Rabu, 22 Jul 2026 00:30 WIB

Wali Kota Eri Sebut Kasus Kekerasan Anak di Surabaya Masih Wajar: Jumlahnya Sedikit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Mei 2023 13:49 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Belakangan santer diberitakan seorang siswi SMP di Surabaya meninggal karena dibunuh dan diperkosa oleh teman dan mantan pacarnya sendiri.

Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Kota Pahlawan masih dalam tahap yang wajar. Bahkan, Eri mengatakan melalui data Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) kasus kekerasan tersebut berjumlah sedikit.

"Kalau yang disampaikan PPA tetap wajar dan jumlahnya sedikit," kata Eri, Jumat (19/5/2023).

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat


Eri menegaskan kasus kekerasan yang melibatkan anak tidak menjadi representasi kondisi anak di Kota Surabaya.

"Jumlahnya sedikit ya tidak bisa ketika ada kejadian satu, dua (kasus) menggebyok uyah (menyamakan) jumlah anak di Surabaya," tegasnya.

Meski begitu, Eri mengakui bahwa memang ada beberapa kasus yang terekspos apalagi menjadi viral. Sehingga, tampak kasus kekerasan anak terlihat tinggi.

"Tapi memang kejadiannya diekspos-ekspos tapi dilihat berapa jumlah anak di Surabaya beberapa yang mengalami itu," ujarnya.

Sebab itu, pihaknya tetap berkoordinasi dengan PPA Provinsi Jawa Timur. Bahkan, kasus kekerasan anak yang terjadi di Surabaya disebutkan hanya ada satu hingga dua kasus.

"Unit pelayanan anak Jatim mengatakan masih di bawah. tapi kami tidak ingin itu terjadi, sehingga kami kalau ada kejadian itu diekspos-ekspos memberikan warning untuk menjaga putra putrinya," jelasnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan bahwa Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan unit perlindungan anak di Jatim dan pihak Polrestabes. Serta mengajak kepada orang tua agar berperan aktif dalam menjaga putra-putrinya.

"Karena kita putra-putri tidak bisa diserahkan seorang guru, pada polrestabes untuk menjaga. Tapi bagaimana ortu mempunyai kasih sayang untuk nggoleki anak e lungo adoh-adoh," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.