Selasa, 17 Feb 2026 00:11 WIB

Jelang Lebaran, BI Jatim Catat Total Penukaran Uang Baru Capai hampir 10 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Apr 2023 14:45 WIB
Drive thru penukaran uang baru di BI Jatim
Drive thru penukaran uang baru di BI Jatim

Selalu.id - Jelang lebaran dan tradisi membagikan angpau membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melakukan penukaran uang baru. Bank Indonesia (BI) Jawa Timur pun mencatat total transaksi penukaran uang baru mencapai 80 persen dari yang disediakan di Kota Surabaya yakni Rp12 Triliun rupiah.

"Kemarin penukaran terakhir, layanan dibuka sejak 25 Maret 2023. Khusus Surabaya kami sediakan Rp12 triliun untuk pemenuhan perbankan dan masyarakat, terserap 80 persen (hampir Rp10 Triliun, red)," kata Bandoe, Senin (17/4/2023).

Baca Juga: Pastikan Ketersedian Uang Cash di Tiap ATM, BI Himbau untuk Tak Banyak Bawa Uang Selama Mudik

Saat ini pun, layanan drive thru penukaran uang tanpa turun telah ditutup sejak kemarin, Minggu (16/4/2023). Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Bandoe Widiarto mengatakan, pihaknya telah melayani belasan ribu orang untuk penukaran uang baru.

"Catatan saya ada sekitar 15 ribu penukar yang dilayani drive thru ini, totalnya (penukaran) hampir Rp60 miliar," ujarnya.

Kata dia penukaran uang baru tak hanya dengan menggunakan uang tunai saja. Namun, bisa lewat pembayaran digital yakni Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS).Hal itu untuk mempermudahkan masyarakat khususnya bagi para pekerja.

"Kegiatan ini tidak perlu turun dari kendaraan. Jadi cukup di mobil atau di motor masing-masing. Drive thru kami laksanakan setiap Sabtu dan Minggu," jelasnya.

Lebih lanjut Bandoe menerangkan nantinya, khusus pada pekan ketiga dan keempat masa pemberlakuan penukaran uang, masyarakat sudah banyak yang beralih menggunakan model transaksi digital. Artinya, mereka menukarkan saldo melalui QRIS dengan pecahan uang rupiah. Hal itu membedakan penerapan mekanisme pada kegiatan serupa pada tahun lalu.

"Minggu pertama kami menerapkan dua sistem, pertama go show (penukaran dengan tunia) dan QRIS. Setelah kami evaluasi, ternyata masyarakat sudah paham soal QRIS itu. Akhirnya, minggu kedua hanya lima persen untuk go show. Kemudian minggu ketiga dan keempat semuanya sudah QRIS," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Apa Sih Makna Filosofis Imlek di Tahun Kuda Api 2026, Ini Penjelasan Dosen UK Petra

Dosen Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, Dr Olivia menyebut Imlek sebagai titik balik untuk memperbaiki diri dan mempererat relasi.

Buruan Daftar! SIER Gelar Program Mudik 2026, Begini Caranya

Pada mudik tahun ini, SIER menyiapkan sejumlah rute strategis yang menjangkau berbagai wilayah di Jawa Timur

Potret Warga Binaan Lapas Mojokerto Bersih-bersih Masjid Sambut Ramadan

Sebanyak 15 pegawai Lapas Kelas IIB Mojokerto diterjunkan, dibantu oleh empat warga binaan yang telah melalui proses pembinaan serta pengawasan yang ketat.

Universitas Muhammad Seruji Jember Tegaskan Komitmen Cetak Lulusan Unggul

Sebanyak 196 mahasiswa dari enam fakultas resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam prosesi yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh rasa syukur.

Harga Ayam di Surabaya Naik saat Imlek dan Jelang Ramadan, DPRD Minta RPU Dimaksimalkan

Kondisi tersebut berisiko menekan stok di pasaran dan memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Gila, Paman-Bibi di Surabaya Aniaya Balita 4 Tahun Hingga Terluka dan Kelaparan

Akibat ulah sang paman dan bibinya itu, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya bahkan sampai rambutnya botak.