Selasa, 20 Okt 2026 03:42 WIB

Gubernur Khofifah Ultah, Polisi Kena Getah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 22 Mei 2021 14:42 WIB
Suasana ulang tahun Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi. Foto: screenshot video
Suasana ulang tahun Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi. Foto: screenshot video

Surabaya (selalu.id) - Nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak terus menjadi sorotan masyarakat melalui media sosial. Hal ini dampak dari digelarnya acara ulang tahun Khofifah dan Emil di Gedung Negara Grahadi pada Rabu (19/5/2021) malam. Keduanya dianggap tidak berempati kepada masyarakat yang terkena imbas dari aturan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Tidak hanya cemoohan, celotehan warganet menjurus kepada hujatan-hujatan kasar yang menganggap pimpinan Jawa Timur tersebut seakan tidak peduli dengan penderitaan warganya akibat pandemi Covid-19.

Video pesta ulang tahun atau syukuran di Gedung Negara Grahadi yang menampilkan kerumunan tersebut terus dibagikan di berbagai grup - grup media sosial (Facebook) berbagai kota di Jawa Timur. Komentar yang muncul pun beragam dengan nafas yang seirama yakni hujatan.

Dalam hal ini, Gubernur Khofifah dianggap sebagai pemimpin yang tidak memikirkan nasib warganya dengan digelarnya pesta ulang tahun di gedung milik negara tersebut. Sementara warga harus menghadapi berbagai aturan protokol kesehatan Covid-19 , seperti pelarangan mudik, aturan jam buka untuk tempat usaha, aturan kerumunan dan masih banyak lagi.

Polisi Kena Getah

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Beberapa postingan juga menyandingkan acara pesta ulang tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim dengan pembubaran acara wisuda yang terjadi di Mojokerto oleh aparat kepolisian beberapa waktu lalu. Postingan yang diunggah di medsos suara Surabaya dan diteruskan di grup Facebook Jaringan Informasi Tuban mempertontonkan dua suasana yang berbeda. Acara ulang tahun di Grahadi mempertontonkan kemeriahan dengan kerumunan orang tanpa aturan jaga jarak. Sedangkan pembubaran memperlihatkan suasana miris, terlihat petugas kepolisian menghentikan acara yang sedang berlangsung dan membubarkan peserta wisuda. Hal ini memicu polemik di masyarakat yang menganggap bahawa polisi hanya berani membubarkan kegiatan-kegiatan masyarakat meskipun penting dan tutup mata dengan kegiatan pejabat meskipun hanya sebatas pesta ulang tahun. Aparat penegak hukum dalam hal ini polisi dianggap hanya tajam kebawah dan tumpul ke atas.

Melihat dari komentar-komentar postingan ulang tahun Gubernur dan Wakil, sepertinya masyarakat sudah kehilangan kepercayaan kepada dua pimpinan Provinsi Jatim tersebut. Mereka menyoroti dua hal, pertama digelarnya acara ulang tahun dengan menghadirkan musisi ibukota ditengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan warga memutar otak untuk mengais rezeki dan kedua lokasi acara ulang tahun yang diselenggarakan di gedung milik negara dengan kerumunan orang tanpa jarak. Hal ini menjadi preseden buruk bagi dia pimpinan yang telah dipilih langsung oleh warga Jawa Timur pada perhelatan Pilgub Jatim 2018 lalu.

Ulang tahun Gubernur Khofifah yang ke-56 jatuh pada hari Rabu (19/5/2021), terpaut sehari dengan ulang tahun Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak yang ke-37. Perayaan di Gedung Negara Grahadi tampak meriah dengan dihadiri beberapa kolega dan pejabat dan menampilkan musisi Katon Bagaskara. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).