Senin, 02 Feb 2026 05:05 WIB

Persebaya Vs Arema Terancam Tak Bisa Digelar di GBT, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Sep 2023 15:26 WIB
Stadion GBT
Stadion GBT

selalu.id - Persebaya Surabaya terancam tidak bisa bermain di kandang sendiri saat melawan Arema Malang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu (23/9/2023) nanti. Lantaran stadion tersebut tengah dipersiapkan menjadi venue Piala Dunia U-17 yang akan digelar 23 November 2023 mendatang.

Terlebih lagi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengeluarkan surat dan menyatakan mulai 15 September 2023 hingga Piala Dunia U-17 selesai Stadion GBT untuk tidak digunakan kegiatan apapun.

"Mengingat akan dilaksanakannya kegiatan renovasi pada stadion dan lapangan sebagaimana terlampir, kami mengharapkan kepada pemilik aset agar tidak menggunakan stadion dan lapangan untuk kegiatan apapun mulai dari 15 September tahun 2023 sampai dengan Federation Internationale de Football
Association (FIFA) Under 17 World Cup Tahun 2023 selesai," bunyi surat Kementrian PUPR tersebut.

Menanggapi itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku baru mendapatkan surat dari Kementerian PUPR, kemarin, Minggu malam. Ia menyebut hal ini untuk kepentingan bangsa Indonesia, sehingga pihaknya hanya menuruti keputusan Pemerintah Pusat.

"Kalau untuk kepentingan bangsa, sudah di luar kewenangan Pemkot Surabaya, karena sudah dimandatkan Kementerian, jangan sampai ada sedikit sesuatu yang menyebabkan Piala Dunia merasa tidak nyaman di Indonesia. Ini mempertaruhkan nama bangsa," tegas Eri, usai meninjau persiapan Stadion GBT, Senin (18/9/2023)

Menurutnya, hal ini juga demi keamanan di Stadion GBT. Sebab, dirinya juga khawatir Piala Dunia dapat gagal digelar kembali di Surabaya.

"Khawatirnya kalau ada kerusuhan sedikit, gagal lah Piala Dunia. Nah itu yang khawatirnya pihak keamanan begitu. Ini kita menjaga nama bangsa kalau sudah nama bangsa Indonesia," ungkapnya.

Terkait pertandingan Persebaya yang akan melawan Arema pada Sabtu 23 September 2023 nanti, Eri menjelaskan pihaknya bersama manajemen Persebaya telah ke Polda sudah meminta perizinan bermain di GBT.

"Sudah ke Polda untuk meminta izin diperbolehkan atau tidak. Kita sama-sama. Saya yakin yang tebaik untuk bangsa ini akan kita ambil dari pada kepentingan sendiri," ucapnya.

"Karena saya yakin manajemen Persebaya juga luar biasa. Pemain Persebaya, warga dan Bonek juga luar biasa kalau untuk kepentingan bangsa dan negara," tambahnya

Diketahui, Eri Cahyadi juga telah melakukan renovasi sesuai permintaan Kementrian PUPR untuk persiapan Piala Dunia U-17.

Baca Juga: Stadion GBT dan G10N Surabaya Jadi Venue Piala AFF U-19

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.