Sabtu, 05 Sep 2026 19:06 WIB

Dikira Hendak Culik Anak di Pakuwon Mal Surabaya, Pria Berkebutuhan Khusus Dianiaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jul 2023 15:44 WIB
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak

selalu.id - Beredar video di media sosial seorang yang diduga melakukan penculikan anak di Pakuwon Mall Surabaya.

Dalam video yang diunggah di story Instagram oleh salah satu warganet itu tampak seorang berkaos biru dan bercelana pendek hitam diduga menculik salah seorang anak pengunjung mal.

"Katane ini mau nyuri anak kecil. Kejadian di Pakuwon Mall barusan. Duh cek seremnya (begitu seramnya, red) untung ya anak mu @chintianatalia," tulis caption video tersebut.

Sementara Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengklarifikasi kejadian tersebut bahwa sebenarnya laki-laki berkaos biru yang diduga menculik itu merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengidap autisme.

"Bukan penculikan tepatnya orang agak kebutuhan khusus gitu, dia anak autis," kata Sutandi saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/7/2023).

Sutandi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (4/7/2023) lalu, di lantai 2M depan Marketing Gallery Pakuwon Mall. Saat itu, sang anak yang hendak diculik itu sedang bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Sedangkan ibunya sedang ke toilet dan ayahnya menunggu di luar toilet. Lalu, tiba-tiba pria berkaus biru itu berlari mengejar dan memeluk anak tersebut dan membawanya lari.

"Pada saat putrinya bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Tiba-tiba berteriak minta tolong dan memanggil papanya. Lalu, papanya berlari mendatangi putrinya dan diketahui putrinya digendong oleh ABK itu sambil berlari," jelas Sutandi.

Orang tua anak itu langsung memukul pria berkaus biru tersebut agar mau melepaskan putrinya dari gendongannya.

"Mengetahui kejadian tersebut kemudian security merapat untuk melerai kedua pihak.Selanjutnya ke dua pihak di bawa ke posko security untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Lebih lanjut Sutandi menambahkan saat di bawa ke posko security, ternyata memang benar pria berkaus biru itu menggendong paksa anak itu dan membawanya lari. Namun, ternyata hal tersebut terjadi diluar kendali karena telah dikonfirmasi bahwa pria tersebut adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang saat itu tengah mengalami ledakan ekspresi.

"Sudah kordinasi orang tua yang diduga menculik anak itu dan guru home schoolingnya bahwa benar yang bersangkutan adalah Anak Berkebutuhan Khusus dengan spektrum gangguan autisme," terangnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sentil Mal PTC Soal Es Krim Beralkohol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.