Kamis, 04 Jun 2026 14:54 WIB

Pemprov Jatim Meniadakan Upacara HUT RI ke-75, ASN Wajib Nonton di TV

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Agu 2020 10:00 WIB
Paskibra saat proses pengibaran Merah Putih di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada tanggal 17 Agustus 2017 silam. Foto : Jay
Paskibra saat proses pengibaran Merah Putih di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada tanggal 17 Agustus 2017 silam. Foto : Jay

Surabaya (selalu.id) - Perayaan HUT RI ke-75 tahun ini masih diperingati dalam suasan pandemi Covid-19. Pemprov Jawa Timur pun memastikan hanya menggelar peringatan dengan upacara bendera di Gedung Negara Grahadi Surabaya tepat 17 Agustus 2020, lusa.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Sedianya, setiap tahun Pemprov Jatim menggelar upacara di seluruh jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Namum, tahun ini hal itu ditiadakan sebagai langkah antisipasi kerumunan massa yang berpotensi menjadi sumber penyebaran Covid-19.

Melalui surat edaran No 019/9487.3/033.3/2020 yang ditandatangani Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono menjelaskan peniadaan upacara HUT di masing-masing instasi atau OPD. Dalam surat itu, dijelaskan pula edaran dibuat berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara RI Nomor: B 492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020.

"Disampaikan dengan hormat bahwa kegiatan upacara peringatan HUT RI ke 75 Tahun 2020 hanya terpusat di satu tempat yakni di Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Suryo No.07, Surabaya. Untuk di masing masing instansi Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak melaksanakan Upacara HUT RI ke-75 dikarenakan masih pandemi Covid 19," kata Heru dikutip dari surat yang diterima selalu.id, Sabtu (15/8/2020).

Namun, untuk pelaksanaan upacara di Grahadi juga tetap dijalankan sesuai protokol Covid-19 dengan undangan terbatas. Bagi pejabat eselon III, IV, dan staf diwajibkan mengikuti upacara HUT RI ke 75 Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang ditayangkan stasiun televisi di tempat tinggal masing-masing.

Dari pantauan di Grahadi, Jumat (14/8/2020) sore kemarin, pesukan pengibar bendera (Paskibra) Merah Putih masih tetap berlatih di halaman Grahadi. Jumlahnya pun berkurang dari biasanya yang mencapai 70 orang Paskibra, kini hanya sekitar 17 orang saja.

Selain itu, penggunaan panggung di kuar Grahadi yang biasanya dibangun untuk ratusan siswa paduan suara juga ditiadakan. Dengan terbatasnya jumlah peserta upacara dan tamu undangan, tenda VIP yang biasanya digunakan di halaman Grahadi juga tidak lagi terpasang. (jay) Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.