Rabu, 22 Jul 2026 15:55 WIB

Dikira Hendak Culik Anak di Pakuwon Mal Surabaya, Pria Berkebutuhan Khusus Dianiaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jul 2023 15:44 WIB
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak
Pria berkebutuhan khusus dianiaya karena diduga menculik anak

selalu.id - Beredar video di media sosial seorang yang diduga melakukan penculikan anak di Pakuwon Mall Surabaya.

Dalam video yang diunggah di story Instagram oleh salah satu warganet itu tampak seorang berkaos biru dan bercelana pendek hitam diduga menculik salah seorang anak pengunjung mal.

"Katane ini mau nyuri anak kecil. Kejadian di Pakuwon Mall barusan. Duh cek seremnya (begitu seramnya, red) untung ya anak mu @chintianatalia," tulis caption video tersebut.

Sementara Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi mengklarifikasi kejadian tersebut bahwa sebenarnya laki-laki berkaos biru yang diduga menculik itu merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengidap autisme.

"Bukan penculikan tepatnya orang agak kebutuhan khusus gitu, dia anak autis," kata Sutandi saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/7/2023).

Sutandi menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (4/7/2023) lalu, di lantai 2M depan Marketing Gallery Pakuwon Mall. Saat itu, sang anak yang hendak diculik itu sedang bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Sedangkan ibunya sedang ke toilet dan ayahnya menunggu di luar toilet. Lalu, tiba-tiba pria berkaus biru itu berlari mengejar dan memeluk anak tersebut dan membawanya lari.

"Pada saat putrinya bermain di koridor TO 13 lantai 2M. Tiba-tiba berteriak minta tolong dan memanggil papanya. Lalu, papanya berlari mendatangi putrinya dan diketahui putrinya digendong oleh ABK itu sambil berlari," jelas Sutandi.

Orang tua anak itu langsung memukul pria berkaus biru tersebut agar mau melepaskan putrinya dari gendongannya.

"Mengetahui kejadian tersebut kemudian security merapat untuk melerai kedua pihak.Selanjutnya ke dua pihak di bawa ke posko security untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Lebih lanjut Sutandi menambahkan saat di bawa ke posko security, ternyata memang benar pria berkaus biru itu menggendong paksa anak itu dan membawanya lari. Namun, ternyata hal tersebut terjadi diluar kendali karena telah dikonfirmasi bahwa pria tersebut adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang saat itu tengah mengalami ledakan ekspresi.

"Sudah kordinasi orang tua yang diduga menculik anak itu dan guru home schoolingnya bahwa benar yang bersangkutan adalah Anak Berkebutuhan Khusus dengan spektrum gangguan autisme," terangnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sentil Mal PTC Soal Es Krim Beralkohol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.