Selasa, 20 Okt 2026 04:51 WIB

Persebaya Vs Arema Terancam Tak Bisa Digelar di GBT, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Sep 2023 15:26 WIB
Stadion GBT
Stadion GBT

selalu.id - Persebaya Surabaya terancam tidak bisa bermain di kandang sendiri saat melawan Arema Malang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (23/9/2023) nanti. Lantaran stadion tersebut tengah dipersiapkan menjadi venue Piala Dunia U-17 yang akan digelar 23 November 2023 mendatang.

Terlebih lagi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengeluarkan surat dan menyatakan mulai 15 September 2023 hingga Piala Dunia U-17 selesai Stadion GBT untuk tidak digunakan kegiatan apapun.

"Mengingat akan dilaksanakannya kegiatan renovasi pada stadion dan lapangan sebagaimana terlampir, kami mengharapkan kepada pemilik aset agar tidak menggunakan stadion dan lapangan untuk kegiatan apapun mulai dari 15 September tahun 2023 sampai dengan Federation Internationale de Football
Association (FIFA) Under 17 World Cup Tahun 2023 selesai," bunyi surat Kementrian PUPR tersebut.

Menanggapi itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku baru mendapatkan surat dari Kementerian PUPR, kemarin, Minggu malam. Ia menyebut hal ini untuk kepentingan bangsa Indonesia, sehingga pihaknya hanya menuruti keputusan Pemerintah Pusat.

"Kalau untuk kepentingan bangsa, sudah di luar kewenangan Pemkot Surabaya, karena sudah dimandatkan Kementerian, jangan sampai ada sedikit sesuatu yang menyebabkan Piala Dunia merasa tidak nyaman di Indonesia. Ini mempertaruhkan nama bangsa," tegas Eri, usai meninjau persiapan Stadion GBT, Senin (18/9/2023)

Menurutnya, hal ini juga demi keamanan di Stadion GBT. Sebab, dirinya juga khawatir Piala Dunia dapat gagal digelar kembali di Surabaya.

"Khawatirnya kalau ada kerusuhan sedikit, gagal lah Piala Dunia. Nah itu yang khawatirnya pihak keamanan begitu. Ini kita menjaga nama bangsa kalau sudah nama bangsa Indonesia," ungkapnya.

Terkait pertandingan Persebaya yang akan melawan Arema pada Sabtu 23 September 2023 nanti, Eri menjelaskan pihaknya bersama manajemen Persebaya telah ke Polda sudah meminta perizinan bermain di GBT.

"Sudah ke Polda untuk meminta izin diperbolehkan atau tidak. Kita sama-sama. Saya yakin yang tebaik untuk bangsa ini akan kita ambil dari pada kepentingan sendiri," ucapnya.

"Karena saya yakin manajemen Persebaya juga luar biasa. Pemain Persebaya, warga dan Bonek juga luar biasa kalau untuk kepentingan bangsa dan negara," tambahnya

Diketahui, Eri Cahyadi juga telah melakukan renovasi sesuai permintaan Kementrian PUPR untuk persiapan Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).