Jumat, 05 Jun 2026 06:19 WIB

Waspada! BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Akibat Pergantian Musim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Apr 2023 12:56 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: istimewa
Ilustrasi cuaca ekstrem. Foto: istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa wilayah Jawa Timur masih mengalami masa peralihan musim hujan ke musim kemarau alias pancaroba pada April 2023.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan bahwa pancaroba itu berpotensi menjadi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Jatim.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Masih hangatnya suhu muka laut di sekitar wilayah perairan Jawa Timur mengindikasikan suplai uap air masih cukup signifikan," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Senin (3/4/2023).

Taufiq menjelaskan, hal itu juga karena masih terbentuknya daerah konvergensi atau pertemuan massa udara yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jatim.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

"Itu adanya gelombang Atmosfer Rossby dan Kelvin di wilayah Jatim yang di prakirakan akan berpengaruh pada kondisi cuaca dalam seminggu kedepan,"jelasnya.

Tak hanya itu, tambah Taufiq, hal itu juga berkontribusi meningkatkan pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, BPBD Pasuruan Keluarkan Peringatan Dini

BMKG memperingatkan beberapa wilayah di Jawa Timur yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (genangan ar, puting beliung, maupun hujan es) hingga 8 April mendatang.

Yakni wilayah Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Bojonegoro, Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Malang, Kab. Lumajang, Kab. Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kab. Ponorogo, Kab. Sampang, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kota Surabaya, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Kediri, Kab. Mojokerto, Kab. Blitar, Kab. Pasuruan, Kab. Bangkalan, Kab. Banyuwangi, Kab. Bondowoso, Kab. Gresik, Kab. Jember, Kab. Lamongan, Kab. Madiun, Kab. Probolinggo, Kab. Situbondo, Kab. Tuban, Kota Madiun, Kab. Pacitan, Kota Pasuruan. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.