Senin, 02 Feb 2026 06:19 WIB

Dinkes Surabaya Uji Lab Olahan Daging Kurban yang Sebabkan Keracunan Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Jul 2023 19:07 WIB
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding
Suasana di Puskesmas Kali Kedinding

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya melakukan pemeriksaan uji laboratorium olahan daging kurban yang membuat 71 warga Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, keracunan, pada Kamis (29/6/2023).

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa puskesmas Kali Kedinding telah mengirimkan sampel makanan olahan daging kurban yang diduga menyebakan keracunan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kata dia, sampel tersebut dikirimkan ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Dengan kronologi kasus keracunan makanan sesuai hasil investigasi lapangan pada 1 Juli 2023 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nanik menyampaikan, ada beberapa olahan daging kurban yang diperiksa di laboratorium yakni sate, gule, krengsengan, dan air. Namun, saat ini hasilnya masih belum keluar.

"Hasil laboratorium belum keluar," kata Nanik, saat dihubungi selalu.id, Minggu (2/7/2023).

Tak hanya itu, Puskesmas Kali Kedinding Surabaya, hari ini, juga membuka posko penanganan lanjutan di wilayah tersebut.

Bahkan warga setempat juga mendirikan posko di sekitar wilayah RT 12 pada salah satu rumah warga, yang mulai beroperasi pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Petugas Puskesmas akan terus menyisir kembali, apakah ada yang mempunyai keluhan serupa, sekaligus melakukan pemantauan pengobatan bagi pasien yang rawat jalan (di rumah) sesuai hasil penyisiran pasien pada 1 Juli 2023," tuturnya.

Lebih lanjut Nanik menyampaikan, total sebanyak 71 orang mengalami keracunan usai kegiatan makan bersama di Jalan Kalilom Lor Indah Gang Seruni II, RT 12 RW 10, pada pukul 19.00 WIB.

Dari total 71 orang yang terkena, 22 diantaranya dengan gejala ringan dan diobati oleh Puskesmas di masing-masing rumah pasien.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Selanjutnya, 23 pasien yang melakukan berobat jalan di Faskes (fasilitas kesehatan) selain Puskesmas Tanah Kali Kedinding, mendapatkan pemantauan intensif oleh Puskesmas.

Kemudian, 14 pasien dengan kondisi sudah stabil dilakukan rawat inap di Puskesmas Kali Kedinding Surabaya.

"Selain itu, 12 pasien lainnya dirujuk ke rumah sakit dan Puskesmas Ranap (rawat inap) terdekat di sekitar wilayah Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya. Di antaranya, 3 pasien dirawat di RS Unair, 4 pasien dirawat di RSUD Dr. Soewandhie, dan 1 pasien dirawat di RS Mitra Keluarga Kenjeran. Serta, 3 pasien di rawat di Puskesmas Bulak Banteng, dan 1 orang pasien lainnya dirawat di Puskesmas Sidotopo Wetan," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.