Senin, 03 Agu 2026 15:23 WIB

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Agu 2026 14:18 WIB
Korban KM Mutiara Sentosa setelah tiba di Surabaya.
Korban KM Mutiara Sentosa setelah tiba di Surabaya.

selalu.id - Selamat dari kobaran api ternyata bukan akhir dari perjuangan para penumpang KMP Mutiara Sentosa II. 

Sebagian korban harus menjalani perjalanan panjang dengan berpindah dari satu kapal ke kapal lain sebelum akhirnya tiba di Surabaya.

Baca Juga: Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ada korban yang lebih dulu dievakuasi menggunakan perahu nelayan. Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut yang dikerahkan ke lokasi kejadian di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Proses evakuasi itu berlangsung secara bertahap sejak Senin (3/8) dini hari. Kapal Selaras Mas menjadi salah satu kapal pertama yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 05.00 WIB dengan membawa 13 korban selamat.

Seluruh penyintas kemudian dibawa menuju kawasan Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan identitas.

Tak lama berselang, lima korban lain yang sebelumnya dievakuasi menggunakan KN SAR 249 Permadi melalui Pelabuhan Kalianget tiba di Surabaya.

Bersama rombongan tersebut, seorang korban yang lebih dahulu ditemukan nelayan juga turut dibawa ke Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca Juga: Menhub Bongkar Kejanggalan Manifest KMP Mutiara Sentosa 2, Lima Anak Ternyata Tak Tercatat

Gelombang evakuasi berikutnya dilakukan Kapal Mutiara Ferindo 1 yang merapat sekitar pukul 06.43 WIB. Kapal tersebut membawa delapan korban selamat dan seorang korban meninggal dunia.

Sementara itu, KRI Nala-363 bersandar di Dermaga Koarmada II pada pukul 08.40 WIB dengan membawa 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.

Setibanya di Surabaya, para korban langsung mendapatkan penanganan medis. Adapun jenazah korban dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso untuk menjalani proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus Search Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P.H., memastikan operasi pencarian masih terus berlangsung meski proses evakuasi ke darat terus dilakukan.

Baca Juga: Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat

KN SAR 249 Permadi kembali diberangkatkan dari Pelabuhan Kalianget menuju lokasi kejadian pada Senin pagi untuk melanjutkan operasi pencarian.

Selain kapal SAR, pencarian juga melibatkan KRI Bung Hatta-370, KP Manyar 5003, KNP Grantin P.211, serta helikopter Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Timur.

Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan mencatat sebanyak 234 orang telah dievakuasi. Sebanyak 229 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

Keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes.

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.