Kamis, 17 Sep 2026 19:19 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, Wali Kota Eri Kobarkan Semangat Mengentas Kemiskinan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Agu 2023 12:34 WIB
Upacara Hari Kemerdekaan di Balai Kota Surabaya
Upacara Hari Kemerdekaan di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menyambut Hari Kemerdekaan HUT Republik Indonesia ke 78 dengan menggelar Upacara di Halaman Taman Surya, Balai Kota, Kamis (17/8/2023).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai Pemimpin Upacara menyambut baik para undangan, khususnya paskibraka dan paduan suara yang meriahkan Momen Upacara HUT RI ke 78.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

"Upacara 17 Agustus ini paskibranya diberi kelancaran dan sangat luar biasa dan setelah upacara, tadi paduan suaranya juga sangat luar biasa. Setelah itu ada kolaborasi tampilan yang sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat Kota Surabaya adalah semangat kekeluargaan,"ungkap, Eri usai Upacara HUT RI di Balai Kota, Kamis (17/8/2023).

Wali Kota Eri mengatakan bahwa tantangan mengisi kemerdekaan bagi Surabaya adalah mengetas kemiskinan.

"Kita sampaikan kalimat buat arek-arek Suroboyo rapatkan barisan, kita harus berani menghadapi tantangan dan ancaman yang datangnya dari bisa dari daerah lain, negara lain, wilayah lain, itu yang harus dipertahankan kesatuan kita untuk membentuk nusantara yang sejahtera,"tegasnya.

Baca Juga: Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

"Jadi arek-arek Suroboyo ini mengentas kemerdekaan dari kemiskinan mengentas dari kebodohan dan pengangguran. Ini maknanya kemerdekaan,"lanjutnya.

Tak hanya itu, Eri menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya telah meresmikan semua Balai RW untuk kemakmuran masyarakat dengan diisi berbagai kegiatan yang bermanfaat, salah satunya digelar sekolah orang tua hebat.

"Saya kemarin meresmikan semua Balai RW bukan untuk bangunannya tapi meresmikan Balai RW ini digunakan Jangan pernah sepi. Balai RW ini digunakan untuk sekolah orang tua hebat, untuk pusat pendidikan keluarga, sinau bareng, ngaji bareng,"jelasnya.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Dengan begitu, adanya balai RW ini juga untuk generasi bangsa terutama anak-anak maupun orang dewasa agar tahu guyub rukun dan saling menghormati.

"Sehingga tidak ada lagi yang namanya kekerasan, tawuran. Karena kita menghidupkan Balai RW. Oleh karena itu semangat 17 Agustus memerdekakan kita semua dari belenggu kegiatan yang bersifat negatif,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.