Selasa, 08 Sep 2026 02:20 WIB

Dhea, Gadis Asal Tulungagung yang Menjadi Satu-satunya Anggota Paskibraka di Istana Negara dari Pulau Jawa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Agu 2020 11:11 WIB
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa
Dhea Lukita Andriana, siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung yang kembali terpilih menjadi tim Paskibra HUT RI ke-75 di Istana Negara. Foto : Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi membuat junlah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Istana Negara Jakarta harus berkurang. Kini, pasukan tang akan bertugas mengibarkan Merah Putih pada puncak perayaan HUT RI ke-75 hanya sebanyak delapan siswa.

Dari delapan siswa itu, satu diantaranya adalah gadis berasal dari Jawa Timur. Dhea Lukita Andriana atau akrab disapa Dhea itu tercatat sebagai siswi kelas XII SMAN 1 Ngunut, Tulungagung.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Tidak hanya itu, Dhea juga merupakan satu-satunya perwakilan siswa dari Pulau Jawa yang terpilih menjadi anggota Paskibraka 2020. Hal itu menjadi salah satu kebanggan bagi warga Jawa Timur yang disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Masyarakat Jawa Timur harus berbangga. Sebab salah satu dari delapan orang anggota Paskibraka 2019 yang bertugas sebagai pengibar dan penurun bendera pusaka di Istana Negara pada perayaaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2020 mendatang berasal dari Jawa Timur," kata Khofifah saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Apresiasi dan kebanggan itu disampaikan Khofifah langsung saat memberikan sambutan usai menyematkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satyalancana Karya Satya pada 180 ASN Pemprov Jatim, kemarin sore. Melalui media sosial Instagram dari akun @khofifah.ip, gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menjelaskan perihal pembatasan jumlah Paskibra dalam peringatan HUT RI kali ini.

"Pengurangan jumlah anggota Paskibraka dikarenakan Peringatan HUT RI Ke-75 kali ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Pun, tidak ada seleksi Paskibraka Tahun 2020 sehingga pemerintah memutuskan untuk menggunakan Paskibraka Tahun 2019 berdasarkan nilai," tulis Khofifah.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Di penghujung pesannya, Khofifah yang tampak cukup semangat dan optimistis di tengah pandemi itu juga mengucapkan pesan singkat pada Dhea. 

"Selamat menunaikan tugas negara Dhea!" pungkasnya. (jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.