Rabu, 22 Jul 2026 00:29 WIB

SMP di Surabaya Hanya Dapat Satu Murid, Koordinator Kepala Sekolah Swasta Desak Audiensi Wali Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Jul 2023 15:21 WIB
SMP Tenggilis Jaya hanya terisi 1 murid
SMP Tenggilis Jaya hanya terisi 1 murid

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya meminta kepada calon siswa baru yang belum mendapatkan pagu di sekolah negeri untuk langsung mendaftar ke sekolah swasta.

"Ini kan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah selesai. Kami imbau orang tua kalau anaknya belum dapat sekolah jangan menunggu. Langsung ke (sekolah) swasta," kata Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruf, kepada selalu.id, Selasa (18/7/2023).

Hal ini juga agar terjadi pemerataan peserta didik baru baik di sekolah negeri maupun swasta, agar kejadian seperti di salah satu sekolah swasta yakni SMP Tenggilis Jaya yang hanya mendapatkan satu murid baru.

Sebelumnya, sekolah tersebut mempunyai dua murid, namun salah satu mengundurkan diri tepat di hari kedua MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) hari ini, Selasa (18/7/2023). Dan juga pada hari ini satu murid lainnya yang terisa harus izin karena sakit. Sehingga MPLS hari kedua kelas 7 tidak ada kegiatan atau kosong.

Yusuf menengaskan pihaknya sudah menyampaikan bahwa pagu Sekolah PPDB atau jumlah maksimum siswa yang diterima sudah sesuai standar yang tentukan.

"Maksimal 11 rombel SD, SMP. Yang SD per rombel (rombongan belajar) 28. Sedangkan SMP 32 rombel," jelasnya.

Sementara Koordinator Musyrawah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Surabaya Erwin Darmogo mengatakan Dispendik harus melakukan evaluasi terkait PPBD 2023 sekaligus meminta Wali Kota untuk memperlakukan pemerataan sekolah negeri dan swasta.

"Kami nunggu komitmen Wali Kota kalau PPDB negeri ditutup ya jangan ada lagi pendaftaran lewat jalur yang diluar ketentuan. Sepertu jalur khusus titipan itu kan ndak ada di ketentuan. Ini ndak bisa lama-lama harus segera audiensi paling tidak satu minggu atau setelah MPLS selesai kita masih liat evaluasi 1-2 hari kedepan," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Gagal Masuk Sekolah Negeri? Pemkot Surabaya Siapkan Jalur Swasta Berkualitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.