Kamis, 23 Jul 2026 01:26 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem! Ini Wilayah Pantauan BMKG Jatim yang Rawan Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 09:00 WIB

Selalu.id - Bulan April dalam siklus normal musim Indonesia, biasanya telah terhitung sebagai bulan dimulainya musim kemarau. Namun, beberapa wilayah di Jawa Timur justru diguyur hujan lebat.

Terkait hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jatim masih sangat signifikan pada bulan April ini, sehingga terjadi pergeseran rentang siklus musim.

Oleh karenanya, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini wilayah Jatim masih memasuki masa peralihan musim atau musim pancaroba.

Dinamika atmosfer yang signifikan tersebut pun berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem dan angin kencang mulai tanggal 9 hingga 15 April 2023 mendatang.

"Memasuki pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau dan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jatim yang masih signifikan, menyebabkan potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jatim dalam sepekan kedepan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Minggu (9/4/2023).

Dari hasil analisis dan temuan BMKG lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Jatim menunjukkan adanya bibit siklon tropis 98S yang berpusat di Laut Arafuru.

"Bibit siklon itu mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jatim sehingga meningkatkan potensi
pertumbuhan awan-awan konvektit" ujarnya.

Taufik pun menambahkan selain bibit siklon 98s juga ditemukan aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Jatim yang berpotensi meningkatkan curah hujan.

"Lalu, hangatnya kondisi perairan Jawa Timur yang menambah suplai uap air semakin banyak ke atmosfer," imbuhnya.

Oleh karenanya, Taufik menghimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang mungkin terjadi di Perairan Selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim yang berpotensi mencapai ketinggian gelombang antara 1,25 s/d 4,25 meter.

Tercatat melalui keterangan BMKG, beberapa wilayah di Jatim yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrim dan dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang. puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi) antara lain:
Kab. Banyuwangi, Kab. Malang, Kab. Magetan, Kab. Sampang, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Ngawi, Kab. Pacitan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang. Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kota Pasuruan. (Ade/Adg)

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.