Senin, 02 Feb 2026 04:02 WIB

Marak Penipuan Modus Siswa Kecelakaan di Surabaya, Begini Reaksi Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Feb 2023 20:50 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Marak penipuan dengan modus kecelakaan anak yang terjadi di Surabaya terhadap orang tua atau wali murid. Diketahui, penipuan tersebut terjadi di SMP Negeri 36 Surabaya.

Salah satu orang tua murid berisinial NH mengaku mendapatkan penipuan modus telepon yang mengaku dari sekolah. Kemudian, di dalam pembicaraan telepon penipu itu mengatakan anaknya kecelakaan dari tangga sekolah, hingga tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit. Alhasil, NH tertipu dan telah kehilangan uang Rp 84 Juta karena mentransfer kepada si penipu.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warganya untuk mewaspadai segala bentuk modus penipuan baik melalui telepon atau WhatsApp.

Eri mengatakan, bahwa kejahatan penipuan dengan modus telepon keluarga kecelakaan itu sudah lama. Untuk itu, ia meminta warga agar mengkroscek terlebih dahulu apabila menerima telepon yang mengabarkan ada keluarga kecelakaan.

"Misal kecelakaan, nanti biasanya ada yang telepon malam-malam. Kalau ada yang telepon cek dulu, ditanyakan rumah sakit mana," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (8/2/2023).

Menurutnya, modus telepon ada keluarga kecelakaan telah berulang kali dilakukan oleh pelaku kejahatan. Sebab itu, ia meminta kepada warga untuk lebih berhati-hati berhati-hati ketika menerima telepon dari orang tak dikenal.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kejadian ini sudah terjadi berulang kali. Kalau sudah berulang kali terjadi dengan modus yang sama, maka kalau kita kena, berarti kita yang kurang hati-hati," ujarnya.

Tak hanya telepon modus keluarga kecelakaan yang seringkali digunakan pelaku kejahatan, Eri menerangkan, modus penipuan yang mengaku pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga kerap dilakukan oleh pelaku kejahatan.

"Nanti juga sama, ketika ada pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) atau wali kota pasti ada telepon (penipuan) seperti itu. Herannya kok masih ada yang tertipu. Makanya saya berharap warga Surabaya mohon berhati-hati," terangnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Eri pun kembali mengimbau warga apabila mendapatkan telepon serupa agar dapat mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut.

Mulai dari di mana rumah sakit yang dikabarkan mengalami kecelakaan, hingga nomor telepon tenaga kesehatan atau dokter yang menangani.

"Kalau mereka tidak bilang rumah sakit mana, terus nomor ponsel dokternya masih tidak jelas, artinya kan tidak benar. Biasanya juga telepon itu pagi hari, bikin kita kaget. Makanya modus-modus seperti ini supaya lebih hati-hati, lebih dikuatkan lagi imannya biar tidak gampang dibohongi," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.