Senin, 02 Feb 2026 05:33 WIB

Tips Aman Mudik untuk Ibu Hamil

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Apr 2023 11:35 WIB
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil

Selalu.id - Mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman merayakan Hari Raya Idul Fitri. Namun, perjalanan panjang menuju tujuan harus tetap dilakukan dengan aman dan sehat, terutama ibu yang sedang mengandung atau hamil.

Menanggapi itu Dikter Spesialis Kandungan RS Husada (RSHU) Surabaya dr Didi Dewanto memberikan tips untuk kandungan ibu hamil selama melakukan perjalana mudik.

Tak hanya itu, dr Didi Dewanto juga menyarankan ibu hamil untuk menunda ibu hamil untuk kesehatan ibu dan janin.

"Kalau hamil di atas 36 minggu sebaiknya tidak melakukan mudik perjalanan jauh, karena dikhawatirkan bisa terjadi kontraksi rahim dan terjadi proses persalinan," kata Dr Didi, Rabu (19/4/2023).

Namun untuk kehamilan kurang 36 minggu, ibu hamil bisa melakukan mudik. Namun, kandungannya tidak resiko tinggi atau membahayakan kehamilannya.

"Seperti kontraksi rahim dan lainnya, silahkan tidak apa-apa mudik," imbuhnya.

Kata dia, ibu hamil yang hendak mudik untuk lebih aman disarankan untuk meminum obat. Agar rahim rileks dan tidak terjadi kontraksi.

"Biasanya dokter kandungan akan membawakan obat tersebut," ujarnya.

Tetapi untuk mudik perjalanan seperti di pesawat  dengan terbang di atas ketinggian bisa membuat kontraksi rahim.
Sebab itu, ia menyebut ada obat yang diminum sebelum melakukan perjalanan mudik agar kandungan tetap kuat dan tetap aman.

"Tips berikutnya tetap vitamin ibu hamil diminum dan makan-makanan bergizi dan cukup istirahat. Saya rasa mudiknya juga akan nyaman," tuturnya.

Lebih lanjut dr Didi menjelaskan untuk ibu hamil yang kandungannya masih muda terkadang rasa mual selalu muncul. Disarankan,  merangsang kandungan, seperti pedas, kecut.

Ia juga menyarankan untuk hamil muda tidak makan terlalu banyak karena dapat menyebabkan mual. Sehingga, cukup siapkan camilan selama dalam perjalanan, cairan yang cukup dan minum.

"Bagi yang hamil muda tidak perlu banyak makan, malah mual nanti. Kalau sudah timbul mual, mual itu saat hamil muda salah satu penguat kandungan, salah satu tanda bagus kehamilan. Jadi selama tidak ada flek, nyeri perut bawah, silahkan mudik," jelas Dirut RSHU ini.

Sebelum melakukan perjalanan jauh mudik, ia menambahkan, hal yang penting ibu hamil harus melakukan cek kandungan ke dokter OBGYN.

"Semua kehamilan dicek dan baik semua, tidak ada peningkatan gula darah, kondisi kehamilan baik, tidak ada infeksi di saluran kemih yang bisa memicu ibunya kontraksi atau ketuban pecah dini. Maka ibu hamil akan bisa mudik dengan aman dan tenang," jelasnya

Sehingga harus di cek kondisi terakhir kehamilannya, apakah ada resiko untuk janinnya atau misalnnya ada komplikasi pada saat mudik.

"Tapi kalau ditemukan ada faktor risiko, ya disampaikan risiko-risiko yang bisa terjadi. Sehingga ibu hamil bisa mengantisipasinya atau menunda mudiknya," pungkasnya. (Ade)

Baca Juga: Tiket Kereta Mudik Lebaran 2025 di Daop 8 Surabaya Sudah Bisa Dipesan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.