Senin, 20 Jul 2026 11:53 WIB

Dinkes Surabaya Uji Lab Olahan Daging Kurban yang Sebabkan Keracunan Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Jul 2023 19:07 WIB
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya melakukan pemeriksaan uji laboratorium olahan daging kurban yang membuat 71 warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, keracunan, pada Kamis (29/6/2023).

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa puskesmas Kali Kedinding telah mengirimkan sampel makanan olahan daging kurban yang diduga menyebakan keracunan.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Kata dia, sampel tersebut dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Dengan kronologi kasus keracunan makanan sesuai hasil investigasi lapangan pada 1 Juli 2023 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nanik menyampaikan, ada beberapa olahan daging kurban yang diperiksa di laboratorium yakni sate, gule, krengsengan, dan air. Namun, saat ini hasilnya masih belum keluar.

"Hasil laboratorium belum keluar," kata Nanik, saat dihubungi selalu.id, Minggu (2/7/2023).

Tak hanya itu, Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, hari ini, juga membuka posko penanganan lanjutan di wilayah tersebut.

Bahkan warga setempat juga mendirikan posko di sekitar wilayah RT 12 pada salah satu rumah warga, yang mulai beroperasi pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Petugas Puskesmas akan terus menyisir kembali, apakah ada yang mempunyai keluhan serupa, sekaligus melakukan pemantauan pengobatan bagi pasien yang rawat jalan (di rumah) sesuai hasil penyisiran pasien pada 1 Juli 2023," tuturnya.

Lebih lanjut Nanik menyampaikan, total sebanyak 71 orang mengalami keracunan usai kegiatan makan bersama di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Seruni II, RT 12 RW 10, pada pukul 19.00 WIB.

Dari total 71 orang yang terkena, 22 diantaranya dengan gejala ringan dan diobati oleh Puskesmas di masing-masing rumah pasien.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Selanjutnya, 23 pasien yang melakukan berobat jalan di Faskes (fasilitas kesehatan) selain Puskesmas Tanah Kali Kedinding, mendapatkan pemantauan intensif oleh Puskesmas.

Kemudian, 14 pasien dengan kondisi sudah stabil dilakukan rawat inap di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya.

"Selain itu, 12 pasien lainnya dirujuk ke rumah sakit dan Puskesmas Ranap (rawat inap) terdekat di sekitar wilayah Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya. Di antaranya, 3 pasien dirawat di RS Unair, 4 pasien dirawat di RSUD Dr. Soewandhie, dan 1 pasien dirawat di RS Mitra Keluarga Kenjeran. Serta, 3 pasien di rawat di Puskesmas Bulak Banteng, dan 1 orang pasien lainnya dirawat di Puskesmas Sidotopo Wetan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.