Minggu, 20 Sep 2026 13:43 WIB

Jelang Lebaran, BI Jatim Catat Total Penukaran Uang Baru Capai hampir 10 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Apr 2023 14:45 WIB
Drive thru penukaran uang baru di BI Jatim
Drive thru penukaran uang baru di BI Jatim

Selalu.id - Jelang lebaran dan tradisi membagikan angpau membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melakukan penukaran uang baru. Bank Indonesia (BI) Jawa Timur pun mencatat total transaksi penukaran uang baru mencapai 80 persen dari yang disediakan di Kota Surabaya yakni Rp12 Triliun rupiah.

"Kemarin penukaran terakhir, layanan dibuka sejak 25 Maret 2023. Khusus Surabaya kami sediakan Rp12 triliun untuk pemenuhan perbankan dan masyarakat, terserap 80 persen (hampir Rp10 Triliun, red)," kata Bandoe, Senin (17/4/2023).

Baca Juga: Pastikan Ketersedian Uang Cash di Tiap ATM, BI Himbau untuk Tak Banyak Bawa Uang Selama Mudik

Saat ini pun, layanan drive thru penukaran uang tanpa turun telah ditutup sejak kemarin, Minggu (16/4/2023). Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Bandoe Widiarto mengatakan, pihaknya telah melayani belasan ribu orang untuk penukaran uang baru.

"Catatan saya ada sekitar 15 ribu penukar yang dilayani drive thru ini, totalnya (penukaran) hampir Rp60 miliar," ujarnya.

Kata dia penukaran uang baru tak hanya dengan menggunakan uang tunai saja. Namun, bisa lewat pembayaran digital yakni Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS).Hal itu untuk mempermudahkan masyarakat khususnya bagi para pekerja.

"Kegiatan ini tidak perlu turun dari kendaraan. Jadi cukup di mobil atau di motor masing-masing. Drive thru kami laksanakan setiap Sabtu dan Minggu," jelasnya.

Lebih lanjut Bandoe menerangkan nantinya, khusus pada pekan ketiga dan keempat masa pemberlakuan penukaran uang, masyarakat sudah banyak yang beralih menggunakan model transaksi digital. Artinya, mereka menukarkan saldo melalui QRIS dengan pecahan uang rupiah. Hal itu membedakan penerapan mekanisme pada kegiatan serupa pada tahun lalu.

"Minggu pertama kami menerapkan dua sistem, pertama go show (penukaran dengan tunia) dan QRIS. Setelah kami evaluasi, ternyata masyarakat sudah paham soal QRIS itu. Akhirnya, minggu kedua hanya lima persen untuk go show. Kemudian minggu ketiga dan keempat semuanya sudah QRIS," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.