Kamis, 04 Jun 2026 06:19 WIB

Dhea, Gadis Asal Tulungagung yang Menjadi Satu-satunya Anggota Paskibraka di Istana Negara dari Pulau Jawa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Agu 2020 11:11 WIB
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi membuat junlah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Istana Negara Jakarta harus berkurang. Kini, pasukan tang akan bertugas mengibarkan Merah Putih pada puncak perayaan HUT RI ke-75 hanya sebanyak delapan siswa.

Dari delapan siswa itu, satu diantaranya adalah gadis berasal dari Jawa Timur. Dhea Lukita Andriana atau akrab disapa Dhea itu tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Tidak hanya itu, Dhea juga merupakan satu-satunya perwakilan siswa dari Pulau Jawa yang terpilih menjadi anggota Paskibraka 2020. Hal itu menjadi salah satu kebanggan bagi warga Jawa Timur yang disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Masyarakat Jawa Timur harus berbangga. Sebab salah satu dari delapan orang anggota Paskibraka 2019 yang bertugas sebagai pengibar dan penurun bendera pusaka di Istana Negara pada perayaaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020 mendatang berasal dari Jawa Timur," kata Khofifah saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Apresiasi dan kebanggan itu disampaikan Khofifah langsung saat memberikan sambutan usai menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya pada 180 ASN Pemprov Jatim, kemarin sore. Melalui media sosial Instagram dari akun @khofifah.ip, gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menjelaskan perihal pembatasan jumlah Paskibra dalam peringatan HUT RI kali ini.

"Pengurangan jumlah anggota Paskibraka dikarenakan Peringatan HUT RI Ke-75 kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Pun, tidak ada seleksi Paskibraka Tahun 2020 sehingga pemerintah memutuskan untuk menggunakan Paskibraka Tahun 2019 berdasarkan nilai," tulis Khofifah.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Di penghujung pesannya, Khofifah yang tampak cukup semangat dan optimistis di tengah pandemi itu juga mengucapkan pesan singkat pada Dhea. 

"Selamat menunaikan tugas negara Dhea!" pungkasnya. (jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.