Jumat, 05 Jun 2026 10:12 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem! Ini Wilayah Pantauan BMKG Jatim yang Rawan Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 09:00 WIB

Selalu.id - Bulan April dalam siklus normal musim Indonesia, biasanya telah terhitung sebagai bulan dimulainya musim kemarau. Namun, beberapa wilayah di Jawa Timur justru diguyur hujan lebat.

Terkait hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jatim masih sangat signifikan pada bulan April ini, sehingga terjadi pergeseran rentang siklus musim.

Oleh karenanya, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini wilayah Jatim masih memasuki masa peralihan musim atau musim pancaroba.

Dinamika atmosfer yang signifikan tersebut pun berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem dan angin kencang mulai tanggal 9 hingga 15 April 2023 mendatang.

"Memasuki pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau dan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jatim yang masih signifikan, menyebabkan potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jatim dalam sepekan kedepan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Minggu (9/4/2023).

Dari hasil analisis dan temuan BMKG lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Jatim menunjukkan adanya bibit siklon tropis 98S yang berpusat di Laut Arafuru.

"Bibit siklon itu mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jatim sehingga meningkatkan potensi
pertumbuhan awan-awan konvektit" ujarnya.

Taufik pun menambahkan selain bibit siklon 98s juga ditemukan aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Jatim yang berpotensi meningkatkan curah hujan.

"Lalu, hangatnya kondisi perairan Jawa Timur yang menambah suplai uap air semakin banyak ke atmosfer," imbuhnya.

Oleh karenanya, Taufik menghimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang mungkin terjadi di Perairan Selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim yang berpotensi mencapai ketinggian gelombang antara 1,25 s/d 4,25 meter.

Tercatat melalui keterangan BMKG, beberapa wilayah di Jatim yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrim dan dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang. puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi) antara lain:
Kab. Banyuwangi, Kab. Malang, Kab. Magetan, Kab. Sampang, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Ngawi, Kab. Pacitan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang. Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kota Pasuruan. (Ade/Adg)

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.