Senin, 19 Okt 2026 17:08 WIB

Dinkes Surabaya Uji Lab Olahan Daging Kurban yang Sebabkan Keracunan Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Jul 2023 19:07 WIB
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya melakukan pemeriksaan uji laboratorium olahan daging kurban yang membuat 71 warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, keracunan, pada Kamis (29/6/2023).

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa puskesmas Kali Kedinding telah mengirimkan sampel makanan olahan daging kurban yang diduga menyebakan keracunan.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Kata dia, sampel tersebut dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Dengan kronologi kasus keracunan makanan sesuai hasil investigasi lapangan pada 1 Juli 2023 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nanik menyampaikan, ada beberapa olahan daging kurban yang diperiksa di laboratorium yakni sate, gule, krengsengan, dan air. Namun, saat ini hasilnya masih belum keluar.

"Hasil laboratorium belum keluar," kata Nanik, saat dihubungi selalu.id, Minggu (2/7/2023).

Tak hanya itu, Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, hari ini, juga membuka posko penanganan lanjutan di wilayah tersebut.

Bahkan warga setempat juga mendirikan posko di sekitar wilayah RT 12 pada salah satu rumah warga, yang mulai beroperasi pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

"Petugas Puskesmas akan terus menyisir kembali, apakah ada yang mempunyai keluhan serupa, sekaligus melakukan pemantauan pengobatan bagi pasien yang rawat jalan (di rumah) sesuai hasil penyisiran pasien pada 1 Juli 2023," tuturnya.

Lebih lanjut Nanik menyampaikan, total sebanyak 71 orang mengalami keracunan usai kegiatan makan bersama di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Seruni II, RT 12 RW 10, pada pukul 19.00 WIB.

Dari total 71 orang yang terkena, 22 diantaranya dengan gejala ringan dan diobati oleh Puskesmas di masing-masing rumah pasien.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Selanjutnya, 23 pasien yang melakukan berobat jalan di Faskes (fasilitas kesehatan) selain Puskesmas Tanah Kali Kedinding, mendapatkan pemantauan intensif oleh Puskesmas.

Kemudian, 14 pasien dengan kondisi sudah stabil dilakukan rawat inap di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya.

"Selain itu, 12 pasien lainnya dirujuk ke rumah sakit dan Puskesmas Ranap (rawat inap) terdekat di sekitar wilayah Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya. Di antaranya, 3 pasien dirawat di RS Unair, 4 pasien dirawat di RSUD Dr. Soewandhie, dan 1 pasien dirawat di RS Mitra Keluarga Kenjeran. Serta, 3 pasien di rawat di Puskesmas Bulak Banteng, dan 1 orang pasien lainnya dirawat di Puskesmas Sidotopo Wetan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.