Jumat, 05 Jun 2026 06:39 WIB

KPU Surabaya Umumkan DCS, 41 Bacaleg dari 5 Parpol Tak Penuhi Syarat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Agu 2023 19:03 WIB
Kantor KPU Surabaya
Kantor KPU Surabaya

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mencatat sebanyak 800 dari 841 Daftar Calon Sementara (DCS) Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang lolos dan memenuhi syarat dari seleksi perlengkapan dokumen Bakal Calon Anggota DPRD (BCAD) dari 18 Partai Politik (Parpol).

Artinya, dari 841 Bacaleg yang mengajukan persyaratan dokumen itu. Sebanyak 41 yang Tidak Menenuhi Syarat (TMS).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno mengatakan bahwa ada penyusutan jumlah untuk Bacaleg dalam pengajuan persyaratan BCAD.

"Dibanding pengajuan dokumen persyaratan BCAD mulai tanggal 1-14 mei 2023. Dengan pengumuman DCS 19 Agustus 2023 kemarin memang ada penyusutan,"kata Nano, sapaan akrabnya saat dihubungi selalu.id, Minggu (20/8/2023).

Nano mengatakan, penyusutan jumlah Bacaleg dari seleksi pengajuan syarat dokumen itu disebakan karena ada Bacaleg yang statusnya Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Ia menyebut hanya ada 13 Parpol yang Bacalegnya semua lolos jadi DCS.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"BCAD yang statusnya TMS ada di beberapa parpol,"ujarnya.

Dari total 41 Bacaleg gagal lolos DCS, kata Nano bahwa penyusutan itu terjadi ada di lima Parpol. Tetapi, dirinya enggan menyebutkan partai mana saja yang Bacalegnya TMS.

"Penyusutan itu ada 5 parpol, tapi jumlah itu ranah politik. Bacaleg yang mundur ini ada juga yang karena memang mundur dari prores pencalegkan, sehingga tidak dapat penggantinya,"jelasnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Hal itu disebabkan, lanjutnya, karena Bacaleg mereka tidak kunjung melengkapi syarat dokumen dengan batas yang telah ditentukan.

"Kenapa susut jumlah dan berkurang. Dipicu juga karena tidak kunjung melengkapi dokumen syarat pencalonan hingga batas waktu berakhir. Artinya TMS, mau tidak mau (tidak lolos DCS),"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.