Selasa, 20 Okt 2026 21:54 WIB

Polemik Piala Dunia U20, Dosen UM Malang: Momentum Benahi Sepak Bola Termasuk Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Mar 2023 21:03 WIB
Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir
Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir

selalu.id - Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir menilai batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia (PD) U-20 Tahun 2023 harus disikapi secara jernih dan obyektif. Polemik dan pro-kontra yang ada harus diarahkan untuk mendorong pembenahan sepak bola nasional, termasuk dengan tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan.

Menurut Kodir, sikap yang ditampilkan sejumlah tokoh PDI Perjuangan dan banyak kelompok masyarakat lain yang menolak kehadiran Israel di Indonesia merupakan bagian dari aspirasi yang berlandaskan aspek kemanusiaan dan konstitusi bangsa.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Apalagi secara historis, Bung Karno memang mengajarkan kepada kita semua untuk menentang segala bentuk imperialisme dan kolonialisme," ujar Kodir kepada media, Jumat (31/3/2023).

Dia mengatakan, saat ini secara faktual Palestina masih terus coba dianeksasi oleh Israel. Israel terus menyerang Palestina, baik dalam bentuk serangan fisik maupun diplomasi internasional.

"Suara publik termasuk PDIP dalam menolak Israel juga tidak tercerabut dari aspek historis, karena Bung Karno juga pernah menginstruksikan agar Timnas Indonesia menolak melawan tim Israel dalam kualifikasi Piala Dunia 1958," ujar Abdul Kodir yang kini nenempuh studi doktoral di University of York, Inggris.

Baca Juga: Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Abdul Kodir menilai, polemik yang ada saat ini tak terlepas dari situasi politik mendekati Pemilu 2024 sehingga tidak sedikit para politisi, pengamat, ataupun masyarakat menarik pro-kontra itu ke dalam pertarungan politik.

"Ada yang menganggap bahwa ini adalah unjuk kekuatan PDIP versus Jokowi, atau melihat bahwa PDIP tidak suka Jokowi memberikan panggung kepada Erick Thohir, serta beberapa asumsi lain yang saya amati di lini masa media online. Tapi, orang berpendapat ya sah-sah saja," katanya.

"Padahal menurut saya ini bukan soal politik elektoral dalam arti sempit untuk mencari suara di Pemilu, tetapi yang disuarakan PDIP dan beberapa elemen lainnya adalah sikap politik untuk menegaskan sikap kemanusiaan, anti penjajahan, dan anti ketidakadilan," jelas Abdul Kodir.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Abdul Kodir melihat bahwa keputusan pembatalan ini seharusnya dipahami kepada PSSI ataupun masyarakat untuk melakukan pembenahan organisasi sepak bola.

"Terutama Tragedi Kanjuruhan yang mana keputusan pengadilannya sangat jauh dari keputusan yang adil, khususnya bagi keluarga korban. Pemerintah dan PSSI juga harus fokus menuntaskan penegakan hukum Tragedi Kanjuruhan dan menyusun strategi agar kejadian itu tak lagi terulang," tutur dia. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.