Senin, 02 Feb 2026 06:03 WIB

Viral Video Penangkapan Begal Cantik Asal Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Sep 2020 19:26 WIB
Tersangka saat ditahan di Mapolrestabes Surabaya
Tersangka saat ditahan di Mapolrestabes Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Gadis 19 tahun di Surabaya menjadi viral di media sosial (medsos) setelah dijebloskan tahanan Polsek Lakarsantri lantaran terlibat komplotan begal. Gadis berparas ayu tersebut menjadi anggota kelompok begal.

Diketahui gadis cantik itu berinisial LC, warga Wonokusumo, Surabaya. Saat ini dia sudah dititipkan ke sel tahanan khusus perempuan di Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Benar, yang bersangkutan merupakan komplotan dari pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal. Saat ini ditahan di Polrestabes, dititipkan di sana, karena tahanan untuk perempuan di sana," jelas Kapolsek Lakarsantri, AKP Hendrik K Wardhana, Senin (7/9/2020).

Hendrik menambahkan, kasus yang melibatkan gadis itu hingga saat ini masih didalami dan dikembangkan. Karena dua orang pria dalam komplotan begal tersebut masih belum tertangkap alias buron.

"Iya masih dikembangkan. Mudah-mudahan segera ada petunjuk dan pelaku dapat kita amankan. Sementara itu dulu ya," tandasnya.

Gadis komplotan begal tersebut viral setelah videonya diunggah salah satu akun bernama Anggra Jangfoloy lima hari lalu. Setelah memposting di berandanya, video itu pun ramai dibagikan ke beberapa grup Facebook.

Dalam video yang diunggah Anggra terlihat beberapa orang menggerebek LC di tempat kosnya. Deby selaku korban dan beberapa temannya membawa LC ke Polsek Lakarsantri. Hingga Senin (7/9/2020) sore, postingan itu disukai 274 orang, 65 komentar dan 462 dibagikan.

Dalam video itu juga terdengar percakapan para perempuan bertanya sambil memarah-marahi kepada LC. Juga terdengar bahwa korban adalah teman akrab LC. LC pun mengaku perbuatannya karena disuruh dua cowok, yang salah satunya diakui sebagai pacarnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Anggra menceritakan kejadian yang menimpa adiknya itu terjadi pada 2 September 2020 lalu. Awalnya, LC sedang berada di rumah kos korban. Dengan alasan kehabisan uang, LC lantas meminta korban mengantarnya ke tempat kakaknya untuk meminta uang.

"Iya itu (LC) teman adik saya sendiri, main ke kosnya sekitar agak maleman itu. Katanya diajak LC ke rumah kakaknya. Katanya sih ambil uang, yaudah adik saya ikut aja," tutur Anggra.

Saat mengantar LC, adik kandung Anggra membawa motornya. Karena LC temannya sendiri, korban tidak curiga. Namun sampainya di kawasan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), korban diajak berputar-putar oleh LC hingga ke tempat gelap.

"Di puterin itu di daerah Jalan Mayjen Yono Suwoyo. Adik saya terus disuruh untuk mengeluarkan HP-nya dengan alasan melihat Google Maps. Setelah agak lama, kata adik saya di belakang ada yang ngikutin. Karena sudah ketakutan, adik saya menyuruh agak kenceng sedikit, tapi dianya malah pelan-pelan," tambah Anggra.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Akhirnya adik saya meminta berhenti untuk ganti posisi nyetir. Kemudian didekati oleh dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda Supra X. Terus ngeluarin pisau ditodongkan dan membentak adik saya untuk memberikan HP-nya," terang Anggra.

Korban pun ketakutan, sementara LC tampak tenang. Dari situlah korban mulai curiga. Beruntung saat peristiwa itu terjadi ada mobil yang melintas. Para pelaku lantas melarikan diri.

"Alhamdulillah HP adik saya nggak jadi dirampas. Setelah itu adik saya balik lagi ke kosnya sama dia. Kemudian saya samperin, saya tanyain, ternyata dia ngaku jika dua laki-laki yang mencoba begal itu temannya. Ya langsung saya bawa ke kantor polisi, saya laporin," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.