Senin, 02 Feb 2026 06:35 WIB

Dhea, Gadis Asal Tulungagung yang Menjadi Satu-satunya Anggota Paskibraka di Istana Negara dari Pulau Jawa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Agu 2020 11:11 WIB
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi membuat junlah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Istana Negara Jakarta harus berkurang. Kini, pasukan tang akan bertugas mengibarkan Merah Putih pada puncak perayaan HUT RI ke-75 hanya sebanyak delapan siswa.

Dari delapan siswa itu, satu diantaranya adalah gadis berasal dari Jawa Timur. Dhea Lukita Andriana atau akrab disapa Dhea itu tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Tidak hanya itu, Dhea juga merupakan satu-satunya perwakilan siswa dari Pulau Jawa yang terpilih menjadi anggota Paskibraka 2020. Hal itu menjadi salah satu kebanggan bagi warga Jawa Timur yang disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Masyarakat Jawa Timur harus berbangga. Sebab salah satu dari delapan orang anggota Paskibraka 2019 yang bertugas sebagai pengibar dan penurun bendera pusaka di Istana Negara pada perayaaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020 mendatang berasal dari Jawa Timur," kata Khofifah saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Apresiasi dan kebanggan itu disampaikan Khofifah langsung saat memberikan sambutan usai menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya pada 180 ASN Pemprov Jatim, kemarin sore. Melalui media sosial Instagram dari akun @khofifah.ip, gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menjelaskan perihal pembatasan jumlah Paskibra dalam peringatan HUT RI kali ini.

"Pengurangan jumlah anggota Paskibraka dikarenakan Peringatan HUT RI Ke-75 kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Pun, tidak ada seleksi Paskibraka Tahun 2020 sehingga pemerintah memutuskan untuk menggunakan Paskibraka Tahun 2019 berdasarkan nilai," tulis Khofifah.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Di penghujung pesannya, Khofifah yang tampak cukup semangat dan optimistis di tengah pandemi itu juga mengucapkan pesan singkat pada Dhea. 

"Selamat menunaikan tugas negara Dhea!" pungkasnya. (jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.