Rabu, 16 Sep 2026 23:15 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem! Ini Wilayah Pantauan BMKG Jatim yang Rawan Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 09:00 WIB

Selalu.id - Bulan April dalam siklus normal musim Indonesia, biasanya telah terhitung sebagai bulan dimulainya musim kemarau. Namun, beberapa wilayah di Jawa Timur justru diguyur hujan lebat.

Terkait hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jatim masih sangat signifikan pada bulan April ini, sehingga terjadi pergeseran rentang siklus musim.

Oleh karenanya, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini wilayah Jatim masih memasuki masa peralihan musim atau musim pancaroba.

Dinamika atmosfer yang signifikan tersebut pun berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem dan angin kencang mulai tanggal 9 hingga 15 April 2023 mendatang.

"Memasuki pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau dan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jatim yang masih signifikan, menyebabkan potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jatim dalam sepekan kedepan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Minggu (9/4/2023).

Dari hasil analisis dan temuan BMKG lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Jatim menunjukkan adanya bibit siklon tropis 98S yang berpusat di Laut Arafuru.

"Bibit siklon itu mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jatim sehingga meningkatkan potensi
pertumbuhan awan-awan konvektit" ujarnya.

Taufik pun menambahkan selain bibit siklon 98s juga ditemukan aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Jatim yang berpotensi meningkatkan curah hujan.

"Lalu, hangatnya kondisi perairan Jawa Timur yang menambah suplai uap air semakin banyak ke atmosfer," imbuhnya.

Oleh karenanya, Taufik menghimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang mungkin terjadi di Perairan Selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim yang berpotensi mencapai ketinggian gelombang antara 1,25 s/d 4,25 meter.

Tercatat melalui keterangan BMKG, beberapa wilayah di Jatim yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrim dan dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang. puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi) antara lain:
Kab. Banyuwangi, Kab. Malang, Kab. Magetan, Kab. Sampang, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Ngawi, Kab. Pacitan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang. Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kota Pasuruan. (Ade/Adg)

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.