Senin, 07 Sep 2026 00:40 WIB

Isu Politik Dinasti, Begini Respon Pendukung Garis Keras Jokowi

  • Penulis : Redaksi
  • | Sabtu, 07 Okt 2023 17:58 WIB
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti
Aksi mahasiswa demo tolak politik dinasti

selalu.id - Diresmikannya Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI, hingga hari ini masih menggulirkan pro kontra di masyarakat.

Sejumlah pegiat media sosial (medsos) pendukung garis keras Jokowi pun resah terkait ramainya isu politik terkait keluarga Presiden Jokowi tersebut.

Salah satunya adalah Septian Raharjo yang melalui akunnya media sosialnya @Gus_Raharjo, membagikan keresahan dan pandangannya sebagai pendukung garis keras Jokowi. Septian tidak ingin mantan Wali Kota Surakarta itu tergelincir di ujung masa kepemimpinan dan gemilangnya rusak akibat ulah para pembisik yang tidak bertanggung jawab.

“Saya setuju dengan Mas @ulinyusron dan Mbak @DiniHrdianti sebagai pendukung Pak Jokowi Garis Keras kita harus tetap mengingatkan. Karena jangan sampai legacy pak Jokowi jadi buruk gara-gara pembisik yang ugal-ugalan. Kita tetap akan kenang pak Jokowi sebgai Presiden terbaik,” tulis pegiat medsos dengan 66,7 ribu followers ini.

Menurutnya, akan lebih indah saat ini digunakan untuk meresapi sepak terjang kepemimpinan Jokowi yang akan purna masa jabatanya di 2024 nanti.

"Semoga kabar yang saya terima itu salah. Saya tetap percaya seorang Joko Widodo yang merakyat dan tidak ada tujuan secuil pun soal kekuasaan," tambah Septian.

Sebelumnya, pegiat medsos Dini PoedjiHardianti melalui akun twiiternya @DiniHrdianti, juga mengungkapkan kerisauannya terhadap sikap Jokowi. Sebagai pendukung Jokowi, dirinya ingin Presiden RI dua periode ini mengakhiri jabatannya dengan terhormat.

“Kepada yang tercinta, Bapak Presiden  @jokowi kami ini yang dulu melawan Orba karena kami tidak ingin ada kekuasaan abadi dan kekuasaan dinasti. Kami ingin negeri ini menjadi negara demokrasi. Saya adalah pendukung bapak mulai dari Pilkada DKI 2012, bapak salah satu pemimpin terbaik yang sudah membuat fondasi yang kuat di negeri tercinta ini. Sekedar mengingatkan, jangan menabrak konstitusi dengan memperalat MK yang akan merusak demokrasi di negeri tercinta ini,” cuit @DiniHrdianti.

@DiniHrdianti juga menyertakan dua potongan video aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta, yang menolak politik dinasti. Mereka menolak cara rezim yang berkuasa saat ini yang telah merusak demokrasi dengan menabrak konstitusi, memperalat Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meneguhkan kekuasaan.

Baca Juga: Kaesang Merinding Lihat PSI Jatim Usai Uji Kinerja Ketua Wilayah

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.