Temuan Baru Peneliti Unair, Tanaman Serai Diolah Jadi Obat Rhinitis Alergi
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 22 Mar 2023 12:00 WIB
Selalu.id - Serai memiliki banyak sekali manfaat seperti halnya penyedap rasa dan bumbu dapur, anti nyamuk, aroma terapi dan masih banyak lagi. Kali ini Tim peneliti Universitas Airlangga (Unair) Fakultas Farmasi (FF) menemukan obat anti rhinitis alergi dari tanaman serai. Peneliti itu menyebut bahwa serai menghasilkan senyawa metabolit sebagai bahan baku obat tersebut.
Diketahui, Rhinitis alergi merupakan reaksi alergi yang ditandai dengan gejala bersin, hidung tersumbat, dan mata gatal.
Ketua Inventor atau tim peneliti Prof Junaidi mengatakan tahapan penelitian dimulai dengan pemilihan dan preparasi ligan yang berasal dari metabolit tanaman serai menggunakan database KNAPSACK Family.
Dari proses tersebut, diperoleh sebanyak tujuh metabolit sekunder serai yaitu citronellal, citral, lonicerin, (Z)-citral, (E)-citral, swertiajaponin, dan orientin. Kemudian, serai itu menunjukkan profil toksisitas yang baik setelah diuji menggunakan pkCSM online tool.
Lanjutnya, seluruh proses dilakukan dengan metode in silico seperti penentuan protein target hingga penambatan molekul.
“Metode in silico adalah simulasi pada komputer jadi ada struktur reseptor dan struktur antigen, dia berikatan menimbulkan alergi. Kalau berbagai senyawa yang kita eksplorasi kita gunakan untuk ngeblok bisa, maka tidak alergi dan sebaliknya,” kata Prof Junaidi, Rabu (22/3/2023).
Prof Junaide menjelaskan dari tujuh metabolit sukender serai ditemukan ada dua hasil risetnya, yakni swertiajaponin dan orientin berpotensi untuk obat anti rhinitis alergi.
Kedua metabolit sekunder itu menghasilkan interaksi yang baik dengan protein JAK1, tetapi tidak pada protein JAK2, JAK3, dan TYK2.
“Kita ingin mengembangkan apakah dari tanaman itu bisa kita kembangkan untuk alergi. Kita lakukan identifikasi pada senyawa serai, kemudian kita lakukan elusidasi struktur yaitu bagaimana titik tangkap reseptor untuk alergi dalam tubuh kita,” kata pakar bidang farmakologi molekuler tersebut.
Lebih lanjut Prof Junaidi hasil penelitiannya itu menghasilkan temuan serai sebagai bahan baku potensial untuk obat rhinitis alergi. Meski begitu, ia berharap inovasi ini dapat menjadi rujukan bahwa tanaman serai tidak hanya bermanfaat sebagai aromatik, namun juga bisa mengatasi penyakit rhinitis alergi.
Sehingga inovasi tersebut membawa angin segar dalam pengembangan obat medis.“Tentu kita harapkan ini bisa sebagai upaya untuk melindungi keilmuan terkait dengan penggunaan serai untuk anti alergi. Selain serai sudah memberikan manfaat yang banyak untuk aromatik dan anti nyamuk, tentu ini akan memberikan kebaikan kepada masyarakat,” tutupnya. (Ade/Adg)
Baca Juga: Pudding Toy Toy Karya Mahasiswa Unair Tawarkan Alternatif Makanan Manis Rendah Gula
Editor : Ading