• Loadingselalu.id
  • Loading

Rabu, 04 Okt 2023 14:35 WIB

19 Warga Keracunan Olahan Daging Kurban Masih Dirawat, Dinkes Surabaya: Tunggu Hasil Lab

Warga Tanah Kalikedinding yang masih dirawat hingga hari ini

Warga Tanah Kalikedinding yang masih dirawat hingga hari ini

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya masih menunggu hasil laboratorium makanan olahan daging kurban yang diduga penyebabkan keracunan 71 warga Tanah Kali Kedinding pada Jumat (30/6/2023) lalu.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina memastikan pihaknya sampai saat ini masih menunggu hasil lab dari BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya.

Nanik mengakui bahwa sudah mengirimkan sejumlah sampel kepada BBLK, mulai dari hasil olahan makanan hingga muntahan korban dan dahaknya.

“Nah, untuk hasilnya masih kita tunggu dari BBLK. Seharusnya, Hasilnya 3 harian ini, krn harus ada pemeriksaan kimia sama mikrobiologi," kata Nanik, kepada selalu.id

Dinkes Surabaya mencatat sebanyak 71 korban yang terkena kini sudah tersisa 19 pasien yang sampai saat ini masih menjalani rawat inap. Mereka menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di Kota Surabaya.

Setelah dilakukan perawatan, sejumlah pasien yang sudah dipastikan membaik oleh tim dokter, langsung diperbolehkan pulang. Berdasarkan data dari Dinkes Surabaya perhari ini, pukul 12.00 WIB, total pasien yang masih menjalani rawat inap sudah tersisa 19 pasien dari yang awalnya 44 pasien.

“19 pasien ini dirawat inap di Rumah Sakit Unair 9 pasien, di RSUD Dr. Moh. Soewandhie 4 pasien, RS Mitra Kenjeran 4 pasien, dan RSU Haji 2 pasien,” tegasnya.

Sedangkan 27 pasien yang sejak awal menjalani rawat jalan, hingga saat ini sudah dinyatakan tidak ada keluhan dan sudah dinyatakan sembuh atau sehat. Oleh karena itu, Nanik memastikan bahwa dari total 71 korban, kini sudah tersisa 19 pasien yang masih dirawat jalan di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

"Mereka terus mendapatkan perawatan intensif hingga saat ini. Namun, kondisinya sudah mulai membaik dan sudah banyak yang pulang,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Polisi Surabaya Selidiki Kasus Keracunan Massal Olahan Daging Kurban

Editor : Ading