Jumat, 04 Sep 2026 17:53 WIB

KPU Surabaya Umumkan DCS, 41 Bacaleg dari 5 Parpol Tak Penuhi Syarat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Agu 2023 19:03 WIB
Kantor KPU Surabaya
Kantor KPU Surabaya

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mencatat sebanyak 800 dari 841 Daftar Calon Sementara (DCS) Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang lolos dan memenuhi syarat dari seleksi perlengkapan dokumen Bakal Calon Anggota DPRD (BCAD) dari 18 Partai Politik (Parpol).

Artinya, dari 841 Bacaleg yang mengajukan persyaratan dokumen itu. Sebanyak 41 yang Tidak Menenuhi Syarat (TMS).

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno mengatakan bahwa ada penyusutan jumlah untuk Bacaleg dalam pengajuan persyaratan BCAD.

"Dibanding pengajuan dokumen persyaratan BCAD mulai tanggal 1-14 mei 2023. Dengan pengumuman DCS 19 Agustus 2023 kemarin memang ada penyusutan,"kata Nano, sapaan akrabnya saat dihubungi selalu.id, Minggu (20/8/2023).

Nano mengatakan, penyusutan jumlah Bacaleg dari seleksi pengajuan syarat dokumen itu disebakan karena ada Bacaleg yang statusnya Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ia menyebut hanya ada 13 Parpol yang Bacalegnya semua lolos jadi DCS.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"BCAD yang statusnya TMS ada di beberapa parpol,"ujarnya.

Dari total 41 Bacaleg gagal lolos DCS, kata Nano bahwa penyusutan itu terjadi ada di lima Parpol. Tetapi, dirinya enggan menyebutkan partai mana saja yang Bacalegnya TMS.

"Penyusutan itu ada 5 parpol, tapi jumlah itu ranah politik. Bacaleg yang mundur ini ada juga yang karena memang mundur dari prores pencalegkan, sehingga tidak dapat penggantinya,"jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hal itu disebabkan, lanjutnya, karena Bacaleg mereka tidak kunjung melengkapi syarat dokumen dengan batas yang telah ditentukan.

"Kenapa susut jumlah dan berkurang. Dipicu juga karena tidak kunjung melengkapi dokumen syarat pencalonan hingga batas waktu berakhir. Artinya TMS, mau tidak mau (tidak lolos DCS),"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.