Kamis, 04 Jun 2026 04:48 WIB

Diberdayakan Kemensos, Kerajinan Sandal Warga Kampung Bedeng Bisa Masuk ke Hotel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Feb 2023 20:32 WIB

selalu.id - Sejalan dengan arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, Sentra Mulya Jaya Jakarta menyelenggarakan pelatihan vokasional untuk warga Kampung Bedeng, Cempaka Putih Jakarta Pusat. Warga belajar menjahit dan diarahkan untuk memproduksi slipper atau sandal hotel.

Sentra tidak hanya berhenti pada bagaimana warga menguasai keterampilan menjahit. Namun lebih jauh, Sentra juga mengarahkan agar hasil karya warga bisa dipasarkan ke hotel.

Baca Juga: Kembalinya Risma

Proses penguasaan ketrampilan, menghasilkan karya, kemudian dilanjutkan dengan tahap komersialisasi, yakni menghubungkan hasil karya mereka dengan konsumen. "Semua rangkaian utuh ini merupakan arahan Mensos. tujuannya agar warga Kampung Bedeng menikmati kesejahteraan," kata Plt. Kasubag Tata Usaha, Latifah Ningrum mewakili Kepala Sentra Mulya Jaya Jakarta.

Upaya ini dilakukan dengan menggandeng Koperasi Cempaka Sejahtera Berkemajuan (KCSB) yang merupakan koperasi warga Kampung Bedeng. Sentra Mulya Jaya memfasilitasi pelatihan bagi 21 peserta yang merupakan warga Kampung Bedeng di Sentra Mulya Jaya, Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Sesuai arahan Bu Mensos, kita tidak hanya fokus pada pengembangan kemampuan tetapi juga kepada pemberdayaan sehingga menghasilkan nilai ekonomi. Nantinya mereka akan memenuhi pesanan produk sandal hotel ini sampai 5.000 pasang dalam waktu satu bulan," kata Latifah.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Lewat Koperasi, warga Kampung Bedeng telah menerima pesanan produk sandal dari 8 hotel di Jakarta. Latifah optimistis, kuota 5.000 pasang sandal ini bisa diselesaikan warga Kampung Bedeng, dalam waktu satu bulan.

Pelatihan yang melibatkan instruktur dari Sentra Mulya Jaya Jakarta ini diisi dengan praktik dasar membuat pola hingga pembuatan sandal hotel. Selama pelatihan, warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapannya.

Baca Juga: Isi Chat WA Mensos Risma ke Putra Sulungnya Bikin Merinding

Hal ini diakui oleh Nisa, salah satu peserta yang mengungkapkan semangatnya mengikuti pelatihan ini. "Saya senang sekali bisa ikut belajar menjahit, saya jadi tahu menjahit yang benar itu seperti apa. Langsung dapat orderan juga dari hotel,” ujarnya.

Dengan pelatihan ini, Kemensos berharap kemampuan warga bisa menjadi modal usaha. Tentunya modal ini bisa menambah pendapatan warga Kampung Bedeng. (SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.