan abadi dan kekuasaan dinasti. Kami ingin negeri ini menjadi negara demokrasi. Saya adalah pendukung bapak mulai dari Pilkada DKI 2012, bapak salah satu pemimpin terbaik yang sudah membuat fondasi yang kuat di negeri tercinta ini. Sekedar mengingatkan, jangan menabrak konstitusi dengan memperalat MK yang akan merusak demokrasi di negeri tercinta ini,” cuit @DiniHrdianti.

@DiniHrdianti juga menyertakan dua potongan video aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta, yang menolak politik dinasti. Mereka menolak cara rezim yang berkuasa saat ini yang telah merusak demokrasi dengan menabrak konstitusi, memperalat Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meneguhkan kekuasaan.

Baca Juga: Kaesang Merinding Lihat PSI Jatim Usai Uji Kinerja Ketua Wilayah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.