Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Akibat Pergantian Musim
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 03 Apr 2023 12:56 WIB
selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa wilayah Jawa Timur masih mengalami masa peralihan musim hujan ke musim kemarau alias pancaroba pada April 2023.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan bahwa pancaroba itu berpotensi menjadi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Jatim.
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
"Masih hangatnya suhu muka laut di sekitar wilayah perairan Jawa Timur mengindikasikan suplai uap air masih cukup signifikan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Senin (3/4/2023).
Taufiq menjelaskan, hal itu juga karena masih terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jatim.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Itu adanya gelombang Atmosfer Rossby dan Kelvin di wilayah Jatim yang di prakirakan akan berpengaruh pada kondisi cuaca dalam seminggu kedepan,"jelasnya.
Tak hanya itu, tambah Taufiq, hal itu juga berkontribusi meningkatkan pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat.
Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau
BMKG memperingatkan beberapa wilayah di Jawa Timur yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan ar, puting beliung, maupun hujan es) hingga 8 April mendatang.
Yakni wilayah Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Malang, Kab. Lumajang, Kab. Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kab. Ponorogo, Kab. Sampang, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kab. Blitar, Kab. Pasuruan, Kab. Bangkalan, Kab. Banyuwangi, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Lamongan, Kab. Madiun, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Tuban, Kota Madiun, Kab. Pacitan, Kota Pasuruan. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi