Sabtu, 06 Jun 2026 13:29 WIB

Tegas Larang Pejabat dan Pegawai Bukber, Pemkot Surabaya Ikuti Aturan Pusat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Mar 2023 13:39 WIB

Selalu.id - Pemerintah pusat meminta para pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) tidak melaksanakan buka puasa bersama selama bulan suci Ramadan 1444 Hijriah.

Hal itu sesuai arahan Presiden Jokowi untuk meniadakan buka puasa bersama untuk pejabat dan pegawai. Arahan itu tertuang surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023.

Arahan meniadakan buka bersama itu pula dikarenakan bahwa Indonesia saat ini kondisi transisi Covid-19 dari pandemi menuju endemim. Sehingga pemerintah pusat melakukan antisipasi dini dan berhati-hati.

Menanggapi itu, Surabaya siap menjalankan instruksi Presiden Jokowi dan telah menyampaikan seluruh jajaran pejabat maupun pegawai lingkungan Pemkot Surabaya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Muhammad Fikser bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menginformasikan ke semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, terkait meniadakan buka puasa bersama.

"Nanti diteruskan kepada seluruh OPD, biasanya diteruskan oleh Sekda kepada kami OPD untuk mematuhi atau menjalan edaran dari pemerintah pusat dalam hal ini (tiadakan) buka puasa. Kalau sudah ada intruksi, kita mengikuti," kata Fikser, Kamis (23/3/2023).

Fikser mengatakan, apabila ada yang mencoba melanggar, Pemkot Surabaya pastinya akan memanggil dan meriksa yang bersangkutan

"Tapi kita gak mau ambil resiko seperti itu (melanggar, red) apa lagi sudah tegas dan jelas. Tahun-tahun kemarin juga ada edaran seperti itu dan kita patuhi ketika ada aturan yang sama," tegasnya.

Lebih lanjut Fikser menjelaskan terkait pengawasan, informasi meniadakan buka puasa bersama untuk para pejabat itu sudah tersebar luas oleh bantuan berita-berita media yanh ada. Sebab itu, ia menilai publik pasti juga ikut mengawasi.

"Kalau ketemu lihat di media sosial pasti proses pemanggilan klarifikasi berjalan.
Kalau awasi satu-satu gak mungkin, makanya kita minta bantuan lewat media, publik untuk melakukan pengawasan bersama kami untuk menjalankan intruksi presiden," jelasnya.

Ia menambahkan, pejabat atau pegawai yang melakukan buka puasa bersama hal itu tidak masalah. Kecuali para pejabat yang membuat acara besar untuk buka puasa bersama

"Kalau sama keluarga gak masalah, kan gak dilarang. Sebenarnya buka bersama pinndah tempat, biasanya di rumah dengan keluarga lalu di restoran boleh-boleh saja. Yang gak boleh sama pejabat bikin acara besar-besaran," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Dampak Larangan Bukber Pejabat dan ASN, Okupansi Restoran dan Hotel Menurun 20 Persen, PHRI Mengeluh

Editor : Ading
Berita Terbaru

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.