Jumat, 05 Jun 2026 20:03 WIB

Polemik Piala Dunia U20, Dosen UM Malang: Momentum Benahi Sepak Bola Termasuk Tragedi Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Mar 2023 21:03 WIB
Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir
Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir

selalu.id - Dosen Sosiologi Universitas Negeri Malang (UM) Abdul Kodir menilai batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia (PD) U-20 Tahun 2023 harus disikapi secara jernih dan obyektif. Polemik dan pro-kontra yang ada harus diarahkan untuk mendorong pembenahan sepak bola nasional, termasuk dengan tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan.

Menurut Kodir, sikap yang ditampilkan sejumlah tokoh PDI Perjuangan dan banyak kelompok masyarakat lain yang menolak kehadiran Israel di Indonesia merupakan bagian dari aspirasi yang berlandaskan aspek kemanusiaan dan konstitusi bangsa.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Apalagi secara historis, Bung Karno memang mengajarkan kepada kita semua untuk menentang segala bentuk imperialisme dan kolonialisme," ujar Kodir kepada media, Jumat (31/3/2023).

Dia mengatakan, saat ini secara faktual Palestina masih terus coba dianeksasi oleh Israel. Israel terus menyerang Palestina, baik dalam bentuk serangan fisik maupun diplomasi internasional.

"Suara publik termasuk PDIP dalam menolak Israel juga tidak tercerabut dari aspek historis, karena Bung Karno juga pernah menginstruksikan agar Timnas Indonesia menolak melawan tim Israel dalam kualifikasi Piala Dunia 1958," ujar Abdul Kodir yang kini nenempuh studi doktoral di University of York, Inggris.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Abdul Kodir menilai, polemik yang ada saat ini tak terlepas dari situasi politik mendekati Pemilu 2024 sehingga tidak sedikit para politisi, pengamat, ataupun masyarakat menarik pro-kontra itu ke dalam pertarungan politik.

"Ada yang menganggap bahwa ini adalah unjuk kekuatan PDIP versus Jokowi, atau melihat bahwa PDIP tidak suka Jokowi memberikan panggung kepada Erick Thohir, serta beberapa asumsi lain yang saya amati di lini masa media online. Tapi, orang berpendapat ya sah-sah saja," katanya.

"Padahal menurut saya ini bukan soal politik elektoral dalam arti sempit untuk mencari suara di Pemilu, tetapi yang disuarakan PDIP dan beberapa elemen lainnya adalah sikap politik untuk menegaskan sikap kemanusiaan, anti penjajahan, dan anti ketidakadilan," jelas Abdul Kodir.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Abdul Kodir melihat bahwa keputusan pembatalan ini seharusnya dipahami kepada PSSI ataupun masyarakat untuk melakukan pembenahan organisasi sepak bola.

"Terutama Tragedi Kanjuruhan yang mana keputusan pengadilannya sangat jauh dari keputusan yang adil, khususnya bagi keluarga korban. Pemerintah dan PSSI juga harus fokus menuntaskan penegakan hukum Tragedi Kanjuruhan dan menyusun strategi agar kejadian itu tak lagi terulang," tutur dia. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.