Jumat, 05 Jun 2026 00:52 WIB

Wali Kota Eri Sebut Kasus Kekerasan Anak di Surabaya Masih Wajar: Jumlahnya Sedikit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Mei 2023 13:49 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Belakangan santer diberitakan seorang siswi SMP di Surabaya meninggal karena dibunuh dan diperkosa oleh teman dan mantan pacarnya sendiri.

Namun, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa kasus kekerasan pada anak yang terjadi di Kota Pahlawan masih dalam tahap yang wajar. Bahkan, Eri mengatakan melalui data Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) kasus kekerasan tersebut berjumlah sedikit.

"Kalau yang disampaikan PPA tetap wajar dan jumlahnya sedikit," kata Eri, Jumat (19/5/2023).

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel


Eri menegaskan kasus kekerasan yang melibatkan anak tidak menjadi representasi kondisi anak di Kota Surabaya.

"Jumlahnya sedikit ya tidak bisa ketika ada kejadian satu, dua (kasus) menggebyok uyah (menyamakan) jumlah anak di Surabaya," tegasnya.

Meski begitu, Eri mengakui bahwa memang ada beberapa kasus yang terekspos apalagi menjadi viral. Sehingga, tampak kasus kekerasan anak terlihat tinggi.

"Tapi memang kejadiannya diekspos-ekspos tapi dilihat berapa jumlah anak di Surabaya beberapa yang mengalami itu," ujarnya.

Sebab itu, pihaknya tetap berkoordinasi dengan PPA Provinsi Jawa Timur. Bahkan, kasus kekerasan anak yang terjadi di Surabaya disebutkan hanya ada satu hingga dua kasus.

"Unit pelayanan anak Jatim mengatakan masih di bawah. tapi kami tidak ingin itu terjadi, sehingga kami kalau ada kejadian itu diekspos-ekspos memberikan warning untuk menjaga putra putrinya," jelasnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan bahwa Pemkot Surabaya akan terus berkoordinasi dengan unit perlindungan anak di Jatim dan pihak Polrestabes. Serta mengajak kepada orang tua agar berperan aktif dalam menjaga putra-putrinya.

"Karena kita putra-putri tidak bisa diserahkan seorang guru, pada polrestabes untuk menjaga. Tapi bagaimana ortu mempunyai kasih sayang untuk nggoleki anak e lungo adoh-adoh," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.