Rabu, 21 Okt 2026 08:09 WIB

Seberapa Besar Muhaimin Bisa Bawa Suara Warga NU ke Anies Baswedan? Ini Pendapat Denny JA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Sep 2023 13:34 WIB
Denny JA
Denny JA

selalu.id - Majunya Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dalam kontestasi Pemilu 2024 yang diorkestrasi NasDem, harapannya, sosok Muhaimin bisa membawa suara warga NU untuk memilih Anies Baswedan.

Lantas apakah suara warga NU dengan gerbong PKB-nya mampu membawa dukungan untuk mendukung Anies ?. Berdasarkan data yang disampaikan Denny JA, pemilih NU yang memilih PKB jumlahnya tidak signifikan. Bahkan jumlahnya kalah jauh dengan PDI Perjuangan.

"Dengan dideklarasikannya Muhaimin sebagai cawapres Anies Baswedan, muncul pertanyaan berapa jumlah suara NU yang bisa dibawa Muhaimin untuk mendukung Anies pada capres 2024 mendatang?" kata Denny JA, dalam unggahannya di media sosial miliknya.

Menjawab pertanyaan itu, Denny JA lantas menjabarkan data survei pada Agustus 2023. Hasilnya, pemilih NU menyebar ke banyak partai. Tidak hanya ke PKB, tapi ke banyak partai. Bahkan PKB tidak menjadi partai favorit pilihan Nahdliyin.

Pemilih NU yang ke PKB hanya 11,6 persen. Jumlah ini sedikit di atas Partai Golkar, dimana mendapat suntikan pemilih NU sebanyak 11,2 persen.

Jumlah pemilih NU ke PKB ini, jauh lebih banyak yang memilih PDI Perjuangan yang mencapai 21,9 persen. Lalu disusul Partai Gerindra sebanyak 13,6 persen.

"Jadi pemilih NU paling banyak justru memilih PDI Perjuangan, lalu Partai Gerindra baru ke PKB dan disusul Partai Golkar," ungkap Pendiri LSI Denny JA ini.

Kenapa PKB tidak menjadi favorit pemilih NU? Denny mengatakan, hal ini tidak terlepas dari sejarah panjang perjalanan PKB. Dimana Muhaimin terlibat konflik dan membuat kecewa legenda besar PKB yang memiliki legenda besar yakni Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Konflik dan kekecewaan ini, lanjut Denny JA, hingga sekarang riwayatnya masih terus dihembuskan. Bahkan putri Gus Dur, Yenny Wahid secara terbuka menyatakan oposisinya pada Muhaimin.

"Itu sebabnya mengapa pemilih NU tidak menjadikan PKB sebagai partai utama. Tentu saja, tetap ada sebagian kecil warga NU yang bisa dibawa Muhaimin untuk mendukung Anies. Tapi jangan lupa juga, ada pemilih Partai Demokrat yang secara signifikan memilih pergi dari Anies, setelah Demokrat mencabut dukungannya," tandasnya.

Baca Juga: Setelah Voting, Pemilihan Ketum PBNU Berubah ke Mekanisme AHWA

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.