Sabtu, 06 Jun 2026 18:27 WIB

Banjir Parah Mayjen Sungkono, Wali Kota Eri Minta Maaf

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Apr 2023 22:28 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Banjir parah yang melanda kawasan Mayjen Sungkono merupakan dampak dari curah hujan tinggi dan jebolnya tanggul sungai, Jumat (28/4/2023).

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Surabaya Lilik Arijanto pun mengatakan bahwa tanggul sungai yang jebol menyebabkan ekskalasi dampak destruktif yang tidak bisa dihindari.

"Tanggul sungai jebol sehingga arah utara kita tutup dulu sementara, kita buang ke selatan. Makanya air agak ngantre di jalan," jelas Lilik.

Terkait hal itu, Wali Kota Eri Cahyadi pun meminta maaf. Ia pun mengatakan bahwa pihaknya harus mengambil keputusan dengan cepat di antara opsi-opsi yang tidak mudah.

Pertama, terjangan air dari tanggul sungai yang jebol dialirkan ke jalanan di kawasan Mayjend Sungkono. Kedua, memilih opsi air menerjang permukiman warga yang menyebabkan ekskalasi dampak merusak yang lebih parah.

"Karena itu, saya mohon maaf harus mengambil keputusan mengalirkan air ke jalanan daripada ke rumah warga. Karena curah hujan yang tinggi, tadi pelapis tanggul sungai di kawasan Kembang Kuning jebol sekitar 20 meter," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dikutip dari instagram pribadinya @/ericahyadi_, Jumat (28/4/2023).

Eri mengatakan Pemkot Surabaya langsung bergerak cepat mengerahkan 40 personil satgas dinas terkait untuk melakukan penanganan darurat di lokasi.

"Nah, ketika perbaikan itu dilakukan, sejumlah aliran pintu air ditutup," katanya.

Kalau tidak ditutup, kata Eri, tembok tanggul yang jebol bisa semakin meluas dan malah membuat permukiman warga terimbas lebih parah. Dengan demikian, aliran air menuju ke arah Mayjen Sungkono dan mengakibatkan banjir.

"Ini pilihan yang harus diambil karena untuk meminimilisasi terjadinya banjir yang meninggi di daerah Kembang Kuning dan sekitarnya yang menjadi permukiman warga," katanya.

Eri menyebut semua perbaikan tuntas hari ini. Eri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja luar biasa hingga banjir ditanggulangi.

"Wajib saya laporkan ke warga, ketika hujan deras, genangan air berpotensi muncul, tapi akan segera surut," kata Eri.

Tahun ini, lanjut Eri, Pemkot Surabaya terus melanjutkan penataan infrastruktur saluran air agar sirkulasi lebih lancar sehingga genangan semakin cepat susut.

"Kita lebih teliti membangun saluran air agar tidak asal-asalan, yang menyebabkan banjir disana-sini," ujar Eri.

"Sekali lagi, saya mohon maaf atas pilihan-pilihan sulit yang harus kami ambil dari imbas jebolnya pelapis tanggul sungai di kawasan Kembang Kuning hari ini," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Upaya Tekan Banjir, Begini Rencana Perluasan Bozem Simohilir untuk Tingkatkan Tampungan Air 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.