Angkut 2.500 Orang Per Hari, Feeder WiraWiri Suroboyo Digemari Masyarakat
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 10 Mar 2023 14:36 WIB
selalu.id - Animo masyarakat Surabaya menggunakan angkutan umum pengumpan atau feeder WiraWiri Suroboyo terus meningkat. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
"Ini luar biasa animonya, WiraWiri penuh terus. Bahkan arah dari Pakal menuju ke Tunjungan itu yang luar biasa. Karena mereka mengatakan baru pertama kali menyentuh transportasi umum langsung,"kata Eri, Jumat (10/3/2023).
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Sementara itu, Kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Tundjung Iswandaru menyebut bahwa selama sepekan angkutan feeder mengangkut sekitar 2.500 penumpang per hari.
"Alhamdulillah cukup bagus (animo warga naik feeder) tapi saya belum tahu apakah itu pennumpang asli atau penumpang yang mau mencoba dulu,"kata Tundjung.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Selama operasional feeder dalam sepekan dijalankan, Tundjung menyebut kurangnya kemacetan masih belum terlihat. Sebab, jumlah unit feeder masih sedikit. Pihaknya pun harus melakukan survei dulu untuk melihat minatnya penumpang naik transportasi umum.
"Terpenting (sepekan itu) kita memperkenalkan ke masyarakat agar mau beralih dulu. Beralih berapa itu harus kita survei dulu, apakah penumpang asli pengguna angkutan umum atau beralih dari sepeda motor. itu harus kita survei dulu agar data valid,"ujarnya.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
Dengan Feeder ini, Tundjung berharap bisa mengurangi kemacetan, minimal bisa memindahkan pengguna motor ke angkutan umum. Pihaknya memaksimalkan memberikan pelayanan terbaik, nyaman, enak, menikmati angkutan umum.
"Minimal orang yang hanya bergantung pada angkutan umum sudah terlayani dengan baik. Tadinya bergantung pada angkutan umum, tapi masih sering ngetem. Minimal merasa nyaman, enak,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-3671-angkut-2500-orang-per-hari-feeder-wirawiri-suroboyo-digemari-masyarakat
