Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Banjir Parah Mayjen Sungkono, Wali Kota Eri Minta Maaf

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Apr 2023 22:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Banjir parah yang melanda kawasan Mayjen Sungkono merupakan dampak dari curah hujan tinggi dan jebolnya tanggul sungai, Jumat (28/4/2023).

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Surabaya Lilik Arijanto pun mengatakan bahwa tanggul sungai yang jebol menyebabkan ekskalasi dampak destruktif yang tidak bisa dihindari.

"Tanggul sungai jebol sehingga arah utara kita tutup dulu sementara, kita buang ke selatan. Makanya air agak ngantre di jalan," jelas Lilik.

Terkait hal itu, Wali Kota Eri Cahyadi pun meminta maaf. Ia pun mengatakan bahwa pihaknya harus mengambil keputusan dengan cepat di antara opsi-opsi yang tidak mudah.

Pertama, terjangan air dari tanggul sungai yang jebol dialirkan ke jalanan di kawasan Mayjend Sungkono. Kedua, memilih opsi air menerjang permukiman warga yang menyebabkan ekskalasi dampak merusak yang lebih parah.

"Karena itu, saya mohon maaf harus mengambil keputusan mengalirkan air ke jalanan daripada ke rumah warga. Karena curah hujan yang tinggi, tadi pelapis tanggul sungai di kawasan Kembang Kuning jebol sekitar 20 meter," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dikutip dari instagram pribadinya @/ericahyadi_, Jumat (28/4/2023).

Eri mengatakan Pemkot Surabaya langsung bergerak cepat mengerahkan 40 personil satgas dinas terkait untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

"Nah, ketika perbaikan itu dilakukan, sejumlah aliran pintu air ditutup," katanya.

Kalau tidak ditutup, kata Eri, tembok tanggul yang jebol bisa semakin meluas dan malah membuat permukiman warga terimbas lebih parah. Dengan demikian, aliran air menuju ke arah Mayjen Sungkono dan mengakibatkan banjir.

"Ini pilihan yang harus diambil karena untuk meminimilisasi terjadinya banjir yang meninggi di daerah Kembang Kuning dan sekitarnya yang menjadi permukiman warga," katanya.

Eri menyebut semua perbaikan tuntas hari ini. Eri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja luar biasa hingga banjir ditanggulangi.

"Wajib saya laporkan ke warga, ketika hujan deras, genangan air berpotensi muncul, tapi akan segera surut," kata Eri.

Tahun ini, lanjut Eri, Pemkot Surabaya terus melanjutkan penataan infrastruktur saluran air agar sirkulasi lebih lancar sehingga genangan semakin cepat susut.

"Kita lebih teliti membangun saluran air agar tidak asal-asalan, yang menyebabkan banjir disana-sini," ujar Eri.

"Sekali lagi, saya mohon maaf atas pilihan-pilihan sulit yang harus kami ambil dari imbas jebolnya pelapis tanggul sungai di kawasan Kembang Kuning hari ini," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Tiga Jam Surabaya Diguyur Hujan, Sejumlah Daerah Banjir, Tanggul Sungai Pakis Jebol

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.