Rabu, 15 Jul 2026 14:15 WIB

Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jul 2026 13:16 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni saat menghadiri sidang promosi doktor Sekretaris Kelurahan di lingkungan Pemkot) Surabaya, Hari Gunawan di Universitas Airlangga. (Dok. DPRD Surabaya).
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni saat menghadiri sidang promosi doktor Sekretaris Kelurahan di lingkungan Pemkot) Surabaya, Hari Gunawan di Universitas Airlangga. (Dok. DPRD Surabaya).

selalu.id - Aparatur sipil negara (ASN) perlu diperkuat sebagai fondasi reformasi birokrasi. Hasil penelitian akademik yang lahir dari pengalaman aparatur di lapangan dinilai tidak boleh berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi harus menjadi rujukan dalam memperbaiki pelayanan publik.

Pandangan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni saat menghadiri sidang promosi doktor Sekretaris Kelurahan (Sekel) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Hari Gunawan di Universitas Airlangga (Unair), Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: DPRD Surabaya Kritik Sidak Konten Wali Kota: Alarm Lemahnya Pengawasan Lurah hingga Camat

Fathoni mengatakan peningkatan kompetensi ASN melalui pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas birokrasi. 

Menurutnya, aparatur yang memiliki bekal akademik akan lebih mampu menganalisis persoalan secara komprehensif dan menyusun solusi berbasis kajian ilmiah.

“Saya bangga senior saya, ASN di Pemkot Surabaya, Mas Hari Gunawan, terus meningkatkan kompetensi akademiknya,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar ini berharap capaian akademik tersebut dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar menjadi pencapaian pribadi.

“Harapannya, kompetensi akademik yang dimiliki dapat membuat pelayanan terhadap masyarakat Surabaya semakin baik pada masa-masa yang akan datang,” jelasnya.

Menurut Fathoni, birokrasi modern membutuhkan ASN yang adaptif dan memiliki budaya belajar yang kuat. 

Karena itu, riset dan pengembangan kapasitas aparatur dinilai menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Dalam sidang promosi doktor tersebut, Hari Gunawan mempertahankan disertasi berjudul Transformational Leadership and Individual Agility: The Role of Innovative Work Behavior and Psychological Empowerment in Improving Individual Performance of Village Employees in Surabaya City.

Penelitian itu mengkaji bagaimana kepemimpinan transformasional dan kemampuan adaptasi aparatur dapat meningkatkan kinerja pegawai kelurahan melalui perilaku kerja inovatif dan pemberdayaan psikologis.

Apresiasi juga disampaikan Inspektur Kota Surabaya M. Iksan. Ia menilai keberhasilan Hari Gunawan meraih gelar doktor pada usia di atas 50 tahun menjadi motivasi bagi ASN lain untuk terus meningkatkan kompetensi.

“Beliau usianya di atas 50 tahun, tetapi luar biasa semangatnya dan bisa menyelesaikan S3. Selain membanggakan keluarga, kami dari Pemkot Surabaya juga merasa bangga. Ini bisa memotivasi teman-teman yang lain bahwa belajar itu tidak ada batasnya,” katanya.

Iksan mengajak ASN tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam menjalankan tugas, tetapi juga memperkuat kompetensi akademik melalui pendidikan formal.

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

Ia juga menilai hasil penelitian Hari Gunawan relevan dengan tantangan birokrasi saat ini, terutama dalam mendorong inovasi pelayanan publik yang tetap berada dalam koridor regulasi.

“Teman-teman sekarang bisa banyak melakukan terobosan di lapangan, bagaimana melayani masyarakat secara cepat dan tepat sasaran, tetapi juga tidak menyalahi aturan. Itu salah satu yang diangkat dalam disertasi Pak Hari Gunawan,” paparnya.

Menurut Iksan, konsep individual agility dalam disertasi tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan ASN beradaptasi dengan perubahan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.

“Bagaimana pegawai Pemkot bisa melaksanakan pekerjaannya dan melayani masyarakat dengan baik, tetapi tetap tidak melanggar aturan. Ternyata ada teorinya, saya juga baru tahu,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Makna hingga Karakter Magis Weton Senin Pahing dan Senin Pon, Mengejutkan!

Bagi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda hari lahir, tetapi juga bagian dari filosofi kehidupan.

Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Irjen Pol Nanang berharap peresmian ini menjadi tonggak baru bagi Polresta Tuban dalam memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi seluruh masyarakat. 

Pemkab Sidoarjo Percepat Normalisasi Sungai Antisipasi Banjir pada Musim Penghujan

Salah satu pekerjaan yang menjadi fokus saat ini adalah normalisasi saluran Kedunguling di Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Tipis Kak, Seharga Nasi Bebek

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Karier, Keberuntungan hingga Cinta Lagi Bagus Banget, Cek Selengkapnya

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek bintangmu segera.

Eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara hingga Bayar Rp6,76 M

Jaksa menyatakan uang pengganti tersebut wajib disetor paling lambat satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.