Rabu, 04 Feb 2026 22:29 WIB

PDIP Surabaya Ajak Warga Ramai-ramai Ketemu Ganjar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Mei 2023 23:24 WIB
Ganjar Pranowo sebagai Capres usungan PDIP
Ganjar Pranowo sebagai Capres usungan PDIP

Selalu.id - Sabtu pagi besok sampai sore, 6 Mei 2023, Ganjar Pranowo akan menjumpai warga masyarakat Kota Surabaya. Ini kunjungan pertama politisi berambut putih itu ke Kota Pahlawan, sejak ditetapkan Calon Presiden RI 2024 oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, 21 April lalu, di Istana Batu Tulis, rumah Bung Karno, di Bogor.

Ganjar akan berada di sejumlah titik lokasi kegiatan. Pagi, capres kader banteng itu akan mengikuti rapat konsolidasi PDI Perjuangan se-Jawa Timur, di Hotel Shangri-La, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya. Kemudian berlanjut peresmian posko gotong royong di Jalan Pandegiling 223.

Sekitar pukul 12.00 WIB, Ganjar Pranowo akan berada di Balai Pemuda, Jl. Gubernur Suryo. Bertemu kalangan pelaku UMKM, ngopi bareng dan talkshow. Bertemu kaum milenial dan warga masyarakat.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

“Warga masyarakat akan tumpah ruah bertemu Mas Ganjar di Balai Pemuda,” ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Jumat (5/5/2023).

Ganjar akan disambut Wali kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji, para relawan dan warga masyarakat.

"Dari Balai Pemuda, Mas Ganjar akan dihantar  beramai-ramai menuju titik kegiatan berikutnya," kata Adi.

Diperkirakan pukul 14.00 WIB, Mas Ganjar tiba di Jalan Peneleh, tepatnya rumah kelahiran Bung Karno, kampung Pandean Gang 4 No. 40.

"Para tokoh masyarakat akan menyerahkan kendil berisi air dari Sumur Jobong yang berusia 600 tahun, sejak jaman Majapahit. Ini sebagai simbol peneguhan spirit kebangsaan Indonesia," kata Kuncarsono Prasetyo, penggiat dari komunitas sejarah Begandring Soerabaia.

Lokasi Sumur Jobong ada di kampung Pandean, seratus meter dari rumah lahir Bung Karno. Airnya bersih dan segar, masih terawat sampai sekarang sebagai lokasi cagar budaya. Sekarang, Sumur Jobong menjadi cagar budaya dan destinasi wisata di kawasan kampung Pandean.

Prosesi pengambilan air itu sudah dilakukan Kamis (4/5) malam oleh warga masyarakat dan komunitas penggiat sejarah Begandring, Kuncarsono, Nanang Puwono dan Djadi Galajapo. Dan, Adi Sutarwijono selaku Ketua DPRD Kota Surabaya.

"Kamis malam kemarin, pas malam Jumat legi, diadakan doa yasin tahlil. Kemudian potong tumpeng dan prosesi pengambilan air di Sumur Jobong yang berusia 500 tahun lebih peninggalan jaman Majapahit," kata Kuncar.

Air sumur Jobong ini akan diserahkan Agus Santoso, tokoh yang teridentifikasi melalui DNA sebagai keturunan penduduk pertama Surabaya enam abad lalu.          

Di rumah Bung Karno, selain menerima air, Ganjar akan melihat kamar Sang Proklamator lahir. Didampingi komunitas sejarah Begandring, yang akan menjelaskan riwayat rumah itu. Dari rumah Bung Karno di kampung Pandean, Ganjar diajak melihat rumah indekos warisan HOS Tjokroaminoto, pemimpin Sarikat Islam.

"Di rumah Pak Tjokro, dulu Bung Karno indekos untuk meneruskan studi belajar di Surabaya. Di situlah Bung Karno remaja bertemu tokoh-tokoh pergerakan dan terlibat berbagai interaksi pemikiran dan cita-cita tentang masyarakat Indonesia yang merdeka, terbebas penjajahan," kata Kuncar.

Terkait kunjungan Capres Ganjar Pranowo, PDI Perjuangan Kota Surabaya telah mengedarkan poster dan diunggah ke media sosial sebagai undangan terbuka kepada khalayak ramai. Warga masyarakat diharapkan beramai-ramai menghadiri kegiatan bersama Ganjar.

"Ayo, ramai-ramai ketemu Mas Ganjar. Sabtu besok pagi, di Kota Surabaya. Kita sambut kehadiran pemimpin masa depan," kata Adi. (SL1)

Baca Juga: Dihadiri Armuji, Rapat Evaluasi Fraksi PDIP Surabaya Digelar Tertutup, Isyarat Perombakan?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).