Rabu, 21 Okt 2026 03:19 WIB

Dikira Hendak Culik Anak di Pakuwon Mal Surabaya, Pria Berkebutuhan Khusus Dianiaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jul 2023 15:44 WIB
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak

selalu.id - Beredar video di media sosial seorang yang diduga melakukan penculikan anak di Pakuwon Mall Surabaya.

Dalam video yang diunggah di story Instagram oleh salah satu warganet itu tampak seorang berkaos biru dan bercelana pendek hitam diduga menculik salah seorang anak pengunjung mal.

"Katane ini mau nyuri anak kecil. Kejadian di Pakuwon Mall barusan. Duh cek seremnya (begitu seramnya, red) untung ya anak mu @chintianatalia," tulis caption video tersebut.

Sementara Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengklarifikasi kejadian tersebut bahwa sebenarnya laki-laki berkaos biru yang diduga menculik itu merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengidap autisme.

"Bukan penculikan tepatnya orang agak kebutuhan khusus gitu, dia anak autis," kata Sutandi saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/7/2023).

Sutandi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (4/7/2023) lalu, di lantai 2M depan Marketing Gallery Pakuwon Mall. Saat itu, sang anak yang hendak diculik itu sedang bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Sedangkan ibunya sedang ke toilet dan ayahnya menunggu di luar toilet. Lalu, tiba-tiba pria berkaus biru itu berlari mengejar dan memeluk anak tersebut dan membawanya lari.

"Pada saat putrinya bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Tiba-tiba berteriak minta tolong dan memanggil papanya. Lalu, papanya berlari mendatangi putrinya dan diketahui putrinya digendong oleh ABK itu sambil berlari," jelas Sutandi.

Orang tua anak itu langsung memukul pria berkaus biru tersebut agar mau melepaskan putrinya dari gendongannya.

"Mengetahui kejadian tersebut kemudian security merapat untuk melerai kedua pihak.Selanjutnya ke dua pihak di bawa ke posko security untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Lebih lanjut Sutandi menambahkan saat di bawa ke posko security, ternyata memang benar pria berkaus biru itu menggendong paksa anak itu dan membawanya lari. Namun, ternyata hal tersebut terjadi diluar kendali karena telah dikonfirmasi bahwa pria tersebut adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang saat itu tengah mengalami ledakan ekspresi.

"Sudah kordinasi orang tua yang diduga menculik anak itu dan guru home schoolingnya bahwa benar yang bersangkutan adalah Anak Berkebutuhan Khusus dengan spektrum gangguan autisme," terangnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Kapal Tongkang Kandas di Periaran Gili Iyang Sumenep, Minyak Tumpah Cemari Laut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.