Kamis, 23 Jul 2026 11:49 WIB

RPH Surabaya Temukan Daging Gelonggongan dari Lapak Pedagang, Ini Cirinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Agu 2023 18:23 WIB
Ilustrasi daging sapi
Ilustrasi daging sapi

selalu.id - Pemkot Surabaya melakukan uji laboratorium sampel daging di salah satu stand pedagang yang diduga gelonggongan. Sampel itu diambil saat Rumah Pemotongan Hewan (RPH) melakukan sidak atau monitoring di kawasan Jalan Pegirian.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, drh Sunarno Aristono menyebut hasil uji lab tersebut terbukti daging gelonggongan

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Hal itu diketahui setelah terbitnya hasil uji laboratorium terkait kandungan kadar air yang dilakukan oleh DKPP setempat.

"Hasil laboratorium sampel daging yang kami ambil kemarin memang menunjukkan kadar air lebih dari 80 persen, indikasi gelonggongan," kata Aris, kepada Selalu.id, Kamis (31/8/2023)

Aris menjelaskan, pihaknya juga melakukan
satu sampel dari lapak lainnya, namun dinyatakan tidak terindikasi daging gelonggong. Sebab, kandungan kadar airnya masih dalam batas wajar, yakni sebesar 70 persen.

"Daging yang kualitasnya bagus itu kadar airnya sekitar 60-70 persen, kalau lebih sampai 80 persen atau lebih terindikasi gelonggong," ujarnya. 

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Kata dia, daging gelonggong mampu menyebabkan gangguan kesehatan, karena sifatnya yang lebih cepat busuk.

"Kadar air yang banyak mudah membuat daging jadi busuk, sehingga ada bakteri ecolli, salmonella dan bisa menyebabkan diare," ucapnya.

Sebelumnya, DKPP Kota Surabaya bersama petugas RPH, TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan pengawasan di sekitaran Jalan Pegirian dan Arimbi untuk mencegah masuk peredaran daging gelonggong, pada Selasa (30/8/2023) dini hari.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Kemudian saat berkeliling, petugas mendapati adanya daging yang menunjukkan ciri-ciri daging gelonggong, yakni terlihat basah dan muncul tetesan air yang bercampur dengan darah. Kemudian, tekstur daging lunak.

Melihat temuan itu, tim dari DKPP setempat langsung membawa daging tersebut untuk dilakukan pengujian sampel. Pengujian yang dilakukan, yakni untuk mengetahui kadar air di dalam daging tersebut.

DKPP juga mengambil sampel daging dengan kualitas bagus untuk dijadikan perbandingan kadar airnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.