Kamis, 04 Jun 2026 10:24 WIB

Dikira Hendak Culik Anak di Pakuwon Mal Surabaya, Pria Berkebutuhan Khusus Dianiaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jul 2023 15:44 WIB
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak

selalu.id - Beredar video di media sosial seorang yang diduga melakukan penculikan anak di Pakuwon Mall Surabaya.

Dalam video yang diunggah di story Instagram oleh salah satu warganet itu tampak seorang berkaos biru dan bercelana pendek hitam diduga menculik salah seorang anak pengunjung mal.

"Katane ini mau nyuri anak kecil. Kejadian di Pakuwon Mall barusan. Duh cek seremnya (begitu seramnya, red) untung ya anak mu @chintianatalia," tulis caption video tersebut.

Sementara Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengklarifikasi kejadian tersebut bahwa sebenarnya laki-laki berkaos biru yang diduga menculik itu merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengidap autisme.

"Bukan penculikan tepatnya orang agak kebutuhan khusus gitu, dia anak autis," kata Sutandi saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/7/2023).

Sutandi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (4/7/2023) lalu, di lantai 2M depan Marketing Gallery Pakuwon Mall. Saat itu, sang anak yang hendak diculik itu sedang bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Sedangkan ibunya sedang ke toilet dan ayahnya menunggu di luar toilet. Lalu, tiba-tiba pria berkaus biru itu berlari mengejar dan memeluk anak tersebut dan membawanya lari.

"Pada saat putrinya bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Tiba-tiba berteriak minta tolong dan memanggil papanya. Lalu, papanya berlari mendatangi putrinya dan diketahui putrinya digendong oleh ABK itu sambil berlari," jelas Sutandi.

Orang tua anak itu langsung memukul pria berkaus biru tersebut agar mau melepaskan putrinya dari gendongannya.

"Mengetahui kejadian tersebut kemudian security merapat untuk melerai kedua pihak.Selanjutnya ke dua pihak di bawa ke posko security untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Lebih lanjut Sutandi menambahkan saat di bawa ke posko security, ternyata memang benar pria berkaus biru itu menggendong paksa anak itu dan membawanya lari. Namun, ternyata hal tersebut terjadi diluar kendali karena telah dikonfirmasi bahwa pria tersebut adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang saat itu tengah mengalami ledakan ekspresi.

"Sudah kordinasi orang tua yang diduga menculik anak itu dan guru home schoolingnya bahwa benar yang bersangkutan adalah Anak Berkebutuhan Khusus dengan spektrum gangguan autisme," terangnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sentil Mal PTC Soal Es Krim Beralkohol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.