Sabtu, 06 Jun 2026 04:10 WIB

Inflasi Surabaya Tertinggi di Jatim dan Melebihi Nasional, Begini Penjelasan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 11 Mar 2023 10:33 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya mencatat inflasi di Surabaya selama satu tahun 2022-2023 sebesar 6,63 persen. Inflasi itu tertinggi di Jawa Timur yang hanya 6,47 persen dan melebihi nasional hanya 5,47 persen.

Sedangkan untuk kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,12 pada Februari 2022 menjadi 115,29 pada Februari 2023. Tercatat pula inflasi untuk Februari 2023 0,1 persen.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui bahwa inflasi Kota Surabaya dalam setahun ini memang naik melebih nasional. Namun, Eri menyebut beberapa hal yang penyebab inflasi itu tinggi.

"Penyebab (inflasi naik) yakni kos-kosan harga tinggi, BBM naik, harga kontrakan tinggi, yang paling besar terkait dengan biaya kuliah,"kata Eri, Jumat (10/3/2023).

Eri mengatakan, saat ini Pemerintah Pusat menyebut bahwa inflasi yang sedang dalam pengendalian terkait bahan pokok. Di Surabaya sendiri inflasi bahan pokok sebesar 0,1 persen sampai 0,4 persen, angka ini tergolong rendah.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Yang dilihat Kemendagri itu adalah terkait inflasi bahan pokok yang bisa dikendalikan (oleh Pemerintah Kota). Kalau sudah BBM, Sekolah atau perguruan tinggi itu siapa yang kendalikan yang bisa pemerintah pusat,"ujarnya.

Menurutnya, kenaikan inflasi tersebut ada beberapa faktor yang tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah kota. Misal, paling tinggi inflasi yakni biaya kampus.

"Kampus negeri sekarang menjadi PT, itu naik. Semakin banyak kampus di kota itu, semakin banyak datang kesini, semakin banyak pengeluaran yang dikeluarkan pada waktu pembayaran di bulan juni,"jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Ia kembali menegaskan, Pemerintah Pusat meminta setiap Pemerintah Kota untuk bisa mengendalikan inflasi bahan pokok sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 125 tahun 2022. Dalam perpres tersebut terkait belasan bahan pokok yang harus dikendalikan.

"11 bahan pokok (dikendalikan)yang ada di pasar induk.Nah itu kita intervensi. Sehingga infalsi nya rendah. Tapi kalau ditotal emang iya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.