Minggu, 01 Nov 2026 02:49 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem! Ini Wilayah Pantauan BMKG Jatim yang Rawan Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Apr 2023 09:00 WIB

Selalu.id - Bulan April dalam siklus normal musim Indonesia, biasanya telah terhitung sebagai bulan dimulainya musim kemarau. Namun, beberapa wilayah di Jawa Timur justru diguyur hujan lebat.

Terkait hal itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan bahwa dinamika atmosfer di wilayah Jatim masih sangat signifikan pada bulan April ini, sehingga terjadi pergeseran rentang siklus musim.

Oleh karenanya, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini wilayah Jatim masih memasuki masa peralihan musim atau musim pancaroba.

Dinamika atmosfer yang signifikan tersebut pun berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem dan angin kencang mulai tanggal 9 hingga 15 April 2023 mendatang.

"Memasuki pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau dan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jatim yang masih signifikan, menyebabkan potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jatim dalam sepekan kedepan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Minggu (9/4/2023).

Dari hasil analisis dan temuan BMKG lebih lanjut, Taufiq menyampaikan bahwa beberapa wilayah di Jatim menunjukkan adanya bibit siklon tropis 98S yang berpusat di Laut Arafuru.

"Bibit siklon itu mengakibatkan terbentuknya pola konvergensi atau pertemuan angin di wilayah Jatim sehingga meningkatkan potensi
pertumbuhan awan-awan konvektit" ujarnya.

Taufik pun menambahkan selain bibit siklon 98s juga ditemukan aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Jatim yang berpotensi meningkatkan curah hujan.

"Lalu, hangatnya kondisi perairan Jawa Timur yang menambah suplai uap air semakin banyak ke atmosfer," imbuhnya.

Oleh karenanya, Taufik menghimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang mungkin terjadi di Perairan Selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim yang berpotensi mencapai ketinggian gelombang antara 1,25 s/d 4,25 meter.

Tercatat melalui keterangan BMKG, beberapa wilayah di Jatim yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrim dan dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang. puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran tinggi) antara lain:
Kab. Banyuwangi, Kab. Malang, Kab. Magetan, Kab. Sampang, Kab. Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Ngawi, Kab. Pacitan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang. Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Pamekasan, Kota Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kota Pasuruan. (Ade/Adg)

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.