Senin, 02 Feb 2026 04:33 WIB

Kurangi Makanan dan Minuman ini saat Berbuka Puasa, Bisa Fatal Akibatnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Mar 2023 10:33 WIB
Ilustrasi makanan. foto: Istimewa
Ilustrasi makanan. foto: Istimewa

selalu.id - Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Azizah Ajeng Pratiwi menyebut bahwa ada dua jenis makanan yang wajib dikurangi saat sedang berbuka puasa. Salah satunya makanan yang mengandung gula.

Azizah mengungkapkan, seorang harus menghindari makanan kandungan gula yang tertinggi saat sedang berbuka puasa. Misalnya minuman manis dan bewarna.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Ia pun mengkhawatirkan apabila jenis minuman tersebut dikonsumsi setiap hari selama bulan puasa, seorang akan kebiasaan mengonsumsi kudapan atau minuman dengan kadar gula tinggi.

"Padahal, Kemenkes sudah punya panduan untuk konsumsi harian gula, garam, dan lemak. Untuk gula paling tidak 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, kemudian minyak itu 5 sendok makan," kata Azizah, Rabu (29/3/2023).

Tak hanya itu, kata dia, jika seorang mengonsumsi makanan tersebut terus berlanjut dikhawatirkan bisa menyebabkan obesitas. Terlebih, saat berpuasa seseorang cenderung malas sehingga kurang beraktivitas fisik.

"Ketika aktivitas kurang, lalu berbuka dengan makanan manis, itu bisa meningkatkan glukosa tubuh. Jika glukosa tidak dipakai, biasanya itu disimpan oleh tubuh. Jika disimpan terlalu lama oleh tubuh dan tidak digunakan untuk aktivitas fisik yang cukup, maka glukosa itu akan disimpan sebagai lemak dan efeknya bisa obesitas," ungkap dosen mata kuliah Keamanan Pangan itu.

Lebih lanjut Azizah menjelaskan, tak hanya makanan yang mengandung gula tinggi. Namun, konsumsi gorengan dan jajan-jajan yang mengandung banyak minyak kurang baik untuk kesehatan.

Kata dia, gorengan mengandung sebagian besar adalah tepung dan lemak. Sehingga, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka waktu yang cukup lama, maka efeknya bisa menyebabkan obesitas.

"Selain itu, kita ndak tahu penggunaan minyaknya berapa kali. Ada yang namanya trans fat atau lemak jahat, itu bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Jadi alangkah baiknya ketika berpuasa kita tetap menerapkan prinsip gizi seimbang yang mana konsumsi sayur dan buah saat berpuasa akan sangat bermanfaat untuk menjaga cairan dalam tubuh, asupan serat, mineral dan vitamin," tutupnya. (Ade/SL1)selalu.id - Dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Azizah Ajeng Pratiwi menyebut bahwa ada dua jenis makanan yang wajib dikurangi saat sedang berbuka puasa. Salah satunya makanan yang mengandung gula.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Azizah mengungkapkan, seorang harus menghindari makanan kandungan gula yang tertinggi saat sedang berbuka puasa. Misalnya minuman es manus dan bewarna.

Ia pun mengkhawatirkan apabila jenis makanan tersebut dikonsumsi setiap hari selama bulan puasa, seorang akan kebiasaan mengonsumsi  kudapan atau minuman dengan kadar gula tinggi.

"Padahal, Kemenkes sudah punya panduan untuk konsumsi harian gula, garam, dan lemak. Untuk gula paling tidak 4 sendok makan, garam 1 sendok teh, kemudian minyak itu 5 sendok makan," kata Azizah, Rabu (29/3/2023).

Tak hanya itu, kata dia, jika seorang mengonsumsi makanan tersebut terus berlanjut  dikhawatirkan bisa menyebabkan obesitas. Terlebih, saat berpuasa seseorang cenderung malas sehingga kurang beraktivitas fisik. 

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Ketika aktivitas kurang, lalu berbuka dengan makanan manis, itu bisa meningkatkan glukosa tubuh. Jika glukosa tidak dipakai, biasanya itu disimpan oleh tubuh. Jika disimpan terlalu lama oleh tubuh dan tidak digunakan oleh aktivitas fisik yang cukup, maka glukosa itu akan disimpan sebagai lemak dan efeknya bisa obesitas," ungkap dosen mata kuliah Keamanan Pangan itu.

Lebih lanjut Azizah menjelaskan, tak hanya makanan yang mengandung gula tinggi. Namun, konsumsi gorengan dan jajan-jajan yang mengandung banyak minyak kurang baik untuk kesehatan.

Kata dia, gorengan mengandung sebagian besar adalah tepung dan lemak. Sehingga,  jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka waktu yang cukup lama, maka efeknya bisa menyebabkan obesitas. 

"Selain itu, kita ndak tahu penggunaan minyaknya berapa kali. Ada yang namanya trans fat atau lemak jahat, itu bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Jadi alangkah baiknya ketika berpuasa kita tetap menerapkan prinsip gizi seimbang yang mana konsumsi sayur dan buah saat berpuasa akan sangat bermanfaat untuk menjaga cairan dalam tubuh, asupan serat, mineral dan vitamin," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.