Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

FIFA Setujui Ada Logo Surabaya di Piala Dunia U-17

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Okt 2023 17:08 WIB
Kepala Disbudporapar Kota Surabaya Wiwiek Widayati
Kepala Disbudporapar Kota Surabaya Wiwiek Widayati

selalu.id - FIFA telah menyetujui logo komposit Surabaya untuk media promosi Piala Dunia U-17 seperti yang diusulkan Pemerintah Kota Surabaya.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati

"Logo komposit sudah kami masukkan kepada FIFA melalui LOC (panitia lokal), mereka sudah approval, tidak ada masalah. Juga kami sampaikan, di semua material promosi kami juga sudah diletakkan logo komposit," kata Wiwiek, Selasa (3/10/2023).

Wiwiek menerangkan, logo komposit yang telah disetujui oleh FIFA akan disampaikan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya untuk diperbanyak melalui produk-produk UMKM lokal.

"Karena logo komposit tidak sama seperti maskot ya, itu hanya logo, tapi nanti terserah Dinkopdag akan diaplikasikan dengan model seperti apa," terang Wiwiek.

Surabaya sebagai tuan rumah sekaligus pembukaan penggelaran pertandingan sepak bola internasional itu yang akan dilaksanakan November 2023 mendatang,  juga akan memiliki maskot.

Kata dia, desain maskot di Kota Surabaya tidak sama seperti Bacuya yang digunakan oleh FIFA. Saat ditanya soal bentuk dan karakter maskot yang akan digunakan, ia tak menjelaskan secara detail.

Lebih lanjut Wiwiek menambahkan, untuk saat ini maskot tersebut sedang dalam proses desain dan akan segera disampaikan kepada Wali Kota Eri Cahyadi, kemudian diusulkan ke FIFA melalui panitia lokal.

"Hari ini teman-teman sedang mencoba mendesain kembali maskotnya. Saya yakin lah, itu (maskot) sesuatu yang lokal wisdom sekali," jelasnya.

Di sisi lain, Sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga menyampaikan bahwa pihaknya mempersiapkan pernak-pernik untuk menggebyarkan Kota Pahlawan menyambut Piala Dunia U-17. Ia menyebut yang dibagikan nantinya ada simbol Sura dan Baya bergambar bola.

"Jadi bukan maskot ya, jadi ada gambar bola simbolnya sura dan baya yang akan kita bagikan kemana. kalau maskotnya tidak boleh," jelasnya

Pernak-pernik itu akan disebarkan ke semua mal, tempat belanjaan, tempat wisata yang ada di Surabaya.

"kita pasang semuanya untuk mengebyarkan. Insyllah sudah mulai produksi. Jadi secepatnya mengaungkan, tapi kalau lomba mulai minggu ini pendaftarannya," pungkasnya

Baca Juga: Jelang Nataru, Permintaan Hampers UMKM Lokal di Surabaya Kriya Gallery Meningkat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.